Guardians : Legend Of Leo

Guardians : Legend Of Leo
Ch.70 Membuka Batas


__ADS_3

Leo menatap tangannya dengan heran, ia tidak melihat apapun selain logam dingin berwarna putih indah di sana.


Tidak ada peri, serangga, ataupun cahaya mencurigakan, benar-benar hanya ada pedang di sana.


"Bocah, apa yang membuatmu memasang wajah heran seperti itu? Sudah kubilang dengarkan aku dulu," Suara itu sedikit menaikkan nadanya.


Leo membisu, bingung akan apa yang harus ia jawab untuk ucapan tersebut.


"Baiklah, kita tidak akan selesai jika aku meneruskan ini. Pertama ikuti arahanku, lepaskan Qi mu padaku, aku akan memberi kekuatan lebih sebagai gantinya." Suara misterius itu menyampaikan keinginannya.


Leo yang masih bingung mencoba menenangkan kepalanya, tidak ia tidak bisa tenang begitu saja.


"Siapa yang berbicara padaku, dan yang lebih penting lepaskan Qi? Aku bahkan tidak tahu cara mengumpulkannya apalagi melepaskannya sesuka hatiku." Leo jujur dengan kemampuannya.


Saat dia sedang berbicara sendirian di dekat hutan, seorang Wanita dari kelompok Sepuluh orang sebelumnya mendekatinya dengan tatapan jijik.

__ADS_1


"Apakah kau gila sampai-sampai kau berbicara sendirian seperti itu?" Wanita itu mencibir kelakuan Leo yang sangat aneh baginya, tidak itu sangat aneh bagi siapa saja yang melihatnya, kecuali mereka adalah Immortals atau Celestials seharusnya tidak ada yang mengerti apa yang terjadi pada Leo.


"Bocah lakukan saja seperti intruksiku! Kau akan kalah jika melawannya dengan kemampuanmu yang sekarang!" Suara itu berteriak pada Leo dengan keras, Leo yang merasa terganggu dengan kalimat-kalimat yang diucapkan oleh suara misterius itu segera melangkah maju, tepatnya ia menembus ruang tanpa sengaja.


Pedang putih tajam yang bersinar karena Qi yang mengalir secara tidak disengaja itu kemudian ditebaskan Leo ke arah wanita tersebut.


Sesaat sebelum wanita itu tergores oleh bilah tajam pedang tersebut, ia melangkahkan kakinya ke belakang dan serangan pemuda itu hanya mengenai angin.


"Bocah bodoh, sudah kubilang lepaskan Qi milikmu padaku dan aku akan bisa mengalahkan mereka!" Suara itu kembali terdengar kali ini ia sampai membuat dengungan aneh terdengar di telinga Leo.


"Bukankah sudah kubilang aku tidak mengerti cara melakukannya? Lalu kenapa kau sangat memaksa?" Leo yang sudah sangat kesal mengungkapkan kemarahannya.


Saat ia menarik sebuah kipas dari sabuk di pinggangnya Insting bertahan hidup Leo membunyikan alarm pemberitahuannya.


Leo yang merasa terancam segera menekan Aura emas miliknya ke arah Wanita tersebut dan kipas miliknya terayun pelan karena gangguan tekanan Leo.

__ADS_1


Angin berhembus dari kipas tersebut, meski terlihat sepele Leo memiliki perasaan buruk tentangnya sehingga memilih menghindari hembusan tipis tersebut.


Keputusan yang dibuatnya sangat tepat, karena tepat setelah ia menghindari hembusan ringan itu, pohon dan bukit yang menjulang di belakangnya memberitahu bahwa angin tersebut bukan angin biasa.


Hutan dan bukit dalam jarak 200 meter terlihat menghilang seperti tak pernah ads sebelumnya, yang tersisa hanya puing-puing kecil tanah dan serbuk kayu yang berhamburan ke segala arah.


Melihat hasil dari ayunan pelan kipas itu saja sudah begitu menghancurkan, Leo tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi saat Wanita itu berhasil mengayunkan kipasnya dengan sempurna.


3 orang yang ia bunuh sebelumnya? Itu hanya kebetulan karena mereka tidak siap dan dalam keadaan lengah, apabila mereka serius? Leo tidak memiliki kesempatan menghadapi satupun dari mereka.


————


Jatah Update harian selesai, Maaf telat dari biasanya karena ada hal yang harus saya lakukan sebelumnya.


Saya mengucapkan terima kasih pada orang-orang yang telah mendukung saya dan menemani saya dari nol.

__ADS_1


Terima kasih dan Selamat menikmati ceritanya!


————


__ADS_2