Hati Yang Kau Sakiti

Hati Yang Kau Sakiti
episode 35


__ADS_3

setelah kepergian friska, mamah nya alpin menatap, alpin.


" kamu, membuat mamah kecewa, sedikit pun kamu engga menghargai istri kamu kurang nya alea apa pin.. ?? " ( mamah alpin) air mata nya, kini jatuh ke pipi nya, ia tidak bisa menahan lagi.


alpin yg melihat sang mamah menangis, benar benar merasa bersalah.


" mamah benar benar gagal menjadi ibu dengan sikap kami seperti itu, kalau kamu memang engga mau menikahi alea, kenapa kamu malah menikahi alea, mamah tau kisah hidup nya, sekarang kamu malah mengulangi lagi, untuk menyakiti alea membuka kembali luka hati nya, jangan egois pin, walupun belum ada rasa cinta terhadap alea, tapi setidak nya dia mempunyai perasaan pin, hargai dia, kalau kamu engga mau menghargai dia, dan menyakiti dia, lepas kan dia, biar mamah yg akan memberi tahu sisi secara perlahan. ?? " ( mamah alpin )


saat mamah nya mengucap kan, untuk melepas kan alea, ada sedikit rasa tidak rela.


" kenapa kamu engga jawab, mamah akan menghubungi pengacara keluarga, .. ?? " ( mamah alpin) ia menatap sang anak.


" kalau untuk itu, jangan dulu mah, aku harus pikir pikir dulu mah, belum juga usia pernikahan aku satu bulan, aku udah bercerai lagi,.. ?? " ( alpin)


" terserah kamu pin, kalau sampai mamah melihat dan mendengar kamu menyakiti alea, mamah engga akan tinggal diam, .. ?? " ( mamah alpin) sambil beranjak dari sofa, dan meninggal kan alpin yg masih mematung.


alpin terdiam, karena mendengar ucapan sang mamah yg tidak pernah bohong.


alpin pun duduk di kursi, ia menghela napas nya, walau bagaimana pun ia sudah merasa nyaman, berdekat dengan alea, ia juga sudah bergantung dengan alea.


alpin kembali menghela napas nya, ia pun kembali mengerja kan pekerjaan nya.


tak terasa waktu, sudah menunjuk kan pukul empat sore.


" ah.. ?? pantas saja, perut gue melilit, ternyata sudah pukul empat,.. ?? " ( alpin) ia pun memberes kan berkas nya, dan kini ia menuju ke luar, di saat ia sedang berada di lip, handphone nya berbunyi, ternyata dari friska, alpin pun menekan tombol hijau.


" sayang, kenapa hari ini, kamu engga menghubungi aku.. ?? " ( friska)


" maaf, aku sibuk bekerja ka, aku aja sampai lupa makan siang.. ?? " ( alpin)


" terus, kenapa kamu tadi malah mengusir aku, ketimbang mamah kamu.. ?? " ( friska)


" maaf, aku engga bisa berbuat apa apa ka.. ?? " ( alpin) .


" iya udah, sebagai ganti nya, kamu harus ajak aku restoran.. ?? " ( friska)


alpin pun mempertimbang kan ajak kan friska, ia berpikir biar sekalian Ia makan, karena kebetulan perut nya lapar.


" iya udah, aku akan jemput kamu, kamu siap siap aja.. ?? " ( alpin)


" ok sayang, aku tunggu.. ?? " ( friska)


" ehmptz.. ?? " ( alpin)


Sambungan telpon pun, terputus.


begitu sampai ke lobi, alpun pun menuju parkiran,ia pun masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


tak membutuh kan waktu lama, ia pun sudah berada di apartemen friska.


alpin pun menghubungi friska, tak membutuh kan waktu lama, sambungan telpon pun tersambung.


" iya sayang.. ?? " ( friska)


" aku di bawah.. ?? " ( alpin)


" kamu, engga ke atas dulu sayang.. ?? " ( friska)


" lain kali aja ka, aku ingin cepet cepet makan, perut aku lapar.. ?? " ( alpin)


friska pun akhir nya menghela napas nya, awal nya itu akal akal lan nya aja, untuk mengajak ke resto,padahal ia ingin membuat alpin tidak pulang, dan menghabis kan waktu semalaman dengan nya, tapi usaha nya gagal.


" ka, kamu masih di situ kan, kenapa engga menjawab.. ?? " ( alpin)


" iya aku masih di sini.. ?? " ( friska)


" iya udah cepet, aku udah laper.. ?? " ( alpin)


" iya.. ?? " ( friska)


alpin pun memutus kan sambungan telpon nya, kini friska pun bersiap siap untuk pergi bersama alpin.


di saat alpin menyimpan handphone nya berdering, ia pun melihat siapa yg menghubungi nya, ternyata itu dari alea, ia pun menekan tombol hijau.


" assalamu'alaikum pah.. ?? " ( sisi)


ternyata yg menghubungi nya itu adalah sang anak.


" waalaikumsalam sayang.. ?? " ( alpin) ia sedikit kikuk.


" aku mau mengajak papah makan di resto pah, sma mamah alea.. ?? " ( sisi)


" aduh, maaf sayang papah engga bisa, soal nya papah lagi mau bertemu dengan klayen.. ?? " ( alpin) ia tidak mungkin berkata jujur, kepada sisi,kalau ia akan makan malam dengan friska.


" iya udah deh pah, kalau papah engga bisa ..?? " ( sisi) sedikit kecewa.


alpin mendengar ucapan sang anak, ada rasa bersalah, tapi ia tidak bisa berbuat apa apa, karena posisi nya, berada di posisi yg sulit.


" maaf ya sayang .. ?? " ( alpin)


" iya engga apa apa pah, papah semangat ya kerja nya.. ?? " ( sisi)


" iya, sayang itu pasti, papah akan semangat, demi kamu dan mamah alea.. ?? " ( alpin) ia lihat friska sudah mendekat ke arah mobil nya.


" ah sayang, udah dulu ya, klalen palah udah datang, palah tutup ya, sambungan telpon nya.. ?? " ( alpin)

__ADS_1


" iya pah, assalamu'alaikum.. ?? " ( sisi)


" waalaikumsalam.. ?? " ( alpin) ia pun memutus kan sambungan telpon nya, dan menyimpan handphone nya di dasbor mobil.


friska pun masuk,ke dalam mobil, di saat ia masuk, seperti biasa friska mengecup pipi alpin .


" mau, makan dimana.. ?! " ( friska)


" di tempat biasa saja.. ?? " ( alpin)


friska pun hanya menjawab dengan angguk kan saja.


di lain tempat alea sedang membujuk sisi, karena ia sedang merajuk, karena kecewa dengan penolakan sang papah.


" kamu jangan nangis nak, mamah engga tega melihat nya.. ?? " ( alea)


" habis, aku kesal sama papah mah, papah engga ada waktu banget sama aku.. ?? " ( sisi) kini ia membenam kan wajah nya ke dada alea.


" sudah yah, jangan nangis.. ?? " ( alea)


" papah kerja kan buat sisi, buat masa depan sisi.. ?? " ( alea) ia mengeljs rambut sisi, ia berusaha memeberi pengertian terhadap sisi.


" iya mah, tapi ganti nya kita makan di resto favorit aku ya mah.. ?? " ( sisi)


" ok, siap sayang.. ?? " ( alea) ia pun mengacung kan jempol nya.


" iya udah, mamah ambil dulu tas mamah ya.. ?? " ( alea)


sisi hanya menjawab dengan angguk kan saja, setelah mengambil tas nya, alea pun mengajak sisi, dan membawa nya ke bawah.


" fa, aku pulang ya, kamu jangan terlalu cape, kalau masih banyak kerjaan, lanjut besok aja.. ?? " ( alea)


" siap al.. ?? " ( sifa)


alea dan juga sisi, pun menuju ke mobil nya, mereka pun pergi ke resto favorit sisi, tidak memakan waktu lama, mereka pun sampai.


" mah, ko kaya mobil papah.. ?? " ( sisi) ia melihat mobil sang papah yg terpakir di situ.


" mungkin papah, juga lagi miting sama kalian nya di sini.. ?? " ( alea)


" iya mungkin.. ?? " ( sisi)


alea dan sisi pun masuk ke dalam resto, dan di saat mereka mencari kursi, dan ternyata mereka menemukan alpin, bersama dengan friska.


sisi pun berlari, dan menemui alpin, alea ikut mengejar sisi.


" oh, jadi ini yg di sebut bertemu dengan klayen.. ?? " ( sisi) kini air mata nya pun mengalir, ke pipi nya, saking kecewa nya terhadap sang papah, yg rega membohongi nya.

__ADS_1


" nak.. ?? " ( alpin) kini ia menunduk kan wajah nya, karena merasa bersalah terhadap sang anak.


__ADS_2