
entah berapa lama aku tertidur, ternyata aku sudah diambil darah
" bu ibu harus ronsen ya, torak, dll" kata nya
" iya Sus" jawab ku
" ayuk bu harus USG saat ini juga" katanya
suster itu mengambil kursi roda & membawa ku ke ruang USG, aku berbaring, perut ku di olesi jel, & terdengar suara detak jantung bayi ku.
" harus segera oprasi ya bu, ketuban nya sudah tinggal sedikit, kemarin waktu 7 bulan mau keluar seharus biarin dia lahir, kalau 7 bulan itu tua bu, tapi masuk usia 8 bulan itu muda lagi, karena masa pembentukan cangkang otak, atau batok kepala bu, " jelas dokter tersebut.
" bayinya terlalu kecil, apa ibu susah makan ya" tanya nya
__ADS_1
" iya dok saya ga bisa cium bau nasi, bumbu & sebagainya, yg bisa masuk hanya mie" jelas aku
Hb ibu di bawah 7, asupan makanannya ga bagus, nanti di suntik vitamin ya bu biar janinnya kuat kata dokter memberi semangat untuk ku
malam itu aku di haruskan puasa untuk persiapan oprasi besok pagi, aku tak pikirkan apa pun, ibu & ayah ku datang untuk menemani ku, aku tertidur entah jam berapa sekarang, ada suara bangsal di dorong, ternyata ada pasien baru, begitu bising, & suster mengambil darah ku lagi, "ibu puasa kan semalem, " tanya suster tersebut
ternyata sudah pagi. hari ini berarti aku oprasi, suami ku memberi berkas2 yang mereka pinta" pak ke bank darah sekarang" kata suster, suami ku pergi tanpa berkata apa pun, mungkin dia panik, ibu ku menyiapkan pakaian ku, " sabar yo ndok, mugo-mugo ra enek opo-opo " doa ibu ku sambil meneteskan air mata, suara bangsal di dorang & hiruk pikuk rumah sakit membuat ku pusing
" ayok bu kita berangkat" ucap petugas rumah sakit, memecahkan lamunan ku, aku merebahkan tubuh ku di bangsal itu, ibu ku mengikuti kemana mereka membawa ku
" ibu iklas ya, serahin semua nya, kita mulai ya, mereka memegang kaki ku " masih terasa ga bu" tanya dokter disana
kuping ku terasa pengang, karena udara dingin diruangan itu
__ADS_1
jangan takut ya bu, kalau mau tidur tidur aja ya
kain hijau menutup tubuh bawah ku
" bak.... bu kita keluarin ya putrinya" canda dokter itu, mengajak ngobrol & bercanda tanpa terasa oprasi sudah di mulai berapa saat kemudian pecah ruangan tersebut dengan suara bayi menangis
" kasian sekali ini, kamu makan apa disana nak, sudah kering, ga ada ketuban nya" kata dokter.
" ibu bayinya sudah lahir ya perempuan " katanya
" entah berapa lama aku tertidur, aku sudah ada di ruang observasi lagi.
aku sudah berganti pakaian, ibu ku sedang membersihkan kotoran, darah sehabis aku melahirkan
__ADS_1
" ibu jangan diam ya gerakin badannya biar ga kaku jahitan nya" kata suster sambil membalikan tubuhku yg tidak terasa apa pun,
*masih belum terasa apa-apa ya, obat biasanya belum habis, nanti obat diminum ya biar ga tersakiti sakit, entah kenapa tiba-tiba aku merasakan perih sakit, di perut ku, terasa perih sekali, obat biusnya sudah habis, aku meminum obat tersebut, & tertidur, " ibu nanti kalau sudah bangun jangan diangkat kepalanya nanti jangan diangkat, nanti pusing g, gerakin kakinya ya bu" kata suster