Inem Bukanlah Seorang Pelayan

Inem Bukanlah Seorang Pelayan
episode 16


__ADS_3

...🌸Happy Reading 🌸...


Lashira menyambut ciuman Arjun, dia lantas melingkarkan kedua tangannya ke leher Arjun dan meremas lembut rambut hitam Arjun. Merasakan respon dari Lashira membuat Arjun semakin memperdalam ciumannya dan memeluk erat pinggang ramping kekasihnya. Tak hanya puas disitu, kini Arjun memperluas area kecupannya ke arah leher dan juga ke bawahnya lagi.


Si gadis hanya menggeliat menikmati setiap sentuhan yang Arjun berikan. Ditambah lagi tangan Arjun yang mulai bergerilya menjelajah ke area bagian bawah yang tak tertutupi kain.


"Arjun jangan,,, "


Lashira menghalangi aksi Arjun yang mulai tak terkendali dan dengan terpaksa Arjun menghentikanya. Merekapun saling menatap.


"Tak bisakah kamu tinggal disini saja? Biar aku saja yang bekerja. "Arjun menatap lekat walah ayu gadis yang sekarang ini berada di pangkuannya.


"Apa sekarang ini kamu sedang melamarku?" Lashira mengusap lembut rambut bagian depan Arjun.


"Jika itu yang kamu mau." Pandangan lurus menatap mata Lashira.


Lashira menghindar dari pandangan Arjun. Kini dia beranjak dari pangkuan pria tampannya dan berjalan menuju jendela yang ukurannya cukup besar.


"Kamu sudah tahu kan apa alasanku bekerja?Dan kamu juga tahu kan seberapa lama dan kerasnya perjuanganku untuk bisa mencapai seperti sekarang ini. Dan kini apa yang aku inginkan sudah didekat mata. Mana mungkin aku bisa melepaskannya begitu saja." Ucap Lashira menatap pemandangan di luar jendela.


"Kalau begitu berkarirlah disini! Jangan jauh - jauh lagi dariku!" Pinta Arjun.


Arjun melangkah menghampiri Lashira, dia melingkarkan kedua tangannya ke pinggang Lashira dan memeluknya dari belakang.


"Sayang,,, ini adalah impianku sejak dulu. Kuharap kamu bisa mengerti?"


"Lalu,,, sampai kapan lagi aku harus menunggu? Ini sudah terlalu lama." Arjun menyandarkan kepalanya ke bahu Lashira.


"Bersabarlah sayang! Jangan membuatku seperti orang bodoh yang mensia - siakan peluang emas."


"Haish,,, kamu ini benar - benar telah mengujiku. "

__ADS_1


Arjun membalikkan tubuh Lashira sehingga merekapun saling berhadapan dan menautkan kembali bibirnya ke bibir Lashira.


...****************...


Sementara itu di kediaman keluarga Dirgantara. Sesuai permintaan Selly sang nyonya rumah, Anggapun pulang lebih awal. Ini bukan bearti Angga adalah sosok suami yang takut sama istri, tapi ini lebih ke rasa sayangnya kepada Selly. Sehingga apapun yang diinginkan Selly, dia akan berusaha menurutinya.


Angga menaiki anak tangga teras rumahnya. Di depan pintu masuk sudah ada seorang wanita yang sudah menunggunya sambil mengembangkan senyum manis dibibirnya menyambut kedatangannya.


"Arjun sama Inem mana pap?" Selly celingukan mencari dua sosok lainnya yang ditunggunya.


"Lhah mami kok malah tanya papi? Mana papi tahu mam, kan papi tempe." Jawab Angga terkekeh.


"Ishhh,,, papi ihh,,, kayak anak muda aja." Selly mencubit kecil pinggang suaminya.


"Aduh mam sakit elah. Jangan gitu dong! Papi kan cuma bercanda mam." Angga meringis kesakitan akibat serangan kecil dari Selly.


"Bercandanya nggak lucu pap." Selly mengerucutkan bibirnya.


"Mancing apaan sih pap?"


"Lhah itu mami manyun - manyun gitu apaan coba kalau bukan lagi mancing papi? Yuk mam kita kekamar yuk!" Goda Angga.


"Bodo ah,,, mami pundung." Selly membalikkan tubuhnya dan langsung pergi meninggalkan Angga begitu saja.


"Mami,,, tunggu papi dong!" Angga pun berlari kecil mengejar Selly yang sedang merajuk.


"Oh ya pap,,, "Selly menghentikan langkanya secara tiba - tiba yang memaksa Angga pun ikut menghentikan kakinya.


"Papi bilang sama Arjun dong untuk tidak pulang larut lagi. Kan kasihan Inem nggak ada temannya." Lanjut Selly.


"lhah,,, kan ada mami disini yang nemenin."

__ADS_1


"Ihhh,,, papi nggak peka ih."


"Peka apaan sih mam?"


"Coba deh papi bayangin ya! Kalau misalkan dirumah ini ada anak kecil, pasti ramai kan ya?"


"Oh,,, jadi mami pengen anak kecil?" Tanya Angga.


"He em,,, bener pap. " Selly mengangguk dan tersenyum.


"Okey,,, yuk let's go bikin yuk." Jawab Angga semangat.


"Bikin apa pap?" Tanya Selly.


"Lhah,,, bukannya tadi mami bilang mau anak kecil. Ya udah ayok bikin biar mami hamil terus punya anak kecil deh."


"ish,,, papi ih,,, bukan gitu maksud mami. Yang punya baby tuh Arjun sama Inem aja pap. Masa iya mami hamil lagi."


"Hehehe,,, siapa tahu aja mami mau nambah anak lagi gitu.... "


Dih,,, nggak nyadar ya kalau sudah tua. Emang masih kuat pap?"


"Wah mami meragukan papi ya, Ayo kita buktikan sekarang kalau gitu!" Tantang Angga.


Dan tanpa pikir panjang lagi, Angga langsung menggendong Selly ala - ala Bridal.


"Yak papi turunin mami dong."


Selly meronta meminta turun, namun Angga yak menghiraukannya. Digendongnya Selly menuju kamar mereka.


...🌸 Bersambung dulu ya 🌸...

__ADS_1


__ADS_2