Guardians : Legend Of Leo

Guardians : Legend Of Leo
Ch.73 Ikatan II


__ADS_3

Cahaya perak dan emas bersinar terang di kegelapan hutan.


Cahaya ini bahkan bisa dilihat dari depan Gerbang Kota, yang dijuluki kota suci tersebut.


Sementara itu di antara para pengungsi Ariel menatap khawatir ke arah cahaya emas dan perak tersebut. Ia mengenali cahaya emas itu dan khawatir pemilik Aura tersebut terluka atau bahkan dalam bahaya.


Saat Ariel tenggelam dalam pikirannya Lily yang berada di bawah gadis itu menatap ke arah kota dengan tatapan kosong. Bisikan-bisikan asing terdengar memanggil-manggil namanya dari kejauhan.


"Lily ...."


"Li .... "


"Lily ...!"


"Lily?" Suara Ariel tiba-tiba terdengar ditelinganya. Gadis kecil itu tidak menyadari bahwa ia telah melangkahkan kaki kecilnya kembali ke hadapan Kota yang telah kosong tersebut dan Ariel terpaksa mengejarnya karena hal itu.


Lily menatap bingung ke arah Ariel seakan-akan pikirannya masih belum kembali sepenuhnya dan Ariel segera memeluk gadis tersebut.


"Lily, apa yang kau cari disini? Ayo kembali, disini sangat berbahaya!" Ariel mengusap kepala gadis kecil itu dan mencoba membawanya pergi dari sana.


Saat mereka berdua hendak melangkahkan kakinya sesosok bayangan menyerupai manusia terlihat menatap dari kejauhan.

__ADS_1


Ariel yang melihat sekilas bayangan tersebut menghentikan langkahnya dan memanggil orang tersebut.


"Halo? Permisi, mengapa kau tidak pergi keluar bersama kami? Disini berbahaya, ayo ikut bersama kami!" Ariel berteriak memanggil ke arah bayangan tersebut.


Tidak ada jawaban sama sekali, hanya ada gumaman aneh yang terdengar dari kejauhan, Ariel mulai merasa aneh dengan situasinya dan mencoba mengangkat Lily.


Hanya saja sesuatu yang lebih aneh kembali terjadi.


Mata kecil Lily yang terlihat gelap sebelumnya mulai bercahaya. Cahaya hijau terang yang menyerupai dedaunan terlihat bersinar di mata Lily.


Ariel yang terkejut menghentikan semua gerakannya.


Ia kembali memanggil nama gadis kecil tersebut.


Cahaya hijau yang bersinar di matanya memberi kesan aneh dan gumaman-gumaman menyeramkan mengisi sekeliling mereka.


Ariel mulai menjadi ketakutan.


"Lily. Ayo kita kembali aku merasa tidak nyaman saat ini. Ayo, kita kembali." Ariel mencoba berbicara dengan lembut pada gadis kecil tersebut, tetapi jawaban yang diberikannya membingungkan Ariel.


"Pulanglah, aku akan membantu kakak sebentar. Kematian mendekat ke arahnya, jika ia tidak di bantu oleh kekuatan lain Kematian akan membawanya pergi." Lily menutup mulutnya dan bayangan terlihat samar-samar berkumpul di bawah kakinya.

__ADS_1


Saat Ariel kebingungan dengan ucapan gadis kecil itu, bayangan hitam menutupi tubuh kecilnya dengan bentuk yang menyerupai bunga Lily yang menguncup.


Saat bayangan telah sepenuhnya menelan tubuh gadis kecil tersebut, ia menghilang seakan tidak pernah berada disana sebelumnya.


***


Hembusan nafas berat terdengar bergantian di antara Leo dan Myrthe, keduanya tengah mengisi kembali kekuatan yang telah mereka gunakan saat menyerang sebelumnya.


Sementara itu, sepuluh orang di hadapan mereka juga tidak dalam posisi yang baik. Salah satu dari mereka bahkan kehilangan salah satu lengan mereka setelah bertukar serangan dengan kedua pemuda di hadapan mereka tersebut.


Leo menarik nafas panjang sebelum mengalirkan Aura yang telah diubah menjadi Qi ke dalam pedang putih di tangannya.


Pedang itu kembali bercahaya dan sebagai gantinya kulit tubuh Leo yang putih perlahan menjadi pucat karena kekurangan vitalitasnya setelah berulang kali menghabiskan Aura dalam jumlah besar.


Setelah memantapkan postur tubuhnya, ia melangkah maju untuk memulai kembali tarian pedangnya yang indah.


Api emas yang sempat padam kembali berkobar di dalam kegelapan malam.


————


Thanks For Reading!

__ADS_1


————


__ADS_2