
pukul sudah hampir 22.30 wib, namun Hendrik tidak muncul muncul juga.
" ting "
Hendrikā¤
cepat cepat dia membuka pesan dari Hendrik.
" apa apaan ini " katanya kaget
Dia sakit hati dan marah melihat foto foto yang dikirim Hendrik padanya. Foto Hendrik yang lagi tertidur pulas bersama Elsa di atas ranjang tanpa busana dan tertutup oleh sebuah selimut saja.
Dia pun cepat cepat menelpon Hendrik dan ingin menanyakan ada apa sebenarnya terjadi.
" halo siapa ini "
" lo yang siapa " tanya Hena marah
" lo ngak bisa baca nama gua di layar hapenya Hendrik
" oh lo Na, maaf gua ngak tau. Soalnya nama lo di sini PENGUNTIT, gua pikir tadi siapa " kata cewe yang menelpon ( Elsa )
__ADS_1
Mendengar itu Hena pun memutuskan telpon dan menangis. Dia yang nyangka kalau Hendrik seperti itu terhadapnya.
Pagi ini Hena pergi cepat kesekolah, dia ngak mau di jemput Hendrik untuk hari ini. Dia masih kesal dengan kejadian kemarin. Dia tau Hendrik bakalan menjeput dia, karna tiap hari Hendrik yang menjadi sopirnya.
Pukul 06.45 wib Hendrik sampai kesekolah.
" kok pergi sekolahnya di luan sih ngak nunggu nunggu aku. Biasanya kan kita pergi bareng kesekolah, hari ini kok jalan sendiri? " tanya Hendrik begitu sampai ke meja mereka.
Hena yang pura pura tidak mendengar hanya diam, dan dia pun kemudian pergi ke meja Tya sambil membasa tasnya.
" Tya, hari ini gua duduk disini ya sama Yani. Kamu di tempatku " kata Hena.
Tya yang ngak tau konflik diantara merekapun cuman ngikut aja, dia langsung membawa tasnya dan langsung duduk di samping Hendrik. Hendrik yang tidak tahu apa sebabnya pun langsung kebingungan. Dia pun kembali mendekati Hena dan menanya ada masalah apa sebenarnya.
Namun Hena hanya diam saja. Dia pura pura tidak mendengar, dia pura pura sibuk dengan hape miliknya.
Hendrik terus menunggu jawaban dari Hena, namun Hena tetap diam seribu bahasa. Dan pada akhirnya guru pun datang membuat Hendrik kembali ketempat duduknya.
Pas jam istirahat berbunyi, Hendrik kembali menanyakan apa yang terjadi diantara mereka. Namun Hena tetap diam saja.
" kekantin yuk, gua lapar nih " kata Hena, dia ingin menghindar dari Hendrik yang terus terusan mengganggunya.
__ADS_1
Mereka diam saja, karna ngak enak sama Hendrik yang dari tadi menunggu pembicaraan dari Hena. Hena yang tau dengan pikiran mereka pun langsung menarik tangan Tya dan Yani.
" kami kekantin dulu ya Hen " kata Tya ngak enak sama Hendrik
" iya " jawabnya singkat
Pas di jalan menuju kantin. Tya dan Yani pun menanyakan apa yang terjadi diantara mereka
" kalian berantem ya? " tanya Yani
" ngak, gua mau putus sama dia " kata Hena ketus
" loh kenapa? " tanya Tya kaget
Hena pun mengeluarkan hapenya dan menunjukkan foto foto vulgar milik Hendrik sama Elsa. Yani dan Tya pun kaget dengan foto mereka.
" kapan ini? " tanya Yani
" kemaren pas di rapat osis di hotel " katanya sedih
" bukannya kemaren Elsa pulang cepat ya. Kok bisa mereka foto berduaan kek gini? " tanya Tya heran
__ADS_1
" apa lagi yang ngirim Hendrik sendiri. Keknya ada yang aneh deh " lanjutnya curiga
" ah ngak tau deh. Pokoknya gua mau putus sama cowo ******** itu " kata Hena kesal.