Hati Yang Kau Sakiti

Hati Yang Kau Sakiti
episode 39


__ADS_3

plak


satu tamparan, mendarat ke pipi alpin, kini alea berani, karena alpin sudah melukai harga diri nya.


" serendah itu kah, aku di mata kamu mas, aku hanya ucapan kamu melukai harga diri aku mas, kenapa kamu berucap seperti itu mas, kenapa.. ?? " ( alea) dengan menaik kan nada suara nya, air mata nya yg ia tahan, akhir nya jatuh juga ke pipi nya.


" kamu berbicara seperti itu, apa kamu pernah melihat aku pergi ke hotel, atau bercumbu dengan nya, seperti yg aku lihat mas, apa pernah mas, engga pernah kan mas, aku juga bertemu tadi dengan David tidak sengaja, lagian aku bertemu di tempat terbuka, apa lagi aku di sana sama sasa mas, aku memang janda mas, tapi aku bisa menjaga ke hormat tan aku,sampai aku menikah aku bisa menjaga nya, apa lagi sekarang aku sudah menjadi seorang istri, aku bisa menjaga marwah ku mas, walaupun hanya setatus saja.. ?? " ( alea ) ia menunduk kan wajah nya, ia menangis sejadi jadi nya.


alpin yg mendengar ucapan alea, merasa bersalah, apa lagi ia melihat sang istri yg sedang menangis, hati nya begitu sakit.


alpin membawa alea, ke dalam dekap pan nya, ia memeluk erat alea , tangan nya mengelus punggung sang istri, untuk menenang kan nya, sambil berucap maaf ke telinga sang istri, karena ucapan nya, membuat sang istri menangis, tidak lupa ia mengecup pucuk rambut sang istri.


" maaf, atas ucapan mas, menyinggung hati kamu al.. ?? " ( alpin)


tapi alea, tidak menjawab, ia masih terisak, alpin kembli memeluk alea, dengan erat.


selang beberapa menit, alea pun sudah tak terisak, alpin mereray peluk kan nya,ia pun memgang bahu alea, dan menatap nya.


" maaf kan mas ya, mas benar benar emosi, melihat kamu makan bareng dengan mantan suami kamu, mas engga rela.. ?? " ( alpin)


alea tidak menjawab, ia masih betah dengan diam nya.


" aku mau mandi mas. " ( alea)


tanpa persetujuan, dari alpin, alea pun meninggal kan alpin, alea pun kini menuju ke kamar mandi, karena badan nya sudah lengket, dan ia ingin sedikit merileks kan tubuh nya, dengan berendam.


alpin hanya menatap ke pergian, alea.


ia menghela napas nya, dan duduk di sisi ranjang.


" maaf kan aku al, aku engga tau dengan perasaan aku sekarang, yg aku tahu aku engga rela kamu berdekatan dengan laki laki lain al.. ?? " ( alpin) ia pun merebah kan tubuh nya, di kasur menunggu giliran , untuk mandi.


handphone nya berbunyi, ternyata itu dari friska, rasa nya alpin malas, untuk menerima panggilan dari friska, tapi ia juga engga mungkin mengabay kan nya, karena takut friska marah, mau tak mau allin pun menekan tombol hijau.


" kamu kemana sih pin, baru angkat telpon aku. ?? " ( friska)


" maaf, aku barusan dari toilet.. ?? " ( alpin)

__ADS_1


" kamu dimana. ?? " ( friska)


" aku lagi di rumah, ada apa gitu.. ?? " ( alpin)


" kirain, kamu masih di kantor, kalau kamu masih di kantor, tadi nya aku minta jemput kamu pin.. ?? " ( friska)


" aku udah pulang ka, kamu naik taksi aja. " ( alpin)


" tapi aku, mau di jemput sama kamu pin.. ?? " ( friska) ia sedikit merajuk.


" aku lelah ka, tolong ngertiin aku.. ?? " ( alpin)


" tapi kenapa kamu, udah pulang, ini kan belum waktu nya pulang.. ?? " ( friska) penuh dengan selidik.


" aku pulang, karena aku kurang enak badan. " ( alpin)


" kamu sakit, kalau kamu sakit, aku sekarang ke rumah kamu ya.. ?? " ( friska)


" eh.. eh.. ?? engga usah, aku hanya butuh istirahat aja, lagian aku takut mamah ke sini, jadi aku mohon kamu pulang aja ke apart kamu ya, aku cuman butuh istirahat aja. " ( alpin) ia mencari alasan saja, karena ia tidak mungkin untuk friska ke sini.


" iya udah, kalau ada apa apa, kamu hubungi aku, jangan pernah meminta bantuan sama istri pajangan kamu pin, awas aja, kalau kamu sampai menyentuh nya. " ( friska).


" iya ka, kan aku udah bilang kalau alea bukan tipe aku, aku engga selera sama dia.. ?? " ( alpin)


" bagus, aku pegang janji kamu.. ?? " ( friska).


" iya udah, aku tutup ya.. ?? " ( alpin).


" iya ,love you.. ?? " ( friska).


" love you to.. ?? "( alpin)


sambunhan telpon pun terputus, di saat ia membalik kan tubuh nya, sang istri sudah ke luar kamar mandi, ia pun kaget, dan takut.


takut alea mendengar pembicaraan nya, dengan friska.


" kamu, udah lama ke luar dari kamar mandi.. ?? " ( alpin) ia menatap ke arah alea.

__ADS_1


" udah, semenjak kamu menerima telpon dari kekasih kamu mas. " ( alea) dengan menampil kan wajah datar nya, ia berusaha menahan air mata nya, yg ingin ke luar, karena ucapan dari alpin, yg begitu menyakit kan.


" ap.. apa.. ?? kamu mendengar obrolan aku.. ?? " ( alpin) dengan gugup.


" aku mendengar semua nya, bahkan kamu berbicara kalau aku bukan tipe kamu mas. " ( alea) yg berlalu ke arah kamar mandi, untuk memakai baju nya.


di saat ia masuk, ia menunpah kan air mata nya, karena masih terngiang, ucapan alpin kalau diri nya, bukan tipe nya.


" iya Allah, sesakit ini kah, apa aku harus mengakhiri ini semua.. ?? " ( alea) ia menakan dada nya.


setelah sedikit tenang, alea pun memakai pakaian nya.


sedang kan alpin, lagi lagi ia merasa bersalah, ia pun menatap ke arah kamar mandi.


" maaf kan aku al, aku engga ada maksud apa apa.. ?? " ( alpin) ucap nya lirih.


ckelek.


alea pun ke luar, dengan sudah memakai pakaian nya, tanpa menoleh ke arah alpin, alea langsung menuju ke meja rias, untuk memakai crem nya, dan mengering kan rambut nya.


terlihat alpin menatap ke arah nya, tapi alea berusaha acuh, setelah selesai alea pun menuju ke walk in closet, tak berselang lama, alea pun ke luar, sambil membawa baju ganti untuk alpin.


" kalau kamu mau mandi, aku udah nyiapin babaju kamu mas, aku mau ke bawah. " ( alea) tanpa menatap ke arah alpin.


Alpin tau kalau alea sedang marah, dan berusaha menghindar dari nya.


alpin menarik lengan alea, sehingga alea jatuh ke dalam pangkuan nya, karena alea yang tidak siap.


" lihat mata aku, kenapa kamu seolah menghindar dari aku.. ?? " ( alpin)


" itu perasaan kamu aja mas, aku engga pernah menghindar dari kamu.. ?? " ( alea) ia memaling kan wajah nya.


" bohong, coba kamu tatap aku.. ?? " ( alpin).


alea pun menatap ke arah alpin, ada banyak luka yg di toreh kan oleh alpin.


" lepas mas, bukan ny kmu engga mau menyentuh aku, aku kan bukan tipe kamu.. ?? " ( alea) ia pun berusaha mereray peluk kan nya,dan ternyata terlepas,alea pun bangkit dan menuju ke luar, tanpa menoleh ke arah alpin.

__ADS_1


__ADS_2