HIDUP UNTUK YANG KEDUA KALINYA

HIDUP UNTUK YANG KEDUA KALINYA
49. jalan jalan ke negara ginseng


__ADS_3

"Apakah artinya, aku belum bisa melupakan kamu.. tapi kenapa kamu begitu dingin ketika bertemu denganku, ah.!! aku tahu, aku pergi tanpa kabar.. pasti kamu sangat marah. namun dari sorot matamu, kamu tidak memiliki emosi apapun padaku. aku jadi takut kamu benar-benar melupakanku dan tidak ingin bertemu denganku..."lirik Aska dengan ketakutan hatinya.


sejenak ia memejamkan matanya dan kembali menerawang ke masa lalu, di mana ia berusaha untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang Nisa, di mana Di sana kenangan manis yang mereka jalani bersama-sama.


namun setelah ia lulus, ayahnya langsung menghubunginya agar segera kembali ke tanah airnya, saat ia kembali, ia langsung dijodohkan dengan anak dari sahabat ayahnya yang bernama asmara.


asmara juga merupakan teman masa kecil Aska, jadi dia tidak ada niat untuk menolak pertunangan tersebut. artinya tidak ada alasan yang kuat untuk ia tidak menerima pertunangan tersebut melainkan kemauan dari hatinya sendiri.


tapi setelah bertemu dengan Nisa beberapa saat yang lalu, hatinya mulai gundah gulana, ia menjadi tidak tenang, pikirannya disita oleh bayang-bayang Nisa, senyum Nisa kala itu mampu mengobati hatinya. itulah yang ia bayangkan saat ini.


"aaaaaarrgggg..... lama-lama Aku bisa gila..."ucap Aska sambil menjuger rambutnya dengan kasar.


karena mendengar teriakan dari Aska Jimmy sebagai sekretaris pribadinya pun langsung masuk dengan tergopoh-gopoh.


"Ada apa tuan muda ? kenapa tuan muda berteriak seperti itu.."tanya Jimmy dengan panik. sementara Aska hanya membuang mukanya malas.


"tidak apa kembalilah bekerja. Oh ya siap ini tolong kamu Carikan tempat tinggal para peserta seminar entrepreneur dari Indonesia."ucap Aska memberikan perintah kepada Jimmy.


Jimmy pun tidak bertanya lebih jauh ia langsung menyetujui apa yang diminta oleh tuan mudanya.


"Baiklah tuan muda..." setelah mengatakan hal itu Jimmy pun langsung meninggalkan ruangan Aska.


***


dilain sisi. nisa tampak sedang bercanda gurau bersama timnya. mereka saat ini sedang berada di sebuah kafe halal, selepas mereka menghadiri seminar di tiga Tempat berbeda, mereka langsung berjalan-jalan mengelilingi negara ginseng itu. dan di sinilah mereka sekarang di sebuah cafe.


"eh adik-adik... sebaiknya kita makan dulu dan setelah itu baru kita jalan jalan lagi, karena besok kita sudah harus kembali ke tanah air selagi kita dibiayai untuk melakukan perjalanan ini. maka jangan disia-siakan untuk pergi berjalan-jalan."ucap Pak Dadang yang menjadi ketua mereka saat itu.


"betul itu Pak Dadang, kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu kapan lagi coba kita bisa jalan-jalan ke luar negeri" timpal Ibu umi yang menjadi salah satu anggota perjalanan mereka.


Mereka pun memesan beberapa menu makanan, tak lama makanan itu pun langsung dihidangkan. setelah makanan itu datang, Mereka pun langsung makan mencoba kuliner yang ada di negara itu.


ternyata kuliner yang ada di daerah itu tidak jauh berbeda dengan yang ada di negara mereka. namun tentu saja negara mereka, kulinernya masih dengan menduduki posisi nomor satu.

__ADS_1


tak lama acara makan-makan itu pun selesai setelah selesai dan membayar uang makan mereka, mereka langsung meninggalkan tempat tersebut dan menjelajahi negara ginseng ini sebelum mereka kembali ke tanah air.


*Mereka melihat berbagai macam wahana dan pemandangan di tempat itu. entah di mana-mana tempatnya, author tidak tahu. maka para pembaca atau silakan memberikan informasi mengenai tempat-tempat yang ada di Korea Selatan hehehe*


☺️☺️


***


di sisi lain, Aska masih terus uring-uringan. ia tidak fokus menyelesaikan pekerjaannya. karena pikirannya terus mengarah kepada Nisa. Aska pun memanggil asistennya Jimmy. tak lama Jimmy yang dipanggil pun sampai di ruangan bosnya.


"Ada yang bisa saya bantu tuan..?"tanya Jimmy. taruhlah mereka berbahasa Korea, karena author tidak bisa berbahasa Korea maka diikutkan saja dengan bahasa Indonesia wkwkwk.


"Jimin tolong kamu cari tahu mengenai para peserta entrepreneur yang berasal dari Indonesia Saya mau informasinya sesegera mungkin."ucap Aska memberi perintah.


setelah mendapatkan perintah tersebut di tempat itu juga Jimmy langsung mengerjakan apa yang diperintahkan oleh bosnya di hp-nya tak menunggu waktu lama data yang ia butuhkan pun didapatkan.


"tuan peserta entrepreneur dari Indonesia terdiri dari 10 orang, dan kegiatan ini sudah berakhir hari ini. besok mereka sudah akan kembali ke tanah air mereka."ucap Jimmy kepada Aska sontak Aska membulatkan matanya ternyata pertemuannya dengan Nisa cukup singkat.


"apa..!! kalau begitu cepat carikan tempat tinggal mereka saat ini. aku ingin bertemu dengan Nisa.."ucap Aska dengan terkejut dan sedikit tergesa-gesa.


setelah dapat Aska langsung meluncur ke tempat itu. namun sesampainya mereka dihotel tempat penginapan para peserta interpreneur di berbagai negara, Aska langsung menemui resepsionis untuk menanyakan peserta yang bernama Nisa Saputri.


Namun nyatanya rombongan tersebut masih belum pulang, mereka masih di luar dan menikmati waktu jalan-jalannya sebelum akhirnya besok mereka meninggalkan negara ginseng itu. mendapat jawaban seperti itu Aska menyugar rambutnya dengan kasar.


"aaarrgggg.... sialan..." umpatnya. setelah itu, Aska memilih untuk menunggu mereka.


namun setelah lama menunggu, mereka tidak kunjung kembali. Jimmy juga berusaha untuk membujuk bosnya agar segera kembali.


karena Aska sudah lama menunggu di tempat itu, namun orang yang ditunggunya tidak kunjung datang. Ia pun langsung memutuskan untuk pulang terlebih dahulu.


ia berpikir akan menemuinya nanti di Indonesia setelah semua urusannya sudah selesai. Aska berniat ingin menjelaskan semuanya kepada Nisa, seolah dalam hatinya ia merasa tidak tenang dan juga tidak rela jika Nisa meninggalkannya.


***

__ADS_1


setelah puas jalan-jalan, rombongan peserta entrepreneur dari Indonesia pun Kembali ke tempat penginapan mereka alias hotel.


setelah mereka kembali, mereka langsung membersihkan diri dan makan malam setelah makan malam Mereka pun tertidur.


singkat cerita saat ini mereka sudah berada dan pulang ke tanah air bisa juga sudah berada di kosannya sambil ongkang-ongkang kaki.


"huh akhirnya kembali juga. ternyata sangat menyenangkan jalan-jalan di negara orang. hahaha.. seperti aku tidak pernah menjelajah dunia saja. Iya kan ? raga ini belum pernah jalan-jalan, nggak papa deh nanti kalau sudah ada libur semester, Aku akan mencoba membujuk bapak dan ibu untuk menemaniku jalan-jalan keliling dunia. untuk sementara aku kumpulkan cuan terlebih dahulu."ucapnya pada dirinya sendiri.


karena hari ini tidak ada kegiatan, Ia pun menelpon Dewi untuk mengajaknya jalan-jalan bersama.


kring kring kring kring kring.... suara panggilan masuk.


Dewi dengan malas mengambil handphonenya yang berbunyi sejak tadi, ia melihat panggilan masuk dari Nisa temannya, Dewi pun langsung mengangkat panggilan itu.


"halo Nis ada apa..?" tanya Dewi yang masih memejamkan matanya itu.


"masih tidur lu dasar kebo... bangun gih kita jalan-jalan gue bosan nih di kosan terus.." ucap Nisa kepada Dewi di seberang telepon.


"Ellah bangganya lagi pengen jalan-jalan. padahal seru tuh.. baru pulang jalan-jalan dari kampung halamannya Lee min ho.." ucap Dewi sedikit malas meladeni ucapan Nisa.


"Ya udah sih. siap-siap sana.. lo mau ikut apa enggak ?, kalau nggak aku pergi sendiri aja kalau begitu.!!."ucap Nisa lagi. sontak Dewi langsung bangun dan terduduk di tempat tidurnya.


"oke oke aku akan siap-siap. nanti kamu ke sini dulu atau bagaimana.."ucap Dewi kepada Nisa di seberang telepon.


"Ya udah aku langsung ke kosan kamu aja dulu. lagi pula kosan kamu Nggak jauh kok, nanti dari sana aja kita berangkatnya" ucap Nisa lagi dan langsung diokekan oleh Dewi setelah percakapan singkat itu Dewi pun langsung bersiap-siap.


Begitu juga dengan Nisa. saat sambungan telepon itu terputus dia langsung bersiap-siap untuk pergi ke kosannya Dewi. dia akan pergi dengan berjalan kaki Karena jarak tempuh ke kos Dewi tidak terlalu jauh.


tak lama Nisa pun selesai bersiap-siap setelah selesai ia langsung jalan menuju kos Dewi. tak lama Nisa pun sampai dilihatnya Dewi sudah menunggu di depan kamar kosannya.


"hai Wi udah nunggu lama..?"tanya Nisa kepada Dewi.


"nggak juga Nis.. ngomong-ngomong kita akan ke mana?" tanya Dewi kepada Nisa.

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2