
Hendrik pun memikirkan kemana biasanya mereka pergi. Selama 5 tahun mereka hanya sering nonton di bioskop. Masa iya Hena pergi kesana pagi pagi buta, mana ada buka pikirnya
" apa dia pergi kepantai " gumam Hendrik
Hendrik pun bergegas dari tempat tidurnya dan siap siap berangkat mencari Hena.
Sepanjang jalan dia hanya berdoa semoga Hena tak kenapa napa apa lagi sampai bunuh diri. Sebelum ke pantai dia mencari di sekitar dekat dekat mereka yaitu mall, bioskop, sekolah, dan taman taman yang sering mereka kunjungi. Mana tau dia ada disana pikir Hendrik
Namun Hena belum juga di temukan.
" masa iya dia di pantai. Pantai perjalanannya jauh sampai 3 jaman baru sampai. Apa lagi dengan keadaannya belum stabil membuat dia cepat lelah "
Dia pun kembali ke mobilnya dan mulai mencari. Karna merasa lelah sebab belum menemukan Hena, dia pun memutuskan mencari Hena kepantai tempat pertama kali dia mengungkapkan isi hatinya kepada gadis manis itu.
" mudah mudahan kamu betul betul di sana dan tidak melakukan hal yang bodoh "
__ADS_1
Dia pun melajukan mobilnya menuju pantai dengan kecepatan kencang. Dia tidak memikirkan keselamatannya dan hanya mementingkan Hena.
Sudah dua jam lebih dia mengemudi akhirnya dia pun sampai di pantai. Dia melihat kesana kemari, mencari kesana kemari namun tidak menemukan Hena. Dia mencari di tempat makan, perbelanjaan, dan hotel di sekitar pantai Hena tidak ada. Dan pada akhirnya dia pun menyerah mencari Hena.
" Hena sebenarnya kamu di mana " jeritnya di depan air pantai yang deras
Dia pun fokus memperhatikan air dan merendamkan kakinya di dalam air laut itu membuatnya larut dalam kesedihan.
" maafkan aku Hena, ku harap kita bisa ketemu lagi dan kamu bisa memaafkan ku "
" kemana saja kamu " kata Hendrik sambil mengusap pipinya yang penuh air mata
" maafkan aku Hen, karna kecemburuanku membuat kita terpisah. Karna keegoisan ku membuat kita menjauh seperti orang tak saling kenal. Karna kekanak kanak kan ku membuat... " kata Hena namun di potong Hendrik yang langsung memeluk Hena
" yang seharusnya minta maaf itu aku. Aku mau kita mengulangnya dari awal " kata Hendrik terus memeluknya dengan erat
__ADS_1
Hena hanya menganggukan kepalanya karna dia tak tau mau berkata apa apa lagi.
" mulai sekarang jangan kabur kabur lagi " kata Hendrik melepaskan pelukkannya
" ingat kalau ngak nanti ku jewer biar tau rasa " lanjutnya sambil mencubit pipi Hena
" iya deh janji " kata Hena sambil menarik kedua kupingnya.
" ayok pulang. yang lain sudah menunggu kita. Mereka khawatir kamu pergi kemana dan terjadi apa apa. " kata Hendrik menarik dan menggenggam tangan Hena
" baik " kata Hena manja
Mereka pun pergi ke mobil dan meninggalkan pantai di mana pertama kali Hendrik menyatakan cintanya kepada Hena.
" terima kasih kamu masih menerima ku seperti dulu lagi. Walau pun aku mempunyai gangguan mental kamu masih tetap menerima ku. Walau pun aku menjauh kau tetap mencariku. Orangtua ku saja membuangku karna gangguan jiwa ku, kamu tetap menerimaku dan terus berusaha mencariku " kata Hena dalam hati.
__ADS_1