
waktu sudah menunjuk kan pukul 04 sore,sisi bangun,ia melihat ke kiri dan kanan ternyata kosong .
sisi pun menuju ke bawah,dan ia hanya melihat alea,dan Sifa .
" Tan .. ?? " ( Sisil ) ia menuruni tangga .
alea pun menoleh ke arah sumber suara .
" sudah bangun sayang,gimana nyenyak,tidur nya .. ?? " ( alea )
" nyenyak banget Tan .. ?? " ( Sisil ) ia duduk di sofa,dan di ikuti oleh alea .
" syukur, kalau kamu nyenyak .. ?? " ( alea ) ia mengelus rambut Sisil .
" oh iya Tan,papah aku mana .. ?? " ( Sisil ) ia melirik ke kiri dan kanan,mencari papah nya .
" papah lagi ke luar sayang,tadi pacar papah kamu ke sini,mengajak makan siang ,awal nya mau ngajak kamu,cuman kamu nya tidur sayang,jadi mereka ga tega membangun kan kamu .. ?? " ( alea ) ia berusaha menjelas kan sehalus mungkin .
Sisil pun menghela napas nya,ia kecewa dengan sang papah,karena sang papah mengingkari janji nya,air mata Sisil tak bisa terbendung lagi,kini mengalir di pipi nya .
" sayang kenapa kamu menangis .. ?? " ( alea ) ia berusaha menang kan Sisil .
Sisil pun menatap alea,ia memeluk erat alea .
alea berusaha menenang kan Sisil,ia mengelus punggung sisil .
" sudah yah,jangan nangis .. ??" ( alea )
Sisil pun mengangguk dan mereray peluk kan nya,ia mendongak kan wajah nya,ia menatap alea .
" Tan boleh,aku minta tolong .. ?? " ( Sisil )
" mau minta tolong apa nak .. ?? " ( alea )
" boleh ga,Tante anterin aku ke rumah,aku pingin pulang .. ?? " ( Sisil )
" boleh sayang .. ?? "( alea )
" bener Tante .. ?? " ( Sisil ) ia meyakin kan sekali lagi,perkataan alea .
" iya sayang,iya udah sekarang kita siap siap dulu ya .. ?? " ( alea )
Sisil pun mengangguk,dan ia pun memakai kaos kaki dan sepatu nya,sedang kan alea mengambil tas beserta dompet nya,tak lupa hendpone nya,setelah itu,ia menemui Sisil .
" sudah beres sayang .. ?? " ( alea )
__ADS_1
" sudah Tan .. ?? " ( Sisil ) ia beranjak dari sofa.
mereka berdua pun menuju ke luar,sebelum nya alea pamit kepada Sifa,dan di ikuti oleh Sisil .
sedang kan di tempat berbeda Alpin melihat jam,yg melingkar di tangan nya,sudah pukul 05 sore,ia pun teringat anak nya,yg berada di toko alea,awal nya Friska mengajak Alpin untuk makan siang saja,tapi Friska meminta Alpin untuk menemani nya berbelanja,Alpin tidak bisa menolak ke ingin nan Friska,karena kalau saja ia menolak ke ingin nan Friska,Friska tidak akan tinggal diam,karena Friska pasti akan merajuk .
" ka,bisa kita pulang .. ?? " ( Alpin )
" bentar lagi sayang,ini masih tanggung,aku masih ingin mencari tas .. ?? " ( Friska ) sambil bergelayut manja di lengan Alpin .
" tapi ka,aku ninggalin anak aku di toko alea,gimana kalau ia mencari aku .. ?? " ( Alpin )
" dia udah gede gas,aku juga butuh perhatian dari kamu gas .. ?? " ( Friska ) sedikit meninggi kan suara nya .
Alpin pun menghela napas nya,ia pun mengalah demi ke ingin nan sang kekasih,Friska pun tersenyum ,mereka pun melanjut kan belanja .
alea dan Sisil kini sudah berada di rumah Sisil.
" kenapa,ga di masuk Kin mobil nya,emang Tante ga mau mampir .. ?? " ( Sisil )
" maaf sayang,kebetulan Tante ada kerjaan,jadi Tante ga bisa masuk dulu,lain kali aja ya sayang,maaf pin Tante ya .. ?? " ( alea ) ia mengelus rambut Sisil .
" iya deh,tapi bener ya,Tante mau main ke rumah ini .. ?? " ( Sisil )
" kalau Tante ada waktu,pasti Tante main ke sini .. ?? " ( alea )
" iya Tan,kalau gitu aku pamit dulu ya Tan,sekali lagi makasih ya tan,udah mau ngenterin aku .. ?? " ( Sisil )
" sama sama sayang .. ?? " ( alea ) ia mengelus rambut Sisil .
" assalamualaikum .. ?? " ( Sisil ) ia pun membuka setibel nya,dan turun dari mobil alea,dan langsung masuk ke dalam .
di saat ia akan menyalakan mobil nya, hendphone nya alea bunyi ,ia pun melihat siapa yg menelpon,ternyata itu Alpin,ia pun menggeser tombol hijau.
" assalamualaikum .. ?? " ( alea )
" waallaikumsallam .. ?? " ( Alpin )
" ada apa mas . ?? " ( alea )
" aku titip dulu sisil,nanti aku jemput ke rumah kamu,pasti kamu sudah di rumah kan .. ?? " ( Alpin )
" iya aku di rumah,tepat nya di depan rumah .. ?? " ( alea )
" iya sudah nanti aku jemput Sisil,di rumah kamu .. ?? " ( Alpin )
__ADS_1
" engga usah repot repot mas,aku sudah di depan rumah kamu,batu saja aku mengantar anak kamu mas .. ?? " ( alea )
" kamu udah nganterin Sisil ..?" ( Alpin )
" iya aku sudah nganterin Sisil .. ?? " ( alea )
" makasih banyak Al,kamu sudah nganterin Sisil,maaf sudah ngerepotin kamu .. ?? " ( Alpin )
" engga merasa di repot kan ko mas,justru aku merasa kasian sama sisil .. ?? " ( Alea )
" maksud kamu apa sil .. ?? " ( Alpin )
" kamu ga menyadari mas,kesalahan kamu apa,kamu menjanjikan sesuatu sama Sisil,tapi kamu tidak menempati janji kamu,betapa kecewa nya dia mas,aku aja yg bukan siapa siapa nya Sisil,tapi aku merasa kasihan,sama sisil,selalu di bohongi sama kamu mas,kamu jangan menjadi kan sesuatu,kalau kamu mengingkari,aku melihat dia menangis,di saat mendengar kamu pergi,kamu egois mas,mementing kan pribadi kamu,ketimbang anak kamu,Sisil itu darah daging kamu mas,tapi kamu berulang kali,menyakiti nya,sudah cukup mas,Sisil itu masih kecil mas,dia butuh perhatian dari kamu,setidak nya kamu luang kan waktu untuk anak kamu,satu hari aja mas .. ?? " ( alea )
" maaf mas,aku berbicara lancang,karena aku tidak mau melihat Sisil,kecewa untuk ke beberapa kali nya .. ?? " ( alea )
Alpin pun menghela napas nya,hati nya merasa tercubit,mendengar ucapan alea .
" mas .. ?? " ( alea )
" ah,iya Al,makasih ya,udah mengingat kan aku .. ?? " ( alpin )
" iya udah,kalau gitu aku tutup ya .. ?? " ( alea )
" iya Al .. ?? " ( Alpin )
alea pun menutup sambungan telpon nya .
Alpin merebah kan,punggung nya ke sandran kursi,di saat ia melamun Friska datang .
" ayo sayang,kita ke toko selanjut nya .. ?? " ( Friska ) mengulur kan tangan nya ,tapi Alpin mengabay kan nya,karena ia kepikiran dengan sang anak.
" kamu masih mau belanja .. ?? " ( Alpin )
" iya,sayang ... ?? " ( Friska ) ia bergelayut manja di lengan Alpin .
" kalau gitu aku pulang ka .. ?? " ( Alpin )
" kenapa mau pulang pin .. ?? " ( Friska ) ia menatap Alpin .
" aki khawatir sama Sisil .. ?? " ( Alpin )
" lagi lagi kamu mikirin anak kamu,kapan kamu mikirin aku,dia itu sudah besar pin .. ?? " ( Friska )
" cukup ka,aku muak sama ucapan kamu,seharus nya,kamu bisa ngertiin aku,setatus aku ka,aku ini duda anak satu,anak aku juga butuh perhatian aku,kamu bukan nya mendekat TI anak aku,tapi kamu malah menjauhi nya,sekarang terserah kamu,kamu mau di sini silah kan,kamu mau pulang ayo aku anterin .. ?? " ( Alpin ) ia pun meninggal kan Friska,dan menuju besmen,untuk mengambil mobil nya,sedang kan Friska,ia menghentak kan kaki nya,sebagai bentuk kekesal lan nya .
__ADS_1