Istri Kecil Tuan Muda

Istri Kecil Tuan Muda
Eps 8


__ADS_3

"Maafkan aku ya nis,gak pernah cerita soal jeky ke kamu"kataku


"Iya, lagipun sekarang udah berbeda cerita kan. Yang lalu biar lah berlalu."tutur Anis.


"Terima kasih,kamu memang sahabat aku yang paling baik.Aku menyayangimu niis".Kataku seraya memeluknya erat.


"Ah lebay sekali, sudah ayo turun kita telah sampai"kata Agra.


Sesampainya Agra telah menentukan tempat untuk kita duduki kemudian memanggil waiters dan kami memesan beberapa makanan dan untuk ku tentu saja memesan vanilla blue. Tidak lama akhirnya makanan yang kami pesan datang ,Agra mempersilahkan aku dan Anis makan.


"Ah ya nis, kapan kamu melangsungkan pertunanganmu? " tanya Agra tiba-tiba.


"Mungkin minggu depan."jawab Anis


"Kalian kapan? " tanyanya dengan menatapku,saat aku buka mulut ingin menjawab.


"Aku usahakan lusa." Ucap Agra


kata-kata spontan membuatku tersedak.


Uhuk, uhuk, uhuk Anis menyodorkan minumanku dan aku meminumnya rasa nya lega sekali.

__ADS_1


"Kau ini, kenapa begitu cepat."kataku protes dengan apa yang dikatakan Agra.


"Lebih cepat, lebih baik.Lagi pun aku sudah siap, katamu kemarin aku diperolehkan datang jika aku sudah siap, iya kan. " Kata Agra sambil menampakan senyum kemenanganya itu.


"Sudah, aku mau ketoilet sebentar."pamitnya


Setelah dirasa Agra telah hilang di balik tembok, Anis menatapku dengan tidak percaya.


"Apa kamu yakin Rat, aku tidak mau kamu salah pilih seperti dulu."Kata Anis.


"Ya semoga saja, walaupun aku sebenarnya masih ragu. Kamu tau sendiri aku muak dengan semua pria apa lagi yang sok menebar janji dan saat aku menemukan Agra rasanya beda nis,aku merasa ada ketulusan kok di hati dia."jawabku dengan sedikit ragu tapi aku mencoba yakin.


"Baiklah terserah kamu saja, yang penting kamu selalu jaga diri. Jangan mau dibuat macem-macem sebelum sah. Oke" tutur Anis seraya menautkan ibu jari dan telunjuk 👌


Saat sampai diapartement Anis aku langsung pamit karena sudah petang,aku berjanji padanya besok akan main.


kemudian Agra mengantarkanku tidak lama karena jarak dari apartement tidak jauh dari rumahku Agra menghentikan mobilnya tepat depan rumahku.


"Ratih, katakan pada ibumu besok aku akan datang untuk meminta restu, kamu tidak usah berangkat besok yah."ucap Agra ketika aku akan turun.


"Iya nanti aku sampaikan"jawabku dan tersenyum,kemudian turun dan masuk.

__ADS_1


Diruang tamu ibu ayah dan Ani sedang duduk bersama namun raut wajah mereka seperti menunjukan kecemasan, aku menghampiri mereka.


"Ada apa bu, apa yang terjadi?" tanyaku pada ibu.


"Duduklah nak, ada yang ingin ibu dan ayah bicarakan."kata ibu pelan.


kemudian aku duduk setelah itu ayah mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi,aku sempat kaget dengan apa yang ayah bicarakan.


"Tidak ayah, aku punya pilihan ku sendiri dan besok dia akan menemuimu untuk meminta restu."kataku berusaha menolak perjodohan ini.Ya aku telah dijodohkan dari sewaktu kecil saat ayah dan ibu sedang tidak punya biaya untuk membayar operasi Ani.


"Maafkan aku kak, gara-gara aku kakak jadi dijodohkan seperti ini." Kata Ani meminta maaf.


"Sudah jangan banyak drama,kita lihat besok saja."Ucap ayah seraya berdiri dan masuk kekamar.


"Yah Ratih, kita liat saja besok mungkin dengan kedatangan Agra meminangmu terlebih dahulu bisa membatalkan perjodohanmu itu." kata ibu dan pergi kedapur.


Aku berharap Agra adalah orang yang tepat. Namun tiba-tiba 'Praaankk !!' ,semua sempat terkejut, dengan suara kaca pecah, ayah keluar dari kamar, ibu juga sedikit berlari dari arah dapur.Saat ku lihat ternyata ada orang yang sengaja melemparkan batu yang berisi surat.


Isinya adalah sebuah ancaman « "Jangan coba-coba menerima pinangan dari pria itu atau kau akan menyesal ! " »


Siapa sebenarnya orang ini kenapa dia tahu apa yang kami bicarakan saat ini.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa Vote Saran dan Komentarnya 🙏


__ADS_2