Guardians : Legend Of Leo

Guardians : Legend Of Leo
Ch.65 Kritis


__ADS_3

Ledakan besar memecah keheningan yang terjadi di tengah tenda pasukan.


Para prajurit yang berjaga di sana dalam seketika menjadi korban dari api yang dihasilkan oleh ledakan tersebut.


"Kuhahaha! Bagaimana para orang lemah ini berhasil memukul mundur pasukan kami? Aku harus mempertanyakan ini saat kembali," seorang Pria paruh baya dengan tubuh kurus kering dan mengenakan jubah hitam tertawa melihat api yang terus melalap tenda di sana.


Di dekatnya, puluhan mayat penjaga maupun penghuni tenda nampak tergeletak dan bahkan terpisah dari anggota tubuhnya sendiri.


Pemandangan tidak menyenangkan itu sangat cocok dengan tubuh kurus kering dan jubah hitam yang ia kenakan.


"A-Apa ini?" ucap seorang Jenderal muda yang melihat dari kejauhan.


Sesaat kemudian para penghuni tenda lain dan para petinggi datang ke tempat itu. Beberapa prajurit dan Jenderal baru merasa mual sementara sebagian lainnya bergidik ketakutan.


"He? Kuhahaha! Kalian takut? Ya! Takutlah, takutlah! Aku datang kesini untuk membunuh kalian, jadi takutlah! Kuhahaha!" Ia terus tertawa sampai sebuah kilatan putih mengiris tipis pipi tirusnya.


"Eh ...?" Keringat dingin menetes dari dahinya sebelum suara yang menghentikan detak jantungnya sesaat mendengung di telinganya.


"Lalu? Apa yang akan terjadi jika aku tidak mau?"


Suara itu adalah milik Leo, yang kini menatap dingin dan dipenuhi dengan hawa pembunuh.


Pria kurus dan sombong itu terdiam sejenak sebelum mulai berbicara dengan suara bergetar, "H-Ha? L-Lalu apa? Kami juga bisa membunuhmu! Banyak orang yang lebih kuat darimu di tempat kami!"

__ADS_1


Ancaman dari Pria itu hanya seperti suara lalat ditelinga Leo, ia mungkin sudah melupakannya apabila tidak melihat pria di hadapannya ini.


"Lalu apa? Kau pikir aku sendirian di sini?Aku juga punya dukungan hebat, seribu dari kalian sekalipun tidak bisa menandinginya." Leo tersenyum, tetapi senyum itu justru membuat punggung seseorang menjadi dingin dan tatapannya justru lebih mendukung tampilan mendominasinya.


Ia teringat kembali akan sesuatu, sikapnya yang sombong, keras kepala, egois dan terkadang tidak jelas, Leo mengingatnya.


"Datanglah, Xiao Shizi." Senyuman yang muncul di wajah Leo semakin lebar.


Tepat setelah itu, tanah yang mereka pijak segera bergetar. Raungan keras mendominasi semua orang yang ada disana, tak lama setelahnya sesosok bukit berwarna putih mendekat, tidak itu adalah singa raksasa yang memiliki bulu berwarna putih.


"Tidak buruk anak muda, kupikir kau telah melupakanku, Hahaha!" Suara keras dan beratnya mengguncang batin semua orang, di antara mereka ada yang mengenal sosok singa tersebut.


"Spirit beast! Leo ada di dekat sini!" Taurus mengalihkan matanya, ia mencari sosok pemuda yang telah cukup lama berpetualang itu.


'Singa ini! Bukankah ia Beast yang menyelamatkan warga desa sebelumnya? Mengapa ia bisa berada di sini!?' Capricorn mengingat kembali kenangan terakhirnya di kampung halamannya.


Di tengah pikirannya yang semakin rumit, suara Aries memecah keheningan.


"Berkumpul ke sana, kemungkinan musuh akan segera menyerang dari tempat kejadian, siapkan diri kalian!"


Setelah mendengar instruksi mereka segera bergegas menuju ke tempat ledakan terjadi.


***

__ADS_1


"Kuk! Kuhahaha! Kau tidak akan mendapatkan apapun dari membunuhku! percuma saja! Kuahahaha!" Pria itu terus berbicara omong kosong seperti sedang menginginkan sesuatu, Leo dan prajurit lainnya menyadari keanehan tersebut.


"Baiklah, aku tidak membutuhkan apapun darimu, jadi matilah." Kilatan putih keemasan segera melintas melewati leher pria tersebut dan menyebabkan pandangannya menjadi berputar sebelum kemudian gelap dan kosong.


Anggota Jenderal dan Komandan dari Aula Raja mengerutkan keningnya sementara para prajurit biasa diam menunggu arahan dan perintah dari atasannya.


"Semuanya, angkat perisai kalian." ucap Leo dengan dingin dan tanpa ekspresi.


————


Author Note:


Nama Singa Kecil mulai sekarang berubah menjadi Xiao Shizi.


Chapter sebelumnya juga akan di revisi setelah rilis dari chapter ini


**Sekian dan Selamat menikmati ceritanya.


————


Terima kasih


————

__ADS_1


Dukung terus cerita ini ya**!


__ADS_2