Hati Yang Kau Sakiti

Hati Yang Kau Sakiti
episode enambelas


__ADS_3

" apa kalian tidak merasa sedih" kata Yani begitu menatap wajah polos Hena


" melihat anak yang mengharap perlindungan kita malah di sia siakan oleh orang yang ia sayang " lanjutnya menangis


Tya dan Hendrik pun hanya diam seribu bahasa. Mereka pun baru tahu kalau Hena memiliki masa lalu yang tak terpikirkan oleh mereka.


Besoknya Tya pun datang sendirian kerumah Tya, namun hari ini Hena pura pura tidur tapi dia tak ingin ngobrol bersama Tya membuat dia hanya pura pura tidur saja.


" mungkin dengan melihatku tidur dia bakalan cepat pulang " pikir Hena


sesampainya di kamar, Tya pun melihat Hena masih berbaring di tempat tidur miliknya.


" kamu belum bangun Hena " tanya Tya namun tidak ada jawaban


Tya pun mendekat ketempat tidur Hena dan mulai duduk di samping Hena. Dia menarik tangan Hena dan memegangnya dengan erat


" Hen, maafin aku sama Hendrik. aku memang jatuh cinta sama dia namun dia menolakku karna dia mencintai aku " kata Tya menangis


" Aku mencintainya karna aku ngak nyangka melihat dia begitu mencintai mu, namun aku lebih sangat mencintai persahabatan kita daripada pacaran. Aku ngak mau kalau kamu tuh salah paham dengan dia " lanjutnya

__ADS_1


Hena yang mendengarkan pun ikut menangis dan mengeluarkan air mata saat dia pura pura tertidur. Tya yang melihatnya pun mengusap air mata Hena


" maafkan aku Hena membuat mu begitu sedih " katanya langsung berlalu dan keluar dari kamar.


" Maafkan aku Tya, walaupun aku sudah mengiklaskan kalian. Ntah kenapa hatiku sakit melihat kalian pacaran " kata Hena dalam hati.


Tya pun mulai depresi dengan semua yang dia alami. Membuat penyakit lamanya pun kumat dan mulai menghancurkan barang. Dia mulai mengunci pintu kamarnya membuat pembantu di rumah pun ketakutan. Mereka tak tau mau minta tolong kemana. Semua orang pada sibuk, Riko tak mengangkat telponnya mungkin lagi dinas. Coky lagi keluar kota, orangtuanya lagi di luar negeri.


" coba mas Hendrik saja. Mana tau ngak sibuk " kata simbok dalam hati


Dia pun memencet nomor hape Hendrik yang tertera di buku telepon milik keluarga Hena


" halo "


" iya mbok ada apa "


" gini den, anu non Hena den "


" ada apa dengan Hena mbok " kata Hendrik nada cemas

__ADS_1


" non Hena dia lagi sakit. Dia mau melukai dirinya sendiri. Tolong bantu saya den menenangkannya "


" baik, saya akan kesana "


telponan pun di matikan


setengah jam kemudian Hendrik pun datang bersama Tya dan Yani.


" mana Hena mbok " kata Hendrik begitu sampai di depan pintu kamar Hena


" nok Hena lagi di kamar den " kata simbok cemas


" BRANKKK " suara hempasan dari kamar


Hendrik yang mendengarkan pun khawatir dan mulai menobrak pintu. Tak berapa lama pintu pun terbuka.


Semua orang kaget melihat kamar yang berantakkan dengan semua barang yang pecah. Bahkan, tangan dan kening Hena pun penuh darah membuat semuanya panik dan takut Hena kenapa napa. Mereka pun mulai mendekat untuk menenangkan Hena


" jangan mendekat. Ngak boleh ada satu pun yang melangkah " kata Hena sambil menodong kaca erah yang lain

__ADS_1


" kalau kalian mendekat aku akan melukai diri ku sendiri bahkan diri kalian " lanjutnya mengancam


Mereka pun ketakutan dan tidak berani mendekati Hena karna terlalu beresiko pikir mereka.


__ADS_2