Guardians : Legend Of Leo

Guardians : Legend Of Leo
Ch.13 Guardians dan Rubah Malam


__ADS_3

Taurus dan lainnya tiba di Kota Breathanea setelah menempuh 3 Jam perjalanan dari kota Tresch.


Kota Breathanea nampak sepi dan sudah tidak berpenghuni. Hanya suara dentingan logam dan teriakan samar yang terdengar dari kejauhan Kota.


Taurus dan lainnya segera pergi menyusuri sumber suara tersebut.


"Ini... apa yang telah terjadi?!"


Taurus terkejut saat tiba di tempat yang seharusnya adalah Dermaga kota Breathanea.


Dermaga itu kini tidak terlihat seperti Dermaga lagi, lebih seperti tanah kematian dipinggir laut dengan berbagai bangunan dan gedung yang hancur dan terbakar, jasad yang berhamburan diseluruh tempat dan sebuah Kabut gelap yang menyelimuti area Dermaga.


"Ini adalah Aura milik Virgo! Aries cepat cari dia!"


Taurus melihat kabut tersebut dan menyadari bahwa itu adalah Aura yang dilepaskan oleh Virgo, dengan cepat mereka mencari keberadaan gadis tersebut.


Tidak lama setelah mereka mencari kabut gelap itu perlahan menghilang dan memudar, membantu mereka lebih mudah dalam mencari Virgo.


"Virgo..."


Scorpio yang pertama menyadari Virgo berada di tempat yang sebelumnya merupakan titik tengah kabut gelap tersebut sebelum akhirnya memudar dan menghilang.


"Aries! Pindahkan dia!"


Aries dengan cepat mengeluarkan tongkat yang dia gunakan sebagai senjatanya.


"Right Through The Time And Spaces!"


Tongkat itu mengeluarkan cahaya terang sebelum memindahkan Virgo tepat sebelum gadis tersebut sempat terkena serangan Pria dihadapannya.


"Guardians Aura! True Power!"


Taurus melompat dan menghilang dalam kecepatan tinggi untuk menyerang Pria yang tak lain adalah Kai tersebut.


Berbeda dengan sebelumnya, kini kekuatan penuh Taurus sudah mencapai puncak dari kekuatan Aura dan membantunya mempertahankan serangan cepatnya lebih lama.


Taurus tidak berhenti mengayunkan Pedang dan Kapaknya secara bergantian terus menerus, hingga memaksa Kai hanya bisa bertahan menghadapi serangan bertubi-tubi tersebut.


Ayunan Taurus semakin berat dari waktu ke waktu, terlihat usahanya berlatih keras selama beberapa waktu yang lalu membuahkan hasil yang memuaskan.


"Kau pikir serangan seperti ini bisa mengalahkanku?! Jangan harap!"


"Battle Spirit! Final Form!"


Hembusan angin bertiup kencang setelah Kai berseru keras menyebut nama jurusnya.


Taurus mundur mengambil jarak.


"Kau benar, jika hanya seperti itu pasti tidak akan bisa mengalahkanmu. Tapi bagaimana dengan ini!"

__ADS_1


Setelah Taurus memberi aba-aba Scorpio dan Aries segera membantunya menyerang dari kejauhan.


"Guardians Aura!"


Ketiganya berseru lantang dalam waktu bersamaan.


"Right Of The Five Elemental!"


Aries membuka jalur serangan dengan menyerang Kai menggunakan serangan elemental. Dimulai dari air, api, angin, petir dan tanah. Serangan ini sukses membuat Kai kesusahan untuk menahannya.


"Arrow Of Thousand Life!"


Scorpio melanjutkan jalur serangan tersebut.


Ribuan anak panah di lepaskan oleh Scorpio dalam waktu singkat, panah-panah tersebut kemudian melesat cepat ke langit dan menyerap energi petir yang ada di langit tersebut sebelum kembali melesat jatuh dengan kecepatan tinggi.


Kai yang masih bertahan dari serangan elemental dari Aries kembali disusahkan oleh serangan panah Scorpio yang melesat cepat ke arahnya.


"Tarian Pedang Dan Kapak Suci!"


Seakan belum cukup dengan semua serangan itu, Taurus melompat dan melanjutkan rentetan serangan yang dilancarkan oleh Scorpio dan Aries sebelumnya.


Serangan Kapak dan Pedang Taurus diayunkan dengan sangat cepat, bahkan gerakannya menjadi sulit untuk dilihat oleh orang biasa.


Kai yang saat itu sudah kesulitan dengan kedua serangan Aries dan Scorpio kembali disusahkan oleh serangan Taurus yang jauh lebih cepat dari sebelumnya.


Ia merapatkan giginya sebelum berteriak keras kepada sesuatu yang tidak diketahui oleh Taurus dan lainnya.


Taurus dan lainnya mengerutkan dahinya, sebelum akhirnya beberapa orang pria datang membantunya.


"Serangan seperti ini saja kau tidak bisa mengatasinya? Seberapa lemah kau mundur selama ini"


Seorang pria paruh baya mengibaskan tangannya.


Serangan yang sebelumnya terlihat berhasil menyulitkan Kai itu dengan mudah kehilangan koordinasinya dan menghilang secara perlahan.


Taurus terpental mundur beberapa meter setelah Pria paruh baya itu mengibaskan tangannya, panah Scorpio jatuh kebawah seperti kehilangan dorongannya dan petir yang diserap anak panah itu menghilang tanpa jejak, dan serangan elemental milik Aries terserap masuk kedalam Pria paruh baya itu dan membuatnya nampak lebih segar dari sebelumnya.


Ketiganya hanya bisa tercengang melihat kejadian tersebut, hanya satu kibasan tangan dari salah seorang pria yang datang bisa menyebabkan hal yang mustahil bagi mereka.


"Berisik! Jika Pria tua itu tidak menyegel kekuatanku, hanya butuh satu hembusan nafas untuk mengalahkan mereka!"


Kai nampak kehilangan ketenangan yang ia tunjukan beberapa waktu yang lalu.


Dengan cepat keputusasaan merasuki pikiran Taurus, Aries dan Scorpio. Dihadapan 7 Pria yang berdiri tegak didepan mereka, kekuatan ketiganya hanya terlihat seperti mainan anak-anak.


~•~


Leo membuka matanya, pandangannya belum terlalu jelas dalam beberapa saat.

__ADS_1


"Rose...?"


Dihadapan Leo terlihat seorang gadis dengan postur tubuh yang sangat mirip dengan Rose sedang duduk disamping tempat tidurnya.


"Hey, aku bukan dia."


Pandangan Leo menjadi lebih jelas, terlihat seorang gadis berambut pirang tengah tersenyum manis dihadapannya.


"Aku Ariel, adik dari Aries. Aku bukan seseorang yang kau panggil Rose itu."


Ariel duduk mendekat ke samping Leo. Gadis itu menunjukan raut wajah penasaran terhadap Leo.


"Tapi, siapa itu Rose? Aku penasaran orang seperti apa dia?"


Ariel tersenyum manis sambil melirik Leo seribu makna. Senyuman gadis itu mengingatkan Leo dengan Rose.


"Kau tidak perlu memikirkannya, dia sudah pergi dari dunia ini"


Leo mengalihkan pandangannya dari Ariel.


Ariel menunjukan raut wajah menyesal dan kembali mendekat pada Leo dan menggenggam tangan pemuda itu.


"Maafkan aku! Aku tidak tahu hal itu."


Leo merasa sedikit terganggu dengan sikap Ariel yang seperti sudah sangat dekat dengannya, padahal mereka baru saja bertemu beberapa waktu sebelumnya.


Tetapi entah mengapa perasaan hangat mengalir di dalam dada Leo.


"Tidak apa-apa, kau tidak mengetahuinya jadi aku tak masalah."


Leo berdiri dari tempat tidurnya dan berjalan keluar ruangannya. Ariel mengikuti pemuda tersebut sambil memasang senyum ramah di wajahnya.


"Dimana Senior Taurus dan lainnya?"


Pertanyaan Leo membuat gadis tersebut teringat akan pesan kakaknya. Setelah memperhatikan pemuda itu selama beberapa waktu ia bisa merasa semakin tertarik pada Pemuda tersebut, seperti ada sesuatu yang memanggilnya dari dalam diri Leo.


"Oh, aku ingat! Kakak menyuruhku memberitahumu bahwa mereka pergi ke kota Breathanea dan mereka butuh bantuanmu."


Ariel merangkul salah satu tangan Leo. Ia menunjukkan wajah khawatir kepada Leo.


"Apakah kau akan pergi sekarang?"


Sikap gadis itu semakin membuat Leo teringat akan sesuatu, Leo melepaskan tangannya dari rangkulan tangan Ariel.


"Mereka bilang mereka membutuhkanku, jadi aku harus pergi sekarang. Kau bisa menggunakan ruanganku untuk beristirahat selama aku tidak ada. Jaga dirimu dengan baik disini, aku akan pergi sekarang"


Untuk sekian lama Leo kembali memasang senyum hangat diwajahnya, pemuda itu menunjukan senyumnya ke arah Ariel sebelum menghilang dengan cepat dari pandangan gadis tersebut.


Gadis itu hanya memandang tempat terakhir Leo berdiri sebelum akhirnya menyadari ada yang aneh dengan sikapnya.

__ADS_1


———


Vote ya, like, komen, dan fav juga!


__ADS_2