
seminggu setelah 7 bulan aku harus masuk rumah sakit karena aku merasakan kram di perut ku, pada saat itu aku tak mengerti kenapa aku selalu ingin pipis, celana ku selalu basah, pada saat dokter meminta aku untuk USG aku melakukan USG tanpa curiga apa pun
" ibu ini ngerasain yg ga enak ga beberapa hari ini" kata dokter
" ga dok, hanya kenceng aja, terus celana saya basah padahal saya ga pipis" jawabku
" ibu ga boleh pulang ya" kata dokter
" kenapa dok" tanya ku
" kita observasi keadaan janin ibu, takut terjadi sesuatu karena cairan di kandungan ibu berkurang, ibu tau air ketuban? " tanya dokter
" ga dok, apa itu" tanya ku
" air ketuban itu, yang memberi makanan kejanin ibu, bayi itu berenang di air ketuban, kalau itu berkurang berarti ada sesuatu disana, , ibu ga mau terjadi apa pun kan pada si jabang bayi" katanya menjelaskan
aku yang masih awam soal ke hamilan masih bingung, aku harus mengurus surat masuk untuk mendapatkan ruang rawat inap seorang diri karena suami ku ga pernah mau mengantarkan aku ke rumah sakit untuk kontrol.
setelah surat rawat sudah aku dapatkan aku memberikan kepada petugas di loket rawat inap
"ibu sama siapa ke sini, ada keluarganya" tanya petugas tersebut
" aku menggeleng, saya sendiri pak, suami saya kerja" jawab ku
" nanti kita telpon bapak ya, sekarang ibu duduk di kursi roda" katanya
aku menuruti permintaan petugas itu, aku di antar masuk keruangan & tak lama setelah petugas menyerahkan berkas ke petugas ruang rawat inap aku di bawa ke kamar inap
"ibu ga ada keluarganya, usianya berapa kok kaya masih 19 th, kamu nikah muda ya, " tanya suster " usia saya 22th Sus, " jawab ku
__ADS_1
" ibu ga boleh turun ya, harus terus di tempat tidur" kata suster tersebut
" memang kenapa Sus, apa yang terjadi dengan anak saya" tanya ku
" nanti ada dokter yang menjelaskan ya bu, ibu tenang, jangan banyak pikiran, bapak sudah di telpon, & akan datang kesini" jawabnya
tak lama ku dengar suara suami ku sedang bicara dengan suster
" pak dokter ingin bicara dengan bapak, " kata suster
" baik Sus" jawab suamiku
entah apa yang di bicarakan nya karena mereka bicara di dalam ruangan, aku hanya memandang sekeliling ku, ada beberapa tempat tidur kosong, " aku sendirian" pikir ku
" dek gimana sakit perutnya" suara suami ku disana memecahkan lamunan ku
" bocor ketuban" jawab suami ku
' kok bisa" tanya ku
" yah itulah kasus ini belum pernah ada makannya harus di observasi " jawab suami ku
entah kenapa perut ku mules serasa mau pub
aku ke toilet & ternyata buang air kecil namun aku bingung kenapa bau air kelapa, tak lama kemudian ada lendir yang keluar & pluk kkkk ada yang jatuh disana " apa itu pikir ku bingung'
karena takut ku siram sampai semua bersih
aku kembali ke tempat tidur, & kulihat suster disana, " ibu kan udah di bilang jangan jalan- jalan" ujarnya
__ADS_1
"Sus kenapa pipis saya bau air kelapa ya terus ada yang keluar seperti balon di isi air itu apa" tanya ku
suster itu seperti panik & memanggil dokter
" dok, dok tunggu jangan pergi dulu" panggil suster itu
aku merebahkan tubuhku, ada rasa ingin muntah & pusing
dokter datang & memeriksa keadaan ku, suster memasang infus di tangan ku
" ibu jangan turun ya, kalau mau pipis atau bab pakai pispot, yang nunggu ga ada ini" tanya dokter
" suaminya sedang ambil pakaian dok, pulang dulu" jawab suster
"apa yang ibu rasa sekarang" tanya dokter
" mual sama pusing dok" jawab ku
" ambil darah ya bu, buat pemeriksaan lebih lanjut, kalau terasa mules bilang suster ya"kata dokter
" iya dok" jawab ku
"ketuban nya udah pecah, kalau tidak terasa mules juga terpaksa oprasi ya bu" kata dokter
aku diam " operasi" kata2 itu yang buat aku takut, akhirnya suami ku datang & entah kenapa terlihat cemas
" pak tolong ke loket, ini berkas nya ibu harus segera oprasi, malam ini ibu puasa ya pak, & harus cek semua cyto ya pak, segera di urus" kata suster menjelaskan
aku tertidur, karena rasa penat ku
__ADS_1