
aku begitu resah melihat adik ku mimisan lagi, "dek kenapa km? " tanya ku
" kayanya aku ga kuat ka harus latihan, tanding, latihan tanding " kata azril
" dek kamu harus kuat demi masa depan kamu mungkin hari ini kamu lelah, cape tapi setelah berhasil kamu pasti nikmati semua" tegas ku
" oooo ala dok kita itu bukan wong sugih, ade mu itu harus makan bergizi, duite kui, mama mu ra duwe" kata ibu ku
" ma justru karena kita orang ga punya harus berjuang untuk masa depan" jawab ku
" ndok bapak mu juga malu, mereka itu bermobil semua, sedang bapak sama ade mu itu cuma jalan kaki" kata ayahku
__ADS_1
" pak ilangin rasa malu, toh bukan mereka yang bermobil yang terpilih, justru azril to yang terpilih, semua itu tergantung azril sekarang mau jadi orang hebat, atau mau jadi orang yang begini terus, jadi orang ga punya, semua demi masa depan mu dek" ujar ku geram
" hargai kakak mu ni, jauh-jauh cari club yang bagus supaya kamu bisa maju, tanpa keluar uang banyak, & di lihat bakat mu lagi" komentar ku pedas
" wes to ndok ra sah di pekso nek ade mu kuwi ra sanggup yo wes ben ae... " ucap Ibu ku
aku terdiam ada rasa sedih disana, kenapa sih diajak maju aja susah
" terserah lah" karena kesal aku pergi ke mesjid untuk sholat Isya dalam doa ku semoga adik ku berubah pikiran agar bisa terus bertahan & berjuang demi masa depannya, aku mengerti dia masih terlalu muda kelas 6 SD tapi dari sana lah dia banyak memperoleh pujian karena selalu menang dalam kejuaraan apa pun.
aku sekolah di SMU yang sama dengan kakak ku, aku 1 tingkat di atas kakak ku
__ADS_1
" dek kalau ada yang tanya bilang ya gue adek lu" ujar kakak ku
" lo kok gitu mba " tanya ku
" gue malu, masa kakaknya jadi adek kelas" ujar kakak ku
" hahahaha" aku tertawa geli
" sue lu kenapa ketawa lu" kata kakak ku kesal
" yah dah.... ' ujar ku
__ADS_1
yah itu lah kakak karena sempat ga naik kelas jadi tertinggal, kasian juga si, mungkin itu sebabnya dia lebih memilih nikah muda di banding melanjutkan sekolah.
kakak ku di jodohkan dengan sepupu ku, mungkin memang berjodoh mereka, mereka di kenalkan & di jodohkan secara singkat, aku masih di SMU saat itu, masih jadi penari & aku berusaha membiayai sekolah ku meski tak seutuhnya. aku adalah seorang gadis yg mandiri yang terlahir dari orang tua yang sederhana yang ingin kehidupan yang lebih baik tidak ingin menyusahkan orang lain apalagi orang-orang terdekat, aku hanya ingin keluarga ku bahagia. teman-teman ku ke banyak nya adalah laki-laki, karena memang sifat ku yang rada tomboy maka aku sulit sekali untuk mempunyai teman dekat pria, atau kekasih, meski banyak banyak yang menyukai ku entah kenapa aku selalu bersikap acuh tak acuh, suatu saat aku merasakan suka pada seseorang, dia cowok kece yang banyak digandrungi teman-teman cewek ku, tapi karena aku tomboy jadi ga terlalu mikirin lah.... hehehe....