HIDUP UNTUK YANG KEDUA KALINYA

HIDUP UNTUK YANG KEDUA KALINYA
29. seleksi


__ADS_3

assalammualaikum reades nya author. otor up satu bab dulu ya. soalnya otor lagi ngejar proposal, biar cepat ACC πŸ˜‚πŸ˜‚. doain ya..hehehe...😁😁


***


terlihat seorang gadis perempuan sedang berlari menghampiri Dedi.


" Ada apa ? kenapa kamu mau manggil aku seperti itu...!!πŸ˜’" tanya dedi. siska pun hanya mampu tersenyum dan dengan sengaja menggandeng lengan Dedi.


"kakak mau kekantin juga ?. barengan ya kak.!! kami juga mau kekantin.☺️☺️."ucap Siska dengan tangan yang masih menggandeng lengan Dedi tersebut. Dedi dengan segera menepis tangan itu.


"perhatikan sikap kamu.! ngak sopan tau gak..!πŸ˜ πŸ˜’." ucap Dedi. Dan langsung meninggalkan Siska menuju kantin.


sesampainya ia di kantin, Dedi langsung mengedarkan pandangannya. tiba-tiba, pandangannya berhenti di satu titik. ia melihat pemandangan yang sangat menyesakkan, yaitu melihat Nisa sedang makan bersama aska berdua di sudut ruangan itu.


(lagi-lagi Aska !. sialan si Aska!😠😠) batin Dedi. ia mengepalkan tangannya kuat-kuat. dengan tergesa-gesa, ia pun langsung menghampiri mereka.


"maaf aku gabung ya. nggak boleh berdua-duaan....😏!!" ujar Dedi dan langsung duduk di samping Nisa. melihat hal itu, Aska pun memasang wajah tidak suka. namu untungnya mereka sudah selesai makan dan juga sudah membayar.


"nis. sebaiknya kita ketempat lain saja ya. lagi pula, kita sudah selesai makan. biar nanti tempatnya bisa di isi orang lain.πŸ˜’"ucap Aska. pernyataan yang masuk akal itu, tentu saja nisa menyetujui nya.


" ok kak...." mereka pun berdiri seketika itu, Dedi langsung bersuara.


"kalian mau kemana..?? sebegitu tidak inginnya kah kalian di ganggu, sampai harus mencari tempat lain.."sindir Dedi. dalam hatinya sendiri mulai terbakar api cemburu. ia tidak rela Nisa berpaling dari nya.


"oh. tentu donk.!! sudah,! kamu makan yang banyak, kami pergi dulu..." ucap Aska. sementara Nisa tidak mengatakan apa-apa. Nisa pun mengikuti langkah Aska dari belakang. tiba tiba Aska berhenti dan Nisa tidak menyadarinya, alhasil kepalanya langsung terbentur oleh punggung Aska.


"adduh...!!. kenapa kakak berhenti tiba-tiba sih!!. sakit ni.!!.." ucap Nisa sambil mengusap dahinya yang terbentur tadi.


"habis, kamu jalannya sambil melamun sih..! masak ngak lihat aku berhenti...!!" kilah Aska tidak mau kalah.

__ADS_1


"ngalah sama cewek Napa sih..!!."protes Nisa Aska terkekeh.


" iya deh. iya, maap... aku tadi kepikiran, mau tanya kita akan kemana. makanya aku berhenti mendadak. hehehe..." ungkap Aska. Nisa melihat jam yang melingkar cantik di pergelangan tangannya.


"ngak usah kemana-mana. sebentar lagi bel akan berbunyi. " ucap Nisa. setelah Nisa selesai bicara. bel pun berbunyi tanda jam istirahat sudah selesai.


"wih... iya juga ya. yaudah kalau gitu. nanti kita kencan lagi ya.." goda Aska.


"enak aja. yaudah sono masuk.. aku juga mau masuk." ucap Nisa. sementara teman2 nya sudah ada di belakangnya. mereka semua pun sama-sama masuk kelas.


***


Dua hari kemudian, sekolah smAN 1 sipsel mengadakan seleksi kepada siswa-siswi yang akan di ikut sertakan dalam olimpiade. terlihat, semua siswa-siswi yang mengikuti ujian tersebut mengerjakan dengan konsentrasi penuh dan dengan keseriusan.


terlihat rose dan Nisa berkali-kali menarik nafas dengan gusar. mereka saling menatap dan juga menatap ke arah ketua kelas mereka Joshi. tak lama ujian pun selesai. semua siswa dan siswi keluar dari ruang aula aula.


" bagaimana rasanya sangat mendebarkan bukan.?" ucap Joshi kepada tiga cewek tersebut.


" menurut kamu bagaimana nis ? apakah ada kesulitan dalam mengerjakan soal-soal tersebut ?" tanya joshi kepada nisa.


Nisa pun mengalihkan pandangannya.


" ya... lumayanlah sedikit menguras otak." ucap nisa sedikit santai.


" tapi pas tes, aku perhatikan kamu lancar-lancar saja seperti tidak ada kendala sama sekali. kamu yakin kalau soal soal itu menguras pemikiran dan tenaga kamu.?" tanya Ros dengan sedikit bercanda.


" tentu saja. bukankah tadi kamu bilang banyak soal-soal jebakan ? aku pun merasakan nya apa lagi aku banyak membahas tentang sains, pasti akan sangat menyusahkan dan cukup menguras tenaga, karena terlalu memaksakan untuk berpikir. tapi tenang aja aku dapat menjamin kalau aku insya allah bisa menjawab dengan baik..." ucap bisa dengan percaya diri.


" lalu bagaimana dengan kalian yakin nggak ? kalian itu harus yakin sama diri sendiri sih.. dan juga kemampuan kalian... " ujar nisa kepada kedua temannya. mereka saling memandang satu sama lain.

__ADS_1


" entahlah nis, kami juga ragu dengan kemampuan kami. tapi mudah-mudahan saja semua lancar dan tidak ada kendala apapun." ucap joshi dan ros.


mereka bertiga pun terus berjalan memasuki ruangan mereka. sementara cynthia sudah terlebih dahulu masuk ke ruangan mereka. mereka pun bercakap-cakap sambil terus melangkahkan kaki nya. tanpa menunggu lama, akhirnya mereka sampai ke kelas mereka dan kembali mengikuti proses belajar mengajar.



***


tak lama lonceng pulang pun berbunyi. nisa dan teman temannya pun keluar dari kelas, dan berjalan menuju parkiran untuk pulang bersama. di parkiran, mereka bertemu dan berpapasan dengan siska dan kawan-kawannya. dari sorot mata siska ada begitu banyak kebencian yang diberikan padanya.


"eh.. mata itu biasa aja kali..!!. baru liatin orang cantik ya...?" tegur lisa. nisa dan yang lainnya pun langsung mengarahkan pandangan kepada siska.


" emangnya kenapa suka-suka gue lah mata-mata gue mau masalah buat loh." balas siska.


" iya sih, mata itu punya loh.. tapi yang lu soroti itu temen gue, dan tatapan lo itu benar-benar menjengkelkan. kalau kamu tidak suka melihat orang bahagia, maka kamu jangan pernah muncul di hadapan orang tersebut paham lo.!." lisa menimpali dan mengikuti bahasa siska itu.


siska yang mendengar penuturan itupun hanya memutar bola matanya malas dan tidak lain juga dengan ekspresi dari lisa.


"eh.. sok cantik lu, cantik-cantik tapi mandit.!." sindir lilis. nisa dan yang lainnya pun tertawa mendengar penuturan lilis tersebut sementara siska, ya memasang wajah benci kepada 4 sahabat itu.


" emang gue cantik loh mau ? terima nasib aja deh lo itu jelek nggak sebanding semua gue.!!." ungkap siska dengan jengkel.


" idih..!!pd amat ni orang. baru gue lihat kalau ada orang se narsis itu, dia bilang dia cantik tapi kok aku lihatnya kayak wewek gombel ya hahaha...πŸ˜†πŸ˜†" kali ini ros yang membalas.


" tau tuh, pd banget orang mukanya biasa aja kok..!!."


" sudah sudah kalian mau pulang apa mau berantem, kalau mau berantem aku pulang duluan ya.!!.." iseng nisa kepada teman-temannya.


" ya mau pulanglah nisa. ngak maulah tinggal di sini sama wewek gombel, nggak deh plase..!!" ucap teman-temannya lagi.

__ADS_1


" kalau begitu ya udah, hayuk ngapain ngeladenin orang seperti itu. biarin aja hatinya itu sudah dipenuhi dengan bulat-bulat bulu. jangan sampai disentuh ntar gatel-gatel lagi..." ucap nisa. siska yang mendengar hal itu menjadi tidak terima.


***bersambung***


__ADS_2