
Di akhir semester 1 ini diadakan study tour ke 2 kota besar yaitu ke Yogyakarta dan Bandung. Ini adalah kali kedua Sissy pergi jauh dari rumah sendirian. Pertama kali adalah saat Kelulusan SMP yaitu liburan ke Bali. Selebihnya Sissy tak pernha boleh menginap atau pergi jauh sendirian oleh Mama dan Papanya. Mama dan Papa masih belum bisa melepas putri bungsunya untuk jauh dari mereka. Bahkan ketika Sissy ingin menginap di rumah salah satu sahabatnya pun tidak pernah diperbolehkan.
"De, kamu hati - hati disana ya. Jangan sampe telat makan ya." Mama memberi wejangan sebelum Sissy berangkat.
"Iya Ma. Aku bisa jaga diri kok." jawab Sissy sambil memeluk Mamanya.
"Uangnya dihemat ya sayang. Jangan jajan terus." kata Mama lagi.
"Iya Ma." Sissy menyantap sarapannya.
"Jangan malas. Bangun tidur kasurnya diberesin." Ujar Mama lagi.
"Mama, aku bukan anak kecil lagi. Mama jangan khawatir ya." Sissy sudah mengabiskan sarapannya dan menghampiri Mamanya.
"Iya nih Mama. Anak udah gede gitu masih aja diperlakukan kayak anak kecil. Gimana Ade gak manja." ledek Arya.
"Aa iih. Malah ledekin aku lagi." Sissy memelototi kakaknya.
"Hayuk aku anter. Aku juga mau ke kampus." kata Arya.
"Hati - hati ya De. Jangan lupa telpon Mama. Kalo sempat nanti ke rumah Aki di Bandung ya." Pesan Mama sebelum Sissy berangkat.
"Iya Ma. Nanti aku telpon. Assalamualaikum." Sissy mencium tangan dan pipi Mamanya.
"Waalaikumsalam" jawab Mama.
Sissy menjemput dulu ketiga sahabatnya. Sampai di sekolah ternyata sudah cukup ramai. Berjejer 5 Bus besar.
"Wah.. serunya." komentar Amira takjub melihat Bus yang besar.
"Ayo cepetan. Nanti kita terlambat." Yoan bergegas membawa travel bagnya ke dalam halaman sekolah.
"Pamit ya A. Assalamualaikum." Sissy mencium tangan kakaknya.
"Waalaikumsalam. Hati - hati ya De." Arya menunggu sampai Sissy masuk ke dalam halaman sekolah kemudian masuk ke mobil dan berlalu menuju kampusnya.
Sissy dan ketiga sahabatnya menyimpan tas mereka di depan ruang BP sambil menunggu panggilan berkumpul.
"Kita pisah bis nya gaes?" tanya Amira polos.
"Iyalah. Kan bis nya sesuai kelas masing - masing." Jawab Yoan.
"Hehehe. Iya ya." Amira menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Nanti kita bisa kumpul pas di hotel atau acara bebas." kata Sissy.
"Iya. Lagian agenda kunjungan industrinya juga beda kan tiap jurusan." tambah Zizi.
__ADS_1
"Pokoknya kita usahakan jalan bareng pas acara bebas ya." kata Yoan.
"Oke." jawab ketiga sahabatnya kompak.
Tak lama ada panggilan untuk berkumpul sesuai kelas masing - masing. Mereka pun meninggalkan tas mereka disana dan menuju ke tengah lapangan.
"Si, kamu duduk sama aku ya?" bisik Ayu.
"Siap." jawab Sissy.
"Si, duduk sama aku aja." goda Didan.
"Males ah. Ntar makananku abis sama kamu." balas Sissy. Didan memang terkenal doyan makan hingga tak heran kalo badannya cukup gemuk.
Sedikit pengarahan dari kepala sekolah sebelum mereka berangkat. Kemudian mereka mengambil tas yang ditinggal di pinggir lapangan dan menuju ke bis masing - masing.
Setelah menyimpan travel bag nya di bagasi, Sissy masuk ke dalam Bis 1. Dia melihat Ayu duduk di deret tengah. Sissy pun segera menghampiri Ayu.
"Eits.. Aku duduk disini." Tiba - tiba Didan duduk di samping Ayu.
"Apaan sih Dan. Akunkan duduk sama Sissy." Ayu mendorong tubuh Didan menjauh.
"Gak bisa. Aku yang duduk disini." Didan tak bergeming dengan memasang muka iseng.
"Terserah deh. Aku duduk di depan aja." Sissy hendak berbalik badan menuju kursi depan.
"Eh.. Sini.. Sini. Aku kan cuma becanda." Didan bangkit dan menarik tangan Sissy untuk duduk di sebelah Ayu.
"Sialan. Kamu bohongin aku ya?" Didan menggerutu dari kursi belakang Sissy.
"Syukurin." Kata Sissy tanpa menoleh.
"Udah sih. Kalian nih kalo ketemu berantem aja." protes Edwin yang duduk di belakang Ayu.
"Anak - anak. Ayo duduk semua. Ibu mau absen kalian." kata Bu Dinar wali kelas Bahasa.
Bu Dinar pun mulai mengabsen satu persatu.
Jumlahnya lengkap.
"Anak - anak, Karena Bis kita masih banyak tempat kosong, nanti akan ada beberapa guru ikut di bis ini." kata Bu Dinar disambut protes dari para siswa.
"Kalian jangan terlalu berisik ya. Becanda yang wajar aja. Nanti wakasek juga ikut di Bis ini." Bu Dinar mewanti - wanti mereka.
"Siap Bu." jawab semua siswa serempak.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Rombongan sampai di Yogyakarta Sore hari. Mereka langsung menuju ke penginapan.
"Setelah ini kalian bisa menuju ke kamar masing - masing. Tapi nanti jam 5 kita berkumpul lagi disini untuk menuju ke Prambanan." Pak Aris mengumumkan.
"Jangan lupa pake jaket sekolah ya." Bu Yuke, wakasek kesiswaan mengingatkan.
Setelah pembagian kamar, Sissy menuju kamarnya yang terletak di lantai 2 bagian timur. Gedung bagian Timur diisi untuk murid perempuan sedangkan gedung barat diisi oleh murid pria. Satu kamar diisi 4 - 5 orang. Sissy sekamar dengan Ayu, Jihan dan Melly. sambil bergantian untuk mandi, Sissy memilih untuk tiduran di kasurnya. Perjalanan 5 jam cukup membuat pinggangnya kaku. Setelah mandi dan Sholat Ashar, Sissy membereskan bawaannya di ransel. Sebagian camilan dikeluarkan dan membawa yang diperlukan saja. Setengah 5 Sissy dan Ayu keluar kamar menuju tempat Bis diparkir. Sissy celingukan mencari ketiga sahabatnya.
"Zi, kamu di kamar mana?" tanya Sissy ketika melihat Zizi duduk di taman.
"Di lantai 4 kamar no 5." jawab Zizi.
"Yang lain dimana?" tanya Sissy lagi.
"Yoan di lantai 4 juga, kamar no 2." ujar Zizi.
"Amira dimana ya?" tanya Sissy lagi.
"Gak tau ya. Tadi belum ketemu sama dia." jawab Zizi sambil mengambil permen yang ditawarkan Sissy.
"Hai kalian. Belum kumpul ya? Kirain udah telat." kata Yoan sambil terengah - engah. Di belakangnya ada Amira yang membawa minuman untuk Yoan.
"Nih minym dulu." Amira menyodorkan botol air mineral pada Yoan.
"Makasih ya." Yoan mencubit pipi Amira.
"Sakit ah. Kamar kalian di lantai berapa?" tanay Amira.
"Aku sama Yoan di lantai 4" jawab Zizi mengambil botol air mineral di tangan Yoan.
"Aku di lantai 2 kamar pojok." jawab Sissy.
"Kalo kamu Ra?" Zizi balik bertanya.
"Aku di lantai 3 kamar no 1." kata Amira.
"Pas diatas kamarku dong." ujar Sissy.
"Capek banget sih kamarku di lantai 4. Tadi aja jaket ku ketinggalan, jadi lari lagi ke atas." gerutu Yoan.
"Kamu tuh kebiasaan deh." kata Amira.
"Hehehe." Yoan hanya cengengesan mendengar komnetar sahabatnya.
Kemudian panggilan dari Pak Aris menghentikan obrolan mereka. Mereka pun masuk ke bis masing - masing dan menuju ke Candi Prambanan untuk menikmati Sendratari Ramayana.
"Tolong kalian cermati ya pertunjukannya. Karena kalian akan mendapat tugas dari pelajaran seni budaya. Untuk tugasnya nanti akan kita bahas lagi." Bu Dinar memberikan pengumuman.
__ADS_1
Mohon Likeπ, komen dan Vote ya..
Makasih πππ