
" ah sial .. sial .. ?? " ( David ) memukul setir mobil nya.
" kenapa kamu,secepat itu melupakan aku Al,aku menyesal Al,telah mengkhianati kamu .. ?? " ( David ).
" di hati ini,masih terukir nama kamu Al .. ?? " ( David ).
" ahh .. ?? " ( David ) ia pun menangkup kan wajah nya ke setir,ia menangis sejadi jadi nya.
di saat ia sedang menangis, hendpone nya berbunyi,ia pun merogok hendphone nya,di saku jas nya,dan melihat siapa yg menelpon,ternyata dari kantor,ia pun menekan tombol hijau.
ternyata seketaris nya,menanya kan kapan ia datang,karena sebentar lagi ada pertemuan penting,akhir nya David pun mau tidak mau harus pergi ke kantor,walaupun perasaan dan pikiran nya,sedang kacaw,tapi ia harus proporsional dalam bekerja,karena ia punya tanggung jawab,yg cukup besar.
David pun segera menyalakan mobil nya,dan menuju kantor nya.
sementara itu alea sedang bersiap siap untuk pergi ke bengkel,setelah rapih,alea pun ke luar,dan menemui Alpin .
" mas .. ?? " ( alea ) ia mengibas ngibas tangan nya .
Alpin pun tersadar,dari lamun Nan nya,ia terpesona dengan wajah,dan pakaian alea.
" ah .. iya .. ?? " ( Alpin ) menggaruk tengkuk nya yg tidak gatal.
Alpin pun membuka kan pintu mobil untuk alea.
" makasih mas .. ?? " ( alea ) sambil tersenyum.
" iya sama sama Al .. ?? " ( Alpin ) ia pun menyalakan mobil nya,dan menuju bengkel.
" mas emang kamu ga kerja .. ?? " ( alea ) ia merasa tak enak,karena Alpin yg mengantar alea untuk ke bengkel.
" kebetulan jadwal aku kosong Al,jadi aku bisa nganter kamu,dan meluang kan waktu untuk putri kecil aku .. ?? " ( Alpin )
alea hanya mengangguk kan kepala nya saja.
" oh iya Al,boleh tanya ga .. ?? " ( Alpin ) jawab nya sedikit ragu.
" mau tanya apa mas .. ?? " ( alea ) menatap mata Alpin.
" ini Al,tapi kamu jangan marah ya .. ?? " ( alpin )
" insyaallah,aku ga akan marah .. ?? " ( alea )
Alpin pun menghela napas nya.
" kenapa kamu selama ini belum mencari pengganti suami kamu Al .. ?? " ( Alpin ) ucap nya sedikit ragu.
alea pun menghela napas nya.
" aku masih trauma mas,untuk menjalin hubungan lagi,apalagi David itu,cinta pertama aku mas .. ?? " ( alea ).
__ADS_1
" jadi selama ini,kamu baru pacaran sekali,dan langsung menikah .. ?? " ( Alpin )
alea hanya mengangguk kan kepala nya saja.
" serius Al .. ?? " ( Alpin ) ia sedikit ga percaya,di jaman sekarang masih ada wanita yg baru pacaran.
" iya mas,buat apa aku bohong .. ?? " ( alea ) sambil tersenyum,Alpin pun menatap mata alea,ia mencari ke jujur ran yg di mata alea,atau ke bohongan di mata alea,tapi tak ada ke bohongan yg ia dapat di mata alea.
alea benar benar jujur,mengatakan itu semua.
" emang kenapa mas,kaya yg ga percaya gitu .. ?? " ( alea )
Alpin hanya menggeleng kan kepala nya saja,dan tersenyum.
" kamu berapa lama hubungan dengan David .. ?? " ( Alpin ) ia semakin gencar,mengorek kisah cinta alea dan David .
" aku hampir 3 tahun mas .. ??.( alea )
" apa .. ?? " ( Alpin ) ia sedikit meninggi kan suara nya.
" kenapa mas ko kaget gitu .. ?? " ( alea )
" itu hubungan udah lama banget .. ?? " ( Alpin )
alea pun tersenyum.
alea pun mengkerut kan kening nya,ia belum paham tentang ucapan Alpin.
" maksud mas .. ?? " ( alea ) dengan tatapan tidak mengerti.
" maksud aku,kamu udah pernah melakukan apa,misal nya ciuman .. ?? " ( Alpin )
alea pun tersenyum,dan mengerti apa maksud dari Alpin .
" allhamdullilah mas,aku sama mas David cuman hanya sebatas pegangan tangan saja,untuk ciuman paling aku hanya mencium pipi saja,kalau bibir atau pun yg lain,kau meminta mas David menunggu untuk kita halal .. ?? " ( alea )
" serius .. ?? " ( Alpin )
" iya mas serius , walaupun kita pacaran udah lama,tapi aku punya prinsip,aku akan memberikan tubuh aku,sesaat aku sudah menikah .. ?? " ( alea )
" waw,bagus banget Al .. ?? " ( Alpin ).
lagi lagi alea hanya tersenyum,dan mengangguk kan kepala nya saja.
" mas,mau percaya atau tidak tapi itu kenyataan nya mas .. ?? " ( alea )
" aku percaya sama kamu .. ?? " ( Alpin )
" tapi kamu belum niat Tan untuk mencari pengganti Al .. ??" ( alpin )
__ADS_1
" untuk sekarang bekum sih mas,karena rasa trauma aku aja masih ada .. ?? " ( alea )
" kamu jangan terlalu larut dalam trauma kamu Al,kamu harus bisa melewati masa itu,apalagi kamu cantik,tulus,baik,pasti banyak lelaki yg mengejar kamu .. ?? " ( Alpin )
" kamu bisa aja mas,kalau yg untuk main main sih banyak mas,tapi kalau untuk serius,dan tulus sayang sama aku susah mas,apalagi aku ga punya siapa siapa lagi,aku hanya punya sahabat khatib ku .. ?? " ( alea )
" emang orang tua kamu kemana Al .. ?? " ( Alpin )
" orang tua aku,sudah meninggal Al,satu bulan sebelum aku bercerai dengan suami aku .. ?? " ( alea ) ." tatapan nya lurus ke depan,ia merasa beban hidup nya begitu berat,setelah ke bilangan ke dua orang tua nya, kini ia harus kehilangan sang suami,tapi ia bangkit kembali,karena ia berpikir harus menjalani hidup nya,ia tidak boleh larut dalam kesedihan,dan allhamdullilah nya ada sang sahabat yg mendukung nya,hingga ia bisa bertahan sampai sekarang.
" inallilahi,maaf ya Al,aku ga ada maksud,untuk membuka kesedihan kamu .. ?? " ( Alpin ) ia merasa tak enak.
" engga apa apa mas .. ?? " ( alea ) sambil tersenyum.
tak terasa mobil yg mereka tumpangi ternyata sudah sampai bengkel,alea pun turun,dan mengucap kan terimakasih,awal nya Alpin akan turun,tapi alea menolak,dan menyuruh Alpin menjemput Sisil,karena kebetulan sebantar lagi Sisil sudah ke luar sekolah.
akhir nya Alpin pun mengiyakan,alea pun membayar,dan ia pun menuju ke toko,karena kemarin ia tidak mengunjungi toko.
sedang kan Alpin kini,sedang berada di mobil,ia sedang menunggu sang anak ke luar dari sekolah,hanya menunggu beberapa menit saja.
Sisil pun mengetuk pintu kaca mobil.
" pah .. ?? " ( Sisil )
" hay,sayang .. ?? " ( Alpin ) ia mengecup pipi sang anak.
" pah bener ya,ini waktu buat aku,jangan pernah ada Tante Friska,kalau sampai papah mengajak Tante Friska,aku mau tinggal di rumah omah .. ?? " ( sisil ) ia berkata seperti itu,karena pernah sekali Alpin membohongi nya,Alpin bilang akan berjalan berdua,tapi nyatanya ia menjemput Friska,jadi dari sekarang Sisil sudah mewanti wanti kalau ia tidak mau mengajak friska.
" iya sayang,papah janji .. ?? " ( Alpin )
" makasih pah .. ?? " ( Sisil ) ia mengecup pipi sang papah.
" sekarang kita mau kemana .. ?? " ( Alpin )
" aku mau ke toko,Tante alea .. ?? " ( Sisil )
" tapi .. ?? " ( Alpin )
" tapi apa pah,jangan bilang papah ga mau nganterin aku .. ?? " ( Sisil ) tatapan nya sedikit kecewa.
" bukan begitu sayang,maksud papah,papah ga tau alamat toko Tante alea .. ?? " ( Alpin )
" kalau itu masalah gampang pah,aku udah punya ko,alamat toko Tante alea .. ?? " ( Sisil ) sambil membuka tas nya,dan setelah itu ia memberikan kartu nama,Alpin pun menerima nya.
" baik kalau gitu ke sana,sebelum nya kita cari makan ya sayang,biar nanti kita makan siang bersama Tante alea .. ?? " ( Alpin )
" hore .... ??? aku mau bertemu Tante alea,makasih ya pah .. ?? " ( Sisil ) dengan tatapan berbinar .
" sama sama sayang .. ?? " ( Alpin ) mengacak ngacak rambut sang anak,ia merasa bahagia karena melihat senyuman sang anak,padahal sederhana,tapi anak nya itu begitu bahagia.
__ADS_1