
Tawa jahat seperti iblis mendominasi langit di atas para prajurit itu.
Dengan kelima elemen yang berbentuk bola raksasa melayang di sekitar mereka dan tawa mencekam yang mendukung suasana terintimidasi, seorang Pria mendekat ke arah para Prajurit, wajah datarnya mengingatkan orang-orang akan pemuda berambut hitam yang mereka ragukan sebelumnya.
"Di mana orang yang mampu mengalahkan Iblis kecil ini berada?" Pria itu mengangkat jasad tanpa kepala yang tergeletak di dekatnya.
Wajah datar dengan kulit tubuh yang sepenuhnya berwarna hitam, mata hitam tanpa cahaya dan rambut tipis sampai sebahu, penampilan orang tersebut begitu cocok dengan iblis yang di gambarkan dalam legenda-legenda di masa lalu.
Pria berbadan gelap itu menyisir setiap barisan prajurit dengan matanya. Tetapi, sosok yang ia cari tidak dapat ditemukan.
"Kau cukup berani mendekat saat kau tahu aku ada disini, kuakui kau adalah orang yang cukup berani atau hanya seorang yang bodoh dan bergerak tanpa perhitungan." Xiao Shizi mencibirnya dengan terang-terangan.
Tatapannya ke Pria itu benar-benar tatapan yang merendahkan dan menganggap Pria itu sebagai makhluk yang setara dengan serangga.
"Binatang liar sepertimu jangan terlalu banyak bicara, atau aku akan menjinakkanmu sekarang juga." Pria itu berkomentar, sementara itu para Guardians yang termenung sejenak sudah mulai bergerak.
Xiao Shizi tertawa sebelum mengayunkan cakarnya, mereka berdua bertempur dengan sengit saat para Guardians akhirnya mencapai tempat kejadian.
"Thousand Of Lightning Arrow!" Scorpio mengangkat busurnya dan melepaskan panahnya, di samping itu seorang gadis pemanah dengan rambut merah mudanya sedikit terpana dengan aksi pemuda itu.
Panah petir yang berjumlah ribuan itu menghujani orang yang berada paling dekat dengan gumpalan air raksasa di atasnya.
__ADS_1
Saat Scorpio mulai tersenyum percaya diri, sebuah kejadian yang tidak masuk akal terjadi.
Tss! Tss! Tss! Strict!
Ribuan panah petir itu diblokir oleh gumpalan tanah, atau tepatnya gunung yang berbentuk lingkaran.
Pria yang diserang oleh Scorpio mengalihkan pandangannya, matanya menatap lurus ke dalam mata pemuda tersebut.
"Kau berani juga mengarahkan panahmu padaku. Tetapi, aku akan menunjukkan padamu apa itu petir yang sesungguhnya." Setelah pernyataan Pria itu, sebuah kilatan petir jatuh dari atas kepala Scorpio dan pemuda itu melompat menghindarinya.
Hal yang sama terulang terus menerus sampai akhirnya salah satu petir mengarah ke Scorpio dan Scorpio tak bisa menghindarinya.
Bumm!
"Ukh! Ha!" Darah mengalir di tepi bibirnya.
Itu adalah Taurus yang terkena sengatan listrik dari petir itu dan menjadi lumpuh sementara.
Saat ia menyeka darah yang ada di bibirnya itu, Scorpio segera bangun dan mengobati Taurus.
Guardians lain di belakang mereka tidak bisa fokus pada Scorpio karena bola elemen raksasa yang mengitari langit di atas kepala mereka. Tetapi, setelah melihat Taurus terjatuh dan lumpuh sementara mereka segera berkumpul dan bersiap untuk menyerang.
__ADS_1
"Senior Taurus!" Aquarius mendekat, ia segera memberi Taurus sebuah cairan biru yang bersinar.
Itu adalah ramuan berharga yang ia dapatkan dari seseorang saat tengah menyelamatkan desa dari bahaya Ashura.
"Taurus!" Aries berteriak dari kejauhan. Situasi Taurus sudah tidak baik dari awal dan sekarang dengan adanya kejadian ini, situasinya semakin memburuk.
Saat tengah merawat Taurus, Aries mengingat sesuatu yang penting. Ia menengok ke samping kiri dan kanan sebelum berteriak, "Leo! Dimana Leo?!".
Para prajurit dan Guardians lain menggelengkan kepalanya, tidak ada dari mereka yang melihat pemuda itu kembali setelah menghilang beberapa waktu sebelumnya.
Saat ia masih panik mencari pemuda itu, sebuah gumpalan api mendekat ke arah Aries, sementara Virgo yang selalu berada di sebelah Aries segera mengeluarkan Auranya.
Tepat sebelum Aura dan Api itu saling bertumbukkan sebuah cahaya putih melesat dan memotong Api itu menjadi dua bagian.
"Maaf aku terlambat." Tatapan dingin dan rambut gelap yang berkibar itu mengawali datangnya sang Raja yang berkobar di dalam api.
————
End Of Today's Update
————
__ADS_1
See You Tomorrow!
————