
Assalamualaikum, para readers π€
Kita lanjut ya BESTie,
Apakah Siti mau menerima Aryo, itu bukan lamaran ya gaeees,π
Cuma tanda cinta dari Aryo, wkwkwk ππ
Author aja mau tuuh, eeh gak di lirik ma Aryo π π π π
Dasaar Aryooooo, mau ku pecat dari peran yaπ€£π€£
Oops, mana berani sihπ
yang ada Author niih yang di pecat ma neng Sitiiπ€£π€£
Mohon dukungan nya ya BESTieπ
*********************
#FLASHBACK ON#
Dua hari sudah Aryo berada di kota. urusan perusahaan yang bermasalah sudah Aryo selesaikan.tinggal masalah hatinya yang belum terselesaikan.
Hari ini, hari terakhir baginya di kota, sebelum kembali ke desa, Aryo ingin membeli sesuatu untuk pujaan hatinya. Tapi dia tidak tahu hadiah apa yang pantas untuk calon kekasih nya itu.
"Jiii... menurut Loe, hadiah apa yang cocok untuk seorang gadis istimewa??? tanyanya kepada Aji Asisten nya yang selama ini jadi pengganti saat Aryo tak lagi ke kantor.
"Hadiaaah??? Aji malah balik bertanya, untuk apa bosnya menanyakan hal itu. Baru kali bosnya mau membelikan hadiah buat seorang gadis.
Semenjak kembali dari desa, bosnya tampak lebih hidup (sebelumnya kayak mayat hidup gaes, dingin and galakπ ), Ada senyuman dan lebih ceria berbeda saat pergi ke desa pertama kali karena wajah dinginnya.
"Iya... Ha...di....ah...!!!
Aryo menjelaskan maksudnya dengan mengejanya seperti sedang mengajari anak kecil.
__ADS_1
"Perhiasan", Tebak Aji yang tak berani menatap mata bosnya yang menatap ke arahnya.
"Loe yakin, itu hadiah terbaik???, Tanyanya merasa masih ragu dengan pilihan Asisten nya itu.
"Iya bos, Saya yakin gadis itu pasti akan sangat senang," Imbuhnya.
"Perhiasan yaa??! Guman Aryo.
"Apa yang paling cocok,"
Anting, Kalung, cincin atau apa???
Banyak sekali jenis perhiasan, makin membuat Aryo bingung dan berpikir lagi.
Bisa saja Aryo membeli semuanya, kalau perlu sama toko emasnya sekalian, akan di berikan nya bila sang pujaan hatinya yang minta.
Namun belum saatnya... Siti tidak tahu Aryo salah satu pewaris perusahaan terbesar, karena di desa dia menyamar menjadi orang biasa saja yang bekerja di sawah, ini semua permintaan dari Pak Harun tak lain Dady Aryo.
"Ayoo berangkat," Ajaknya kepada Aji Asisten nya yang malah terdiam terpaku.
"Ke... hutan...!!! cari harimau" Ucap Aryo dengan tatapan matanya yang tajam seolah bisa mencabik mangsanya.
"Masih bertanya mau kemana???
"Tiii...tiii...daak... boos" ucap Aji sang asisten dengan menundukkan kepalanya supaya aman dari ancaman si bosnyaπ
********************
Di sebuah Mall, Aryo dan Aji pun turun dari mobil nya dan memulai ekspedisi mereka hari ini.namun tak semudah yang di bayangkan.
sudah beberapa toko yang mereka kunjungi, namun belum ada satupun yang menurutnya cocok untuk pujaan hatinya. Aryo ingin memberikan sang pujaan hati hadiah teristimewa dan satu satunya.
Aji hanya bisa pasrah mengikuti bosnya kali ini.
biasanya cukup menyuruh Aji saja bila menginginkan sesuatu tapi kali bosnya sendiri yang memilih dan membelinya sendiri.
__ADS_1
"Hmm...Siapa gadis yang sudah membuat bosnya sampai rela kelelahan demi membeli sesuatu untuk gadis itu," pikiran Aryo berhalusinasi tentang rupa di gadis.
Dari kejauhan tampak sinar yang menyilaukan matanya, Aryo pun menghampirinya, mungkin saja itulah yang dia cari.
"Cantik sekali, " Aryoo seakan terhipnotis dengan benda yang di lihatnya saat ini,Sebuah Liontin berwarna silver yang terbuat dari bongkahan kristal berwarna biru laut yang di bentuk Dengan Cinta,π
Aryo jatuh hati pada pandangan pertama sama ketika berjumpa dengan gadis pujaan hati nyaa.
"Saya mau yang ini,"
"Dan pastikan hanya ada satu dan itu hanya di pakai oleh nyonya Aryo Wijaya Kusuma.
"Mengerti", Tegas Aryoo kepada pemilik toko emas tersebut.
"Anda yakin tuaan, tapi ini barang limited edition tuan dan satu satunya, tentunya harganya sangaaat mahal, Apa Anda mampu membelinya," cibir pemilik toko yang tidak yakin bahwa pria di hadapannya bisa membelinya.
Tak heran bila pemilik toko meremehkan seorang Aryo, karena Aryo kini hanya memakai baju sederhana dengan jaket dan celana jeans yang sudah belel, karena niatnya setelah membeli hadiah buat Siti, dia akan langsung pergi ke desa, makanya Aryo mengganti bajunya saat di dalam mobil menuju ke Mall.
Tak lama Aryo pun mengeluarkan black card, yang semua tahu fungsi dari kartu itu,
"Apa ini cukup untuk membelinya, klo perlu aku akan membeli semua isinya, tapi sayangnya aku hanya suka kalung ini," Aryo melempar kartu tepat ke wajah si pemilik toko yang terperangah.
Hanya beberapa orang saja yang mempunyai kartu Black card, kini pemilik toko pun langsung membungkus nya dan meminta maaf atas sikap nya tadi.
"Cepat," Teriak Aryo yang sudah kesal kepada pemilik toko yang sudah meremehkan nya.
Pemilik toko pun langsung menuruti perintah nya, Dia tahu orang seperti Aryo tidak suka menunggu terlalu lama,
Aku hanya terdiam saja melihat tingkah bosnya kali ini.
#FLASHBACK OF#
Jadian GK ya mereka???ππππ
Happy reading π
__ADS_1