Inilah Aku

Inilah Aku
Pesta yang tak diinginkan


__ADS_3

Syifa merasa tak nyaman sama sekali berada di tempat iniiii.


Semua orang tampak melihat ke arahnya.


"Bagaimana ini... !!


"Aku harus pergi dari tapiiii bagaimana,"


"Wiii... aku pulang saja deh," Kini Syifa sedikit berteriak supaya Dewi bisa mendengarnya.


Namun Dewi langsung menarik tangan Syifa saat Syifa mau pergi meninggalkan tempat yang seperti neraka bagi nya.


"Janganlah... masa mau pergi siih!!


"Ini tuh tempat tongkrongan anak muda di kota Fa, nanti kamu rugi lah klo pulang sekarang," Jelas Dewi


"Iyaa Syifaaaa... kita nikmati malam ini," bisik Angel.


"ini coba minum Syifa, pasti kamu haus kan?! Lina salah satu teman Dewi menawarkan minuman kepada Syifa.


"Nggak usah makasih Lin... aku nggak minun alkohol," Tolak Syifa Secara halus.


"Yaaah... nggak asyiiik niiih, Ayolah Syifa coba segelas sajaaa, ini tuuh enaak looh," Bujuk Angel mencoba merayu Syifa.


"Come on baby, cuma segelas saja deh, gue janji nggak akan maksa loe lagi," Kini Dewi pun angkat bicara.


Syifa bingung harus bagaimana, tapi Syifa merasa penasaran dengan minuman itu. sepertinya tidak ada salahnya mencoba.


"Heeei guuuuys, siniiii kumpul yuuk," Teriak Dewi kepada para penghuni yang sedang asyik bergoyang mengikuti alunan musik.


Semua orang pun langsung menengok ke arah Dewi berada,


"Guuuys, mari bersulang untuk teman baru kita, Syifaaaa," Dewi kembali berteriak dengan mengangkat gelasnya,


Konyolnya semua orang menuruti keinginan Dewi seperti terkena hipnotis saja.


Syifa kini menjadi pusat perhatian, semua melihat ke arahnya, membuat Syifa semakin tidak nyaman dan ingin cepat meninggalkan tempat ini.

__ADS_1


Tapi bagaimana caranya Syifa bisa menerobos kerumunan orang orang ini.


"Lihaat nona Syifa... semua orang di sini ingin bersulang denganmu," Bujuk Dewi sekali lagi sambil memberikan satu gelas minuman yang memabukkan itu.


"Baa... baiklah a...akuu mauuu," akhirnya Syifa pun menerima gelas dari tangan Dewi namun dia hanya melihat nya saja, belum berani meminumnya.


"Siniiii... gue bantu yaaa," Tiba-tiba Dewi memegang tangan Syifa dan memaksanya untuk meminum minuman itu.


"Uhuuk...uhuuuuk.."


Syifa yang pertama kali meminumnya pun tersedak karena rasanya yang pahit dan berbau tajam, sungguh membuatnya mual.


"Oooops, maaf," Dewi pun berpura-pura meminta maaf atas apa yang sudah di lakukan nya.


"Loe, nggak papa kan?! Tanya Dewi.


Dia pun berpura-pura khawatir dengan keadaan Syifa supaya Syifa tidak curiga kalau ini adalah rencananya.


"Lagiiiii.... lagiii... lagiiii.," semua orang mulai memanas dan bersorak,


Karena tak terbiasa dengan minuman alkohol, Syifa mulai merasa pusing dan mual,berbeda dengan Dewi dan teman temannya yang tampak seperti biasa saja, bahkan Dewi sudah meminumnya berkali-kali.


Dewi tersenyum devil... rencananya berhasil dengan mulus, tinggal satu langkah lagi.


"Baiklah, kita pulang yaa," Dewi pun memapah Syifa yang sudah mulai hilang keseimbangan di bantu Angel dan juga Lina.


Setelah mereka berada di luar, Dewi mengambil handphone nya dan menelpon seseorang.


"Lex... Giliran Loe..."


Dewi pun menutup telponnya, Angel dan Lina pun sudah tahu rencana Dewi selanjutnya.


Sebuah mobil hitam pun berhenti tepat di depan mereka,


Seorang Pria turun dan menyapa Dewi dengan mengerlingkan matanya.


"Ki...kita mau kemana Wii,?! Syifa yang masih setengah tersadar tak mengenal siapa pria itu.

__ADS_1


"Cantik.." Alex memperhatikan lekuk tubuh Syifa yang cukup membuat hasratnya bergelora.


"Pasti... Barang bagus bos," gue jamin dua masih virgin" bisik Dewi dengan senyum liciknya.


"Tenang sajaa, gue akan bermain pelan,


Alex yang sudah tidak sabar pun langsung memapah Syifa dan memasukkan Syifa ke mobilnya.


"Selamat bersenang-senang booos," Teriak Dewi ketika mobil sudah melaju.


"Ha... ha... ha...," Kita berhasil guys, Dewi pun bertepuk sorak bersama Angel dan Lina.


"Heeh, tentu saja, loe kan ahlinya dalam hal kayak gini," tukas Angel.


"Beruntung tuh si bos, dapat barang langka, masih virgin pula," Lina pun ikut berkomentar.


Di tengah perjalanan, Alex memacu kendaraan nya dengan cepat, dia sudah tidak sabar untuk Bisa menikmati "Buruan" nya. tanpa sadar dia memilih jalan yang salah, jalan di mana terdapat banyak ranjau di sana dan dihindari para pengendara.


"Kenapa nih mobil,"


Alex merasa ada yang tidak beres dengan mobilnya kali ini.


"Siaaaal,


Alex memukul kemudi saking kesalnya. Mau tidak mau dia harus turun dan memeriksa nya sendiri.


Sebelum turun Alex memperhatikan Syifa yang sedang terlelap akibat alkohol yang dia minum.


tangan kotornya membelai pipi Syifa yang halus, itu cukup membuat hasratnya bangkit kembali.


"Sebentar lagi loe jadi milik Gue, hanya gue,"


Setelah puas melihat kecantikan Syifa,Alex turun dan mulai memeriksa nya.


Namun...


Buugh...

__ADS_1


Seseorang memukulnya dari belakang dan membuatnya tak sadarkan diri...


Happy reading 😍


__ADS_2