
" kamu turun ka.. ?? " ( alpin)
" tapi ini tanggung.. ?? " ( friska)
" tolong ka, ngertiin aku.. ?? " ( alpin) dengan tatapan memohon.
friska pun mau tidak mau, turun dari pangkuan nya.
Apin pun beranjak, dan menuju sofa, ia pun duduk dan ia pun membuka bekal dari sang istri.
" kamu meminta wanita itu masak.. ?? " ( friska).
" iya.. ?? " ( alpin) sambil memakan makan nan, yg di masak oleh sang istri.
" benar ya, kalau wanita itu hanya di jadi kan pembantu oleh kamu, bukan hanya mengurus anak kamu, tapi ia juga mengurus kamu, tapi awas aja, kalau kamu sampai menyentuh nya. " ( friska) dengan tatapan tajam nya.
alpin pun mentap friska, sambil mulut nya, masih mengunyah.
" aku engga, mungkin menyentuh nya, karena kita menikah saling menguntung kan, lagian alea bukan tipe aku. " ( alpin)
" bagus.. ?? " ( friska) tersenyum senang.
" oh iya sayang, aku ingin tas ini ( sambil memberi kan handphone nya, dan terlihat gambar tas terbaru) " ( friska)
" berapa.. ?? " ( alpin)
" cuman 50 juta. " ( friska)
" entar, aku transfer.. ?? " ( alpin)
" iya udah aku pulang ya, bay.. ?? " ( friska) ia pun beranjak pergi, sebelum nya, ia mengecup pipi alpin.
friska pun ke luar, sedang kan alpin sedikit merasa bersalah kepada alea,tapi ia kembali menepia pikiran nya, tak terasa makan nan nya pun habis, alpin melanjut kan pekerjaan nya.
sedang kan alea, setelah dari kantor alpin, ia menjemput sisi, soal nya sisi sudah menghubungi nya.
di saat ia masuk komplek, alea meminggir kan mobil nya, ia mengusap pipi nya.
setelah sedikit memberi kan polesan lipstik, supaya tidak terlalu pucat, alea pun menuju ke rumah teman sisi.
ternyata sisi sudah berada di luar, sedang menunggu nya, sisi pun tersenyum setelah melihat alea datang.
alea pun membuka kaca, dan tersenyum, sisi pun masuk ke dalam mobil alea.
" nunggu lama ya nak, maaf ya, soal nya mamah barusan ke kantor papah dulu.. ?? " ( alea)
" engga ko mah, orang aku baru ke luar. ?? " ( sisi).
" oh iya ath nak.. ?? " ( alea).
" sekarang kita mau kemana, kamu udah makan belum nak. " ( alea)
" belum mah, tadi cuman di suguhi cemilan aja mah. " ( sisi).
" iya udah, kita cari makan.. ?? " ( alea)
" boleh mah. " ( sisi).
__ADS_1
" mau makan dimana nak.. ?? " ( alea)
" aku mah ngikutin aja.. ?? " ( sisi).
" iya udah, kita ke resto biasa aja ya nak.. ?? " ( alea)
sisi hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban.
mereka pun menuju ke resto, langganan mereka, tak memakan waktu lama, alea dan sisi sudah sampai di resto, mereka pun turun, dan masuk ke resto, di saat mereka masuk tak sengaja sisi menabrak seseorang.
" aw.. ?? " ( sisi) hampir terjatuh, untung alea, dengan sigap menangkap tubuh sisi, sehingga sisi tak jatuh.
laki laki itu pun menoleh.
" kamu engga apa apa dek.. ?? " ( David)
alea pun menoleh ke arah David, suara nya, seperti ia kenal, dan benar saja kalau itu David.
" maaf mas,anak aku engga sengaja.. ?? " ( alea )
" engga apa apa alea, aku juga minta maaf, karena aku diam di sini, mencari bangku yg kosong. " ( David)
" oh iya kita sama salah, maaf ya. " ( alea).
" kalian mau cari makan siang. " ( David).
" iya mas.. ?. " ( alea).
di saat David akan, berbicara pelayan pun datang.
" maaf tuan nyonya, ada yg bisa kami bantu.. ?? " ( pelayan)
" kita mencari kursi, untuk makan.. ?? " ( David)
" kita mau sendiri sendiri, jadi kita membutuh kan 2 meja.. ?? " ( alea) ia berucap, karena ia engga mungkin untuk satu meja dengan David, ia merasa canggung.
" aduh, maaf Bu, pa,meja nya tinggal sisa satu.. ?? " ( pelayan).
David pun menoleh ke arah alea, di sini mereka bingung.
" mah, udah aja satu meja sama om ini, aku lapar mah.. ?? "( sisi)
alea pun menghela napas nya.
" iya udah, kita satu meja dengan beliau. ?? " ( alea) ia terpaksa, mengmbil ke putusan untuk satu meja dengan David, karena kasian dengan sisi yg sudah lapar.
" iya udah, kalau begitu kita ke meja. " ( David)
alea dan sisi mengekor, di belakang David.
pelayan pun memberi kan buku menu, mereka pun memesan makan nan.
sisi sedang memain kan handphone nya, David pun menatap ke arah alea.
" gimana kabar kamu alea.. ?? " ( David)
" allhamdulilah mas, seperti yg mas lihat aku sehat.. ?? " ( alea)
__ADS_1
" syukur, kalau kamu sehat al, apa kamu bahagia dengan pernikahan kamu. " ( David).
alea pun menatap David, ingin rasa nya, alea bilang kalau dia tidak bahagia, tapi dia tidak mungkin untuk berbicara jujur, ke pada david, ia tidak mungkin.
" kamu, kenapa al, apa ada yg kamu pikir kan. ?? " ( David) ia menatap alea, ia tahu dari raut wajah alea, yg begitu banyak beban.
" ah.. ?? iya, mas.. ?? " ( alea)
" kamu kenapa, melamun al, aku tahu kamu sedang tidak baik baik saja.. ?? " ( David)
" aku baik baik aja mas. ?? " ( alea)
pelayan pun datang, dan menyaji kan makan nan nya, di meja.
mereka pun makan, di saat mereka makan, tiba tiba ada alpin.
" ada yg reonian nih.. ?? " ( alpin) ia menatap ke arah David dan alea.
alea dan David pun mendongak kan wajah nya.
" kita, ke betulan aja bertemu mas.. ?? " ( alea) dengan nada sedikit, di buat ramah.
" masa.. ?? " ( alpin) dengan nada sinis..
" iya, kamu mau bergabung dengan kita. " ( David)
" engga makasih, saya sudah kenyang.. ?? " ( alpin)
" kalian, sudah kenyang kan, ayo kita pulang.. ?? " ( alpin) sambil mengeluarkan kan dompet nya, dan mengeluar kan uang beberpa lembar, dan menyimpan nya di meja.
alpin pun memegang lengan alea, dan sisi, mereka pun ke luar.
David hanya menatap, ke arah alea.
" aku tau al, kamu sedang tidak baik baik aja.. ?? " ( David) ia pun beranjak dari kursi, menuju ke luar.
sedang kan alea dan alpin kini sedang berada di mobil alpin, awal nya alea mau membawa mobil nya, tapi alpin melarang nya.
tak menunggu lama, mereka pun sampai ke rumah alpin.
alpin turun, dan di ikuti oleh alea dan sisi.
" mah, papah kenapa.. ?? " ( sisi)
" engga tau sayang, sudah lah ,engga usah mikir rin papah, kamu bersih kan tubuh kamu dulu, setelah itu istirahat, ya nak.. ?? " ( alea) ia mengelus rambut sang anak.
sisi pun mengangguk, mereka pun menuju kamar masing masing, sebelum masuk ke dalam kamar, alea menghela napas nya.
cklek.
alea pun masuk ke dalam kamar, dan terlihat sang suami sedang duduk di sisi ranjang.
" kamu ngapain makan berdua dengan mantan kamu.. ?? " ( alpin) dengan tatapan tajam.
" aku sudah menjelas kan mas, kalau aku engga ada janjian, kita hanya ke betulan bertemu di sana.. ?? " ( alea)
" apa kamu, masih kurang puas, dengan aku, sehingga kamu mencari David, untuk memuas kan kamu.. ?? " ( alpin)
__ADS_1
alea pun menatap ke arah alpin, hati nya begitu sakit atas ucapan alpin, serendah itu kah diri nya.