Istri Paksa Tuan Mafia

Istri Paksa Tuan Mafia
13. Bagai di telan bumi


__ADS_3

Wanita yang hati nya di hancurkan lagi dan lagi, terus saja duduk termenung di balkon apartemen nya, ia tak tau mau di bawah kemana pernikahan nya bersama Delta. Hari ini ia berjanji untuk tidak bergantung lagi pada keluarga Ammar, keputusan nya meninggalkan kota itu sudah bulat, ia yakin jika kepergian nya tidak akan membuat masalah lagi di kehidupan Delta dan keluarga nya.


Awal nya ia tak tau tujuan nya kemana, namun mengingat setiap inci perkataan Delta kepada nya, membuat ia bertekad untuk pergi menjauh selama lama nya dari bayang-bayang keluarga Ammar.


Tepat pukul satu dini hari, ia membereskan semua barang-barang nya, setelah beres ia meminta bantuan salah satu petugas keamanan untuk memindahkan barang-barang ke taksi yang sudah menunggu nya.


Setelah selesai, Rania pun mengeluarkan beberapa lembar uang dan di berikan kepada petugas keamanan tersebut.


"Pak, jika ada pria yang mencari saya dan mengaku jika beliau adalah suami saya, jangan katakan apapun mengenai kepergian saya. Apa bapak bisa berjanji kepada saya!" ucap Rania dengan memohon.


"Baik Non, bapak janji. Semoga Non tiba dengan selamat di tempat tujuan." balas sang petugas keamanan.


Sekuat tenaga Rania mencoba menahan tangis nya, ia tidak ingin terlihat lemah di depan siapapun. Bayang-bayang wajah Dania seakan berputar di kepala nya. Ia tak tega melihat kesedihan wanita yang menjadi mertua nya itu, namun hinaan demi hinaan yang di lontarkan Delta seakan membuat hati nya membeku, ia tak ingin menjalani pernikahan gila seperti kemauan pria itu.

__ADS_1


Maafkan Rania, Mom. Rania nggak berniat misahin Mom dengan cucu kalian, Rania janji suatu saat nanti Rania akan mengantar anak ini saat waktu nya tiba.


Taksi yang di tumpangi Rania pun berhenti tepat di sebuah rumah berukuran kecil, namun rumah itu terlihat asri dengan banyak nya aneka tanaman yang menghiasi setiap sudut depan rumah, Rania pun turun dan membuka pintu rumah tersebut. Ia begitu rindu akan masa-masa kecil nya di rumah itu, semua tatanan di rumah itu tak ada yang berubah, sebuah pigura yang menggantung di setiap sudut rumah membuat ia tersenyum.


Tepat di depan nya ada sebuah pigura di mana diri nya yang kecil di apit seorang wanita dan seorang pria yang tidak di kenali nya sama sekali. Berulang kali ia mencoba mengingat siapa kedua sosok itu namun tak ada sedikit pun kenangan bersama kedua orang asing itu.


Setelah menempuh perjalan kurang lebih 4jam lama nya, Rania merasa tubuh nya letih, ia ingin cepat-cepat berbaring di ranjang yang sudah lama tidak di tempati nya, setelah membersihkan tubuh nya, ia pun mulai merebah kan tubuh letih nya di ranjang itu, tak membutuh kan waktu lama ia pun hanyut kedalam alam bawah sadar nya.


Alhamdulillah, meski gaji ngajar ku tidak seberapa, aku bersyukur Allah masih memberiku rejeki untuk kehidupan aku dan baby ku.' tak henti-henti nya ia berucap syukur atas apa yang di berikan pencipta nya.


Di sebuah rumah mewah tampak seorang pria sedang memaki para pengawal nya.


"Mencari seorang wanita saja kalian tidak becus, aku tak mau tau, cari Istriku sampai ketemu." titah nya dengan marah, pasal nya sudah seminggu berlalu, ia tak kunjung mendapati informasi mengenai keberadaan Rania, Rania bagai di telan bumi, semua kerabat dekat, teman dan rekan kerja nya tak satu pun yang tau keberadaan Rania.

__ADS_1


Seluruh anak buah Delta tak henti-henti nya mencari keberadaan Rania, namun tak satu pun dari mereka yang menemukan jejak Rania di mana pun.


"Fin, lacak keberadaan ponsel Rania terakhir kali nya." titah nya kepada sang asisten nya.


"Maaf Tuan, tapi ponsel Nyonya Rania sulit di lacak, karena ponsel itu tak pernah di aktifkan lagi hingga sekarang." balas Galfin dengan jujur, karena sebelum Delta meminta nya, pria itu sudah terlebih dulu melacak posisi ponsel Rania, namun nihil, titik ponsel itu hanya berputar di area apartemen terdahulu Rania.


"Bagaimana dengan CCTV yang berada di apartemen Rania?" tanya Delta lagi.


"Tidak ada yang mencurigakan Tuan, dari rekaman itu, jelas sekali jika Nyonya masuk dan tak pernah keluar lagi dari apartemen nya." jelas Galfin lagi.


"Shiitt!" desis nya dengan frustasi, bagaimana tidak, sejak kepergian Rania ia menjadi kacau, perkataan Rania terus berputar di kepala nya, ia tak tau lagi harus mencari Rania kemana. Semua yang telah ia lakukan berakhir buntu.


Pekerjaan Delta semua nya menjadi kacau, pasal nya sejak kepergian Rania, pria itu seperti kehilangan arah, konsentrasi dalam bekerja sudah tidak ada lagi dalam kehidupan Delta. Sejak mengetahui kepergian Rania, Dania murka dan mendiami Delta hingga kini.

__ADS_1


__ADS_2