
alea pun melengguh, perlahan ia membuka mata nya, dan pertama yg ia lihat, yaitu mamah alpin, ia pun tersenyum, dan belum menyadari kalau kini ia sedang mendekap foto alpin.
" mah.. ?? "( alea) dengan suara khas bangun tidur.
mamah alpin pun tersenyum, ia berusaha menetral kan perasaan nya,untung sebelum alea bangun ia sudah menyimpan foto sang anak di tempat semula.
" bangun lah nak, kita makan malam, mamah tunggu di meja makan ya. "( mamah alpin) ia mengusap surai rambut alea.
alea hanya mengangguk kan kepala nya sebagai jawab ban.
setelah mendapat kan jawab ban, mamah alpin ke luar, dari kamar alea, dengan membawa perasaan yg sulit di arti kan.
setelah melihat mamah alpin ke luar, ia pun bangun dari tidur nya, dan baru menyadari kalau ia sedang mendekap foto alpin.
" astaghfirullah, apa mamah tadi membuka foto ini. "( alea) ia sedikit gelisah.
" tapi tadi aku melihat, kalau mamah biasa saja, mungkin mamah emang engga membuka foto mas alpin, sudah ah, aku ke air dulu, untuk mencuci muka, terus ke meja makan, karena kebetulan aku lapar. "( alea) ia pun menuju ke kamar mandi, untuk membasuh wajah nya, biar terlihat fresh.
setelah itu ia pun menuju ke meja makan, di sana sudah ada mamah alpin dan juga sisi.
" malam.. ?? "( alea) ia menduduk kan bokong nya, di kursi.
" malam juga sayang.. ?? "( mamah alpin)
" malam juga mah.. ?? "( sisi) Sambil menampil kan senyum manis nya.
alea pun mengambil nasi beserta lauk pauk nya, setelah di rasa cukup ia pun memakan nya, mereka makan dalam diam, hanya ada dentingan sendok saja.
setelab 10 menit mereka makan, akhir nya mereka pun menuju ke ruang tengah.
mereka mengobrol,sampai tak terasa waktu sudah menunjuk kan pukul 09 malam, akhir nya mereka pun memutus kan untuk masuk ke kamar masing masing.
mamah alpin pun mencari kontak suami nya, setelah menemukan nya, ia pun menekan tanda telpon, tak menunggu lama, sang suami akhir nya menjawab sambunhan tlpn nya.
" assalamu'alaikum mah. "( papah alpin)
" waalaikumsalam pah.. ?? "( mamah alpin)
__ADS_1
" ada apa mah, pasti mamah kangen ya sama papah.. ??"( papah alpin) sambil cengengesan.
" ih, ko papah tau kalau aku lagi kangen sama papah. "( mamah alpin) dengan nada suara menggoda.
" apa perlu papah, sekarang nyusul kamu mah, papah juga merasa kan rindu, sama mamah. "( papah alpin).
" udah malam pah, besok aja papah ke sini nya. "( mamah alpin)
" iya deh,asal nya papah tadi sore mau berangkat, cuman ada alpin ke rumah mah, masa aku tinggal begitu aja, kan aku engga tega. "( papah alpin )
" apa pah, alpin ke rumah. "( mamah alpin) dengan nada suara, terdengar kaget.
" iya mah, alpin ke rumah. "( papah alpin).
" kata nya mau bertemu dengan sisi, karena ia rindu. " ( papah alpin )
" terus tanggapan dia gimana, pas tau, kalau sisi engga ada di rumah. "( mamah alpin)
" iya, yg papah tau, dari mata nya, terlihat kecewa, karena ia tidak bisa bertemu dengan sisi "( papah alpin).
" terus gimana pah, apa kita harus mempertemukan alea dan juga alpin, justru yg mamah lihat, mereka saling mencintai pah. "( mamah alpin)
akhir nya mamah alpin pun mencerita kan apa yg ia lihat tadi di kamar alea.
" berarti bukan hanya alea yg merasa kan rindu, tapi juga alpin. "( papah alpin)
" loh, ko papah tau, kalau alpin juga rindu sama alea. "( mamah alpin)
" iya tau lah, orang sekarang alpin sedang berada di kamar sisi, sambil memeluk foto . "(papah alpin).
papah alpin, setelah ke luar dari kamar, di beritahu oleh bibi kalau alpin masih di rumah, dan sedang berada di kamar, dengan penasaran nya papah alpin, menuju ke kamar, di saat ia membuka pintu, ternyata sang anak sedang tidur, sambil memeluk foto.
" berarti sehati ya pah, aku juga sama, tadi aku ke atas untuk menyusul alea, ternyata ia sedang tidur, sambil memeluk foto alpin pah. "( mamah alpin).
" terus gimana ini mah, papah engga mau terjadi sesuatu sama kandungan alea, apa lagi ia sedang mengandung cucu kita. "( papah alpin)
" entah lah pah, mamah juga bingung, apa kita pertemu kan aja, alpin sama alea. "( mamah alpin)
__ADS_1
" tapi mah, yg papah takutin alea belum mau, bertemu dengan alpin mah. "( papah alpin)
terdengar di sebrang sana, sang istri menghela napas panjang nya.
" gimana nanti aja lah pah, aku ajak ngobrol alea pelan pelan aja, mudah mudah han ia mau bertemu dengan alpin."( mamah alpin)
" amin mah, mudah mudah han aja, rumah tangga mereka bisa bersatu lagi. "( papah alpin)
" iya pah, aku tau, kalau sekarang yg di butuh kan oleh alea perhatian dari suami nya, apa lagi sekarang ke hamil kan nya sudah mau memasuki usia 8 bulan. "( mamah alpin)
" tapi kalau alea sama alpin bersatu kembali, gimana dengan istri nya, dan anak nya pah. "( mamah alpin)
" kalau itu, kita pikir kan nanti mah, lagian si Siska engga pernah mengurus alpin, bukan hanya alpin, anak nya pun dia engga pernah urus, semua nya di serah kan sama beby sister . "( papah alpin)
" loh ko, papah tau sih kalau keadaan rumah tangga anak kita, seperti itu. "( mamah alpin)
" walaupun papah cuek, tapi papah engga mau anak kita menderita mah, dan benar saja kan, perasaan papah engga melenceng, apa lagi Siska itu selingkuh mah. "( papah alpin)
" apa pah, ko papah tau kalau dia selingkuh, terus alpin sudah tau. "( mamah alpin) sedikit meninggi kan suara nya, karena kaget.
" biar kan saja mah, tau dengan sendiri nya, biar dia menyesal telah membuang berlian, ketimbang kerikil. "( papah alpin)
" tapi pah. "( mamah alpin).
" sudah lah mah, jangan memikir kan itu, papah yakin, suatu saat nanti, alpin akan menyadari, sepandai pandai nya, Siska menyembunyi kan nya, pasti akan terbongkar. "( papah alpin)
" iya pah, kalau gitu mamah cuman bisa berdoa, semoga ke busuk kan friska cepat ke bongkar, alea dan alpin semoga bisa bersatu kembali. "( mamah alpin).
" amin mah, kita berdoa aja ya. "( papah alpin)
" iya udh kita istirahat ya pah, besok papah jadi ke sini. "( mamah alpin).
" jadi dong mah. "( papah alpin)
" iya udah mamah tutup ya, assalamu'alaikum.. ?? "( mamah alpin )
" waalaikumsalam..?? "( papah alpin)
__ADS_1
mamah alpin pun memati kan, sambungan telpon nya, dan menyimpan handphone nya di atas nakas, begitu pun sang suami, ia pun ingin cepat tidur, supaya besok lebih fresh santai bertemu dengan sang istri.