
Seminggu telah berlalu, persiapan segalanya telah selesai banyak terlibat dalam peresmian perusahaan yang nantinya akan banyak membuat produk-produk IT. Dalam kurun waktu hanya 4 bulan perusahaan ini telah banyak menarik perhatian banyak kalangan, karena usaha semua orang dan juga berkat kepiawaian Steffan yang terus menggelaksak membangun jaringan dari satu perusahaan ke perusahaan lain.
Meski belum masuk valuasi nilai pendapatan perusahaan belum ada karena semua jenis aplikasi yang telah dirancang belum dipublikasi ke market. Kami semua menunggu moment yang tepat untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang produk-produk yang telah kami buat, satu diantaranya adalah produk unggulan bernama “Project Oxygen” yang akan mencoba menggebrak pasar yang sudah terlanjur dikuasai oleh game-game mobil yang terpaku pada pencapaian berdasarkan statistik angka saja.
Kami percaya apa yang telah dibuat bisa membantu semua orang, untuk itulah kami memberi nama Project Oxygen agar memberikan nafas baru pada khalayak tentang sebuah aplikasi yang akan membuat siapapun bisa menggunakan dan bisa menjadi apapun yang diinginkan. Singkatnya ini adalah aplikasi Interaksi sosial berbasis virtual dengan karakter-karakter yang bisa dibuat menjadi apapun yang semua inginkan yang tidak akan pernah terwujud di kehidupan secara nyata.
“Kita sudah menerima sekitar 300 pendaftar untuk menjadi beta tester, bagaimana menurutmu?”. Rania dan Stefan tengah berdiskusi santai sambil menunggu di ruang rapat untuk merencanakan sebuah event bagi setiap orang yang ingin ikut menguji kemampuan dari program yang sudah kami jalankan secara private, tak sembarang orang bisa langsung menginstall, ini diperuntukan bagi 500 pendaftar yang akan ikut serta dalam fase awal sebelum nantinya mulai dikenalkan secara massive.
“Kita tunggu sampai quota 500 orang bisa terpenuhi. Sebenarnya bisa saja dimulai dari sekarang, akan tetapi nantinya ada ketimpangan antara 300 orang dengan 200 orang yang akan menyusul, sebaiknya kita tunggu beberapa hari lagi saja”. Ucap stefan penuh keyakinan mencoba menerangkan keinginannya kepada Rania.
“Baiklah, sudah ku catat”. Rania kemudian pergi menemui tim di raungan lain yang hanya terpisah satu ruangan dari ruang rapat.
“Fabian, akhirnya datang juga, ayo kita bergegas” Rania mengajak Fabian yang baru datang. Hari ini mereka akan pergi ke acara tahunan innovation-Tech Festival di Jakarta Pusat, lebih tepatnya di Gedung In-tech Plenary Hall dan rencananya sesuai rapat kemarin, Project Oxygen akan dipublikasi secara kecil-kecilan oleh Stefan, Rania dan juga Fabian.
“Xian, ini beberapa disain karakter untuk game Lord of Dragon, sisanya nanti dilanjutkan zahra”. Rania memberikan penunjuk di pada suatu folder dari hasil disain-disain yang sudah ia buat kepada Xian.
Hampir setiap hari kami sibuk di kantor karena mempersiapkan dengan matang semua hal, termasuk beberapa aplikasi program yang sudah dibuat. Tentu kami pun membuat aplikasi game MMORPG (Massively Multiplayer Online Role Playing Game) yang nantinya ikut menunjang pendapatan perusahaan.
“Sip.. Ini sudah bagus mbak ran”.
“Sharon masih ada acara diluar, jika dia nanti datang mencariku, bilang saja sedang pergi bersama stefan dan fabian ke acara Innovation-Tech Festival”. Rania pergi dari ruangan menuju lantai bawah bersama stefan dan fabian kemudian pergi menuju acara yang tadi ia sebutkan.
Rencananya Project Oxygen akan menampilkan beberapa program termasuk beberapa diantaranya yang hanya menjadi bagian dari side-program untuk mendongkrak popularitas aplikasi pada platform layanan apps-store tempat orang-orang download dan install aplikasi secara online.
“Bian, kamu tau tempatnya?”. Tanya Rania.
“Tau mbak” jawabnya singkat, dan masuk ke mobil Avanza.
__ADS_1
“Tolong ya, tidak perlu ngebut-ngebut. Bisa jantungan nanti aku” Ucap Rania menoleh ke arah stefan yang duduk disampingnya.
“Dasar ibu-ibu rewel... Baru dibawa ngebut sebentar saja sudah trouma” Stefan meledek dan berujung ia dicubit lengannya oleh Rania.
“Keselamatan adalah hal utama! Huh.. Dasar!” ia bersungut-sungut kesal karena mengingat aksi kebut-kebutan si stefan di jalan raya yang hampir saja menabrak kendaraan lain dengan mobil barunya itu.
—————————-
“Maaf semuanya, aku terlambat, habis menghadiri rapat bersama para perusahaan temanku” Ucapku pada mereka yang sibuk hilir-mudik di ruangan karena banyak hal yang sedang mereka kerjakan untuk update semua aplikasi yang sudah dibuat.
“Mas, Mbak Rania, Fabian dan Bapak Stefan sedang keluar, mereka titip pesan, kalau harus berangkat ke ke acara Innovation-Tech Festival”. Dahlan mendekat ke arahku menitipkan pesan dari Rania.
“hahaha.. Baiklah. ngomong-ngomong, bagaimana kerjaanmu ?” coba berbasa-basi dengan dahlan yang kini menjadi bagian dari tim yang melengkapi kami semua, tanpa adanya dirinya kami akan kesulitan dalam pengelolaan administrasi dan kebutuhan lainnya yang diperlukan di kantor.
“Sekarang saya sedang menginventarisir berkas-berkas masuk dan yang keluar. Masih belajar, jadi belum terlalu bisa bekerja cepat, tapi saya coba usahakan”. Ucapnya
“Aku sangat menghargai kontribusimu di perusahaan ini, selama aku tidak ada pun ku dengar kamu banyak sekali membantu Rania dan yang lainnya”.
“Cobalah untuk sedikit santai, kita semua disini teman, dan coba akrabkan diri dengan yang lain”. Aku bermaksud membuatnya lebih rileks dan bersikap santai kepada yang lainnya juga harus bisa membaur dan mengakrabkan diri bersama-sama agar dapat membangun perusahaan yang kondusif bagi siapapun.
“Oh iya, tolong buat reservasi di restoran Del Mondo untuk jam 8 malam ini untuk 10 orang”. Perintahku kepada dahlan yang lanjut kembali ke ruangannya di lantai 1.
——————-
“Bagaimana bro, ada kesulitan?” tanyaku pada Xian dan yang lainnya yang sedang asik dengan kerjaannya masing-masing.
Terlihat Xian begitu serius, terpancar dari kacamata nya yang tebal itu ia begitu fokus pada bari-baris kode yang telah aku buat kemarin malam untuk menjadi update pertama dari Project Oxygen.
__ADS_1
“Sejauh ini tidak ada masalah, hanya ada sedikit kesalahan di penulisan integer pada pemanggilan object karakter pendukung, sudah aku bereskan dan kini sudah bisa di jalankan dengan sangat baik tanpa masalah”. Ia berbicara dengan masih terpaku pada layar monitor besar berukuran 34” yang khusus untuk dirinya agar mudah dalam penganalisaan kode yang sudah ku buat.
“Hahaha.. Sepertinya aku mengantuk saat mengetik kodenya, terima kasih bro, silahkan di lanjutkan, aku mau membuat update firmware dari Lord of Dragon”.
“Sha, LoD kita sudah coba, dan menurut kami loading time untuk masuk ke game nya lumayan lama dibanding game lain”. Ucapnya memberikan saran dari game yang telah kami buat dan belum stabil sepenuhnya.
“OK, sedang aku usahakan” Aku beranjak ke ruangan lain dan memulai menganalisa data-data report yang sudah dibuat oleh tim dan memecahkan masalah-masalah serius yang terjadi di game LoD.
Semua sangat bersemangat menunggu tenggat waktu perilisan dan juga peresmian Perusahaan kami, disana orang-orang ini mencoba memperbaiki sebisa mungkin apa yang terjadi pada produk yang telah dibuat agar tidak malu pada acara rilis yang nantinya banyak dihadiri oleh banyak orang, termasuk para pesaing bisnis.
Aku sadar, jika dilakukan sendri, maka tidak akan bisa melangkah sampai sejauh ini, dan ini adalah anugrah dari memiliki teman-teman yang semasa hidupku, mereka telah banyak ikut dalam perjalananku sampai hari ini kita bisa berkumpul lagi dan mengembangkan harapan untuk membangun perusahaan top di Indonesia mungkin juga di kawasan Asia atau lebih jauhnya lagi menjadi perusahaan top global yang memiliki valuasi besar.
Semua memiliki tujuan masing-masing dan disinilah kami memupuk harapan dan tujuan semua orang agar bisa terwujud. Tanpa keyakinan yang dipukuk, maka akan sulit untuk melanjutkan langkah yang nantinya akan lebih banyak badai yang menerpa. Namun jika bersama, segala badai dan rintangan apapun akan bisa dilewati.
.
.
.
**********
*Untuk para pembaca
Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Terima kasih bagi semua pembaca yang sudah menyediakan waktu berharganya untuk membaca dan menikmati tulisan-tulisan saya di novel ini. Semoga kedepannya, author bisa lebih banyak menyuguhkan cerita yang berkualitas dan bisa semakin menghibur para pembaca semuanya.
__ADS_1
Note: Pengen kue nastarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr........