
Debu terangkat dan menutupi pandangan Gemini.
Kedua lelaki dihadapannya tidak terlihat dan tidak ada suara apapun yang terdengar dari dalam gumpalan debu tersebut.
Sesaat kemudian, setelah angin menggeser debu dan akhirnya memperlihatkan situasi mereka, Gemini sedikit terkejut.
Terlihat Leo sedang terbaring lemah sementara gurunya menahan tubuh pemuda itu dengan kaki kirinya.
Ia sudah menduga bahwa Leo akan terjatuh, tapi tak pernah menduga bahwa pemuda itu, tidak akan mengalami luka sedikitpun.
Sementara itu, Leo yang sudah merasakan sendiri kekuatan Guru dari gadis di sebelahnya itu, hanya bisa tersenyum dan menyerah.
"Aku mengakuimu sebagai guruku, " ucapnya sambil mengisi kembali tenaga dan Auranya yang hampir terkuras habis.
Guru Gemini yang mendapat pengakuan dari pemuda itu hanya tersenyum dan mengangkat kakinya dari tubuh pemuda itu.
Ia membersihkan debu di pakaiannya sebelum memperkenalkan diri dengan namanya kali ini.
"Baiklah, karena kita sekarang adalah guru dan murid, perbaiki kata-katamu dan panggil aku dengan namaku." Pria itu tersenyum sebelum akhirnya melihat Leo yang bangkit dari posisinya.
"Baiklah, aku menyapa Guru, tapi siapa nama Guru? Bukankah aku belum pernah diberitahu?" tanya Leo sambil menunduk memberi penghormatan pada Gurunya.
"Panggil saja Guru Tian. Dan ngomong-ngomong, dimana kau belajar ilmu pedang tadi? Mengapa kau bisa mempelajarinya?" tanya Guru Tian sambil menatap Leo penasaran, sementara Leo, segera menjawab tanpa ada pengurangan dan penambahan.
"Seperti itu ... orang ini cukup menarik, darimana dia bisa belajar jurus yang masih belum disempurnakan dan bahkan telah menyempurnakannya?"
__ADS_1
Leo yang mendengar gumaman Pria itu segera menaikkan alisnya.
"Apa yang guru maksud belum sempurna?" tanya Leo dengan penuh penasaran.
Selama ia menggunakan teknik itu, ia sudah tahu, bahwa jurus itu sudah lengkap dan bahkan sudah menjadi jurus terkuat yang ia sembunyikan selama ini.
"Bagaimana caraku memberitahumu ... ah, seperti ini saja. Pinjamkan pedangmu," ucapnya sambil meminta pedang putih di tangan Leo.
Tentu saja, Leo segera meminjamkan pedang tersebut, Ia ingin tahu apa yang dimaksud belum sempurna oleh gurunya tersebut.
Setelah mendapatkan pedang dari Leo, Pria itu segera mengambil kuda-kuda menyerang.
Udara disekitar mereka segera terasa berat, bahkan Leo yang sudah terbiasa ditekan merasakan tekanan besar di pundaknya.
Pria itu tersenyum sebelum akhirnya mengangkat sedikit pedangnya dan mengarahkannya ke hutan kosong dibelakangnya.
"Ilmu Pedang Tertinggi, Pembasmian." ucapnya sambil mengayunkan pedang itu dengan ringan.
Seketika hutan di belakang pemuda itu nampak menghilang dan hancur berkeping-keping, meninggalkan tanah lapang dengan berbagai tumpukan kayu yang sangat luas.
Baik, Leo dan Gemini terkejut. Bagaimana Guru mereka bisa melakukan teknik ini, terlebih untuk Leo yang mengetahui susahnya melatih teknik ini untuk bisa sampai ke puncak.
"Guru ... bagaimana? Bagaimana bisa?" tanya Leo dengan wajah bingung.
Gurunya hanya tersenyum dan mengembalikan pedang pemuda itu ke pemiliknya.
__ADS_1
"Mudah, karena aku adalah pencipta Ilmu pedang ini, siapa yang berani mencuri teknikku dan bahkan dengan semena-mena mengajarkannya ke orang lain?" tanyanya sambil menatap ke arah Leo.
Leo hanya membeku, ia mengerti sekarang. Pemilik Ilmu pedangnya adalah orang di depannya, tetapi, sebelum ia menjadi muridnya, bukankah ia telah mencuri jurusnya.
"Maaf Guru, aku tidak tahu ini adalah teknikmu." Leo menunduk dengan tulus dan meminta maaf.
Gurunya tidak mempermasalahkan itu, lebih tepatnya ia berfokus pada seekor Beast Suci yang muncul di belakang pemuda itu saat ini.
"Baru Saja Aku Merasakan Aura Masterku Disini. Ada Di Mana Dia?" ucap Beast Singa yang berukuran raksasa itu.
Leo yang mengenal suara Singa itu segera tersenyum dan membalikkan badannya.
————
Thanks For Reading, Semoga kalian menikmati cerita yang saya bawakan.
Untuk guru Gemini dan Leo, karena kemaren Artnya terburu-buru, saya rasa sedikit kurang menggambarkan Sosoknya.
Jadi ini dia Sosok baru Guru Gemini & Leo
Happy Reading
————
__ADS_1