
" aku mau bicara sama kamu " kata Hendrik lama lama kesal karna dicuekin Hena.
" oke " kata Hena singkat.
Hendrik yang mulai kesal pun menarik tangan Hena dan membawanya ketaman belakang sekolah.
" ada apa? " kata Hena ketus
" kamu kenapa sih? Apa karna kemarin aku ngak jadi datang terus kamu diamin aku kek gini? " tanya Hendrik kesal
" kalau aku jawab iya, gimana? "
" jangan kek anak anak dong Na, gara gara ngak ngerayain anniv kita kamu langsung diamin aku. Kita sudah kelas 3 SMA loh, masa gara gara masalah sepele seperti ini kita jadi betengkar " kata Hendrik meluap
" anak anak? Spele? Enak ya kamu ngomong " kata Hena marah. Ia pun mengeluarin hapenya dan nunjukkin foto vulgar Hendrik sama Elsa
" itu yang kamu bilang spele " lanjutnya hampir ingin menangis
Hendrik yang melihat nya pun kaget, kapan dia tidur bareng Elsa. Setaunya dia tidur sendirian di hotel. Itupun dia ngak sengaja kanapa dia bisa tidur di hotel malam itu, pikirnya.
" aku ngak tau dengan foto ini. Aku bisa jelasin semuanya " kata Hendrik berusaha meyakinkan Hena
" aku ngak penting seperti apa kisah kalian. Yang aku mau kita sekarang putus. Titik!! " kata Hena menangis sambil meninggalkan Hendrik sendirian.
Tya yang melihat Hena yang berlari dan menangis pun mencoba untuk menenangkan dia.
" kenapa? Berantem lagi ya? " tanya Tya memeluk dan mengelus rambut Hena.
" gua putus sama Hendrik Ya " kata Hena menangis
__ADS_1
Tya yang melihat keadaan Hena pun sedih. Dia yang sudah menganggap Hena sebagai adiknya pun tidak ingin tinggal diam. Dia pun berusaha untuk menyelidiki apa yang terjadi diantara Elsa dan Hendrik pas di hotel waktu itu.
Minggu itu Tya memutuskan main main kerumah Elsa, dia mau mengorek tentang kejadian di hotel tempo lalu.
" Hai Sa " sapa Tya ramah
" eh Lo Ya " kata Elsa kaget. Soalnya sudah lama sekali Tya ngak main main kerumahnya
" ada apa? " lanjutnya
" ngak ada, pengen maen aja. Bosan gua di rumah mulu. Ngak apa apa kan "
" ngak apa apa dong. Kita kan teman "
Mereka pun ngobrol di teras depan rumah Elsa. Tak berapa lama mereka ngobrol, Tiba tiba Cika pun datang.
Cika adalah sahabat Elsa dan juga anggota Osis di sekolah mereka. Cuman mereka berdua tidak satu kelas bareng Tya.
" hehe, iya Ya. Gua sering kesini kalau ngak ada kerjaan di rumah. Lah lo, ngak biasanya kesini. Tumben tumbenan " kata Cika heran
" hehehe. Gua kesini mau membahas masalah rapat di hotel kemarin. Soalnya gua ngak dengarin Hendrik ngomong " bohongnya
" soalnya gua sibuk main hape. Kalian ada yang ingat ngak Hendrik bahas tentang apa? "
Elsa dan Cika pun menjelaskan apa saja yang di bahas pas rapat kemarin.
" oh, gitu " kata Tya singkat
" oh iya, tumben tumben lo sendirian Ya. Mana dua pembantu lo itu " kata Elsa
__ADS_1
" siapa? " tanya Tya heran
" itu loh, Hena sama Yani " kata Elsa ketawa
Cika dan Tya pun ikutan ketawa. Tapi di dalam hati Tya ingin sekali dia mencabik mulut perempuan satu ini. Karna sudah mengejek sahabat sahabatnya.
" oh mereka. Yani lagi sibuk ngurus kelas, sedangkan Hena lagi patah hati. Ngak tau kenapa tiba tiba putus sama Hendrik " katanya bohong.
Tya pun mulai mengeluarkan hapenya dan mencoba merekam pembicaraan mereka. Mungkin saja nanti mereka mau mengeluarkan pembahasan mengenai di hotel waktu itu, pikirnya.
" wah, iya kah " kata Elsa bahagia
" kenapa sesenang itu? " tanya Tya heran melihat ekspresi Elsa
" iya dong. Secara dari dulu lo kan tau kalau gua suka sama Hendrik " kata Elsa
" ngak sia sia dong pengorbanan gua. " lanjutnya
" pengorbanan apaan. Keknya lu diam diam aja " kata Tya mencoba mengorek ngorek Elsa.
" lu ngak tau. Kemarin pas di hotel Elsa menjebak Hendrik pakek obat tidur. Lalu dia... " kata Cika keceplosan
" apaan sih lo. Diam deh " putus Elsa. Dia ngak mau semua rencananya tebongkar karna dia tau Tya dan Hena sahabatan.
" gua harap lo jangan pecaya dengan omongan si ember ini. Lo kan tau kek mana mulutnya " lanjutnya mencoba meyakinkan Tya.
" santai aja. Walaupun gua ngak tau masalah apa diantara Hendrik dan Hena. Tapi gua yakin mereka putus pasti gara gara Hendrik lupa annive mereka kemaren " katanya bohong
Tak berapa lama mereka ngobrol, Tya pun pamit pulang kepada Elsa dan juga Cika.
__ADS_1
" untung saja ngak ketahuan ya kan Sa " kata Cika saat Tya pergi menjauh.
" iya, lu sih " kata Elsa marah