Guardians : Legend Of Leo

Guardians : Legend Of Leo
Ch.48 Kota Burgeyns


__ADS_3

Burgeyns sebuah kota perdagangan yang terletak cukup jauh di arah timur dari kota Bargh.


Berbeda dengan kota Bargh yang selalu ditutupi salju, kota ini selalu di selimuti hangatnya sinar matahari dan hampir tidak ada musim lain selain musim panas.


Dengan bangunan yang terbuat dari batu dan kayu, serta banyak aktifitas perdagangan di dalamnya, kota ini juga lebih sering di sebut Kota Surga.


Ini dikarenakan di antara banyaknya kota yang aman dari serangan Ashura, kota ini merupakan kota yang paling sedikit catatan penyerangannya dalam sejarah.


Legenda juga mengatakan bahwa dulu Ashura bahkan bisa hidup damai dengan manusia di sini, hingga pada suatu saat, sesuatu merubah mereka menjadi makhluk buas seperti sekarang.


***


Beberapa mil jaraknya dari kota Burgeyns, Leo bersama Ariel sedang dalam perjalanan menuju kota tersebut.


Sambil melihat pemandangan sekitar dan Ariel yang tengah tertidur bersama Lily, Leo menanyakan suatu hal yang sudah ia tahan sedari dulu kepada Beastnya itu.


"Singa kecil, apa kau tak keberatan menjawab pertanyaanku?"


Singa itu menggerakkan matanya ke arah pemuda itu, sebelum akhirnya mengangguk pelan menjawab pertanyaan Leo.

__ADS_1


"Apa yang ingin kau tanyakan?" balas Singa itu dengan suara beratnya.


Leo pun segera menyampaikan pertanyaannya sambil menyusun hal yang akan ia tanyakan setelahnya.


"Sebelumnya, ketika aku mulai kehilangan kendali, apa yang terjadi padamu? Dan bagaimana nasib penduduk Desa?" ucap Leo sambil menundukkan kepalanya, ia tahu kerusakan besar yang terjadi di desa itu pasti berhubungan dengan dirinya.


Singa itu menarik nafasnya dengan berat, ia tahu pemuda ini pasti akan bertanya tentang hal ini suatu saat nanti, ia pun memberitahukan apa yang ia tahu sebelum kehilangan kesadarannya saat masih di desa itu.


"Yang aku tahu, kita bertarung dan aku kalah. Aku tidak pernah menyangka kau punya kekuatan seperti itu sebelumnya."


Leo menundukkan kepalanya, "Lalu apa yang terjadi pada penduduk desa?"


Mendengar hal ini, Leo semakin merasa bersalah atas apa yang ia lakukan. Tetapi, bagaimanapun ia tak bisa melakukan apa-apa.


Yang sudah terjadi tidak bisa di ulang, yang sudah mati tidak bisa dihidupkan.


"Baiklah, pertanyaan terakhir. Mengapa kau bisa berada di kota Bargh? Apa yang membawamu ke sana?"


Beast singa itu terdiam setelah mendengar pertanyaan Leo, ia cukup kesulitan menjelaskan bagaimana dirinya bisa berakhir di kota itu.

__ADS_1


"Aku di bawa oleh seorang teman lama, tidak kusangka ia juga berada di sini. Dan sekedar peringatan untukmu, aku punya firasat bukan hanya kami yang berada di sini, lebih baik kau mempercepat pelatihanmu dan menjadi lebih kuat secepatnya. Salah satu di antara kami ada yang sangat senang mengganggu keseimbangan."


Leo terdiam mendengar hal ini, menurutnya Singa di hadapannya tidak lebih lemah dari seorang Legenda di dunianya, bahkan mungkin sudah melebihi para Legenda tersebut.


Mendengar ada sejenisnya yang bisa mengganggu keseimbangan dunia, ia merasa harus memperkuat diri secepatnya.


Beberapa saat kemudian, mereka akhirnya tiba di dekat Gerbang kota tersebut. Tidak ingin mencari keributan, Leo meminta Beast milik untuk berubah wujud.


"Sebelum itu, mari kita bangunkan mereka. Setelah itu baru kita masuk."


***


Saya minta maaf, sebenarnya saya berencana menulis banyak chapter untuk kalian, tapi karena suatu alasan khusus saya di wajibkan untuk merevisi chapter yang saya punya terlebih dahulu. Maka dari itu, saya mohon maaf dan saya undur diri terlebih dahulu.


Terima kasih sudah membaca


***


Jangan lupa memberi Like, Fav, Komen And Vote.

__ADS_1


Author memerlukan 4 hal di atas saat ini


__ADS_2