
Tim dibagi menjadi 3 bagian, dan aku bersama Stefan dan Rania bertugas menyampaikan fitur-fitur project oxygen agar semua yang datang mengenal lebih jauh seluk beluk aplikasi ini, dengan maksud memberikan pemahaman lebih jauh lagi akan idealisme kami membangun produk yang kami sebut sebagai Social Party Space.
Meski pembangunannya terbilang sangat cepat hanya 8 bulan saja, akan tetapi sampai hari ini kami tidak menemukan masalah serius. berkat para beta tester, pekerjaan kami pun jadi lebih mudah dalam menemukan dan memperbaiki kesalahan-kesalahan pemrograman dan dengan cepat kami selesaikan saat itu juga.
Produk yang kami luncurkan tidak hanya Project Oxygen saja, akan tetapi ada beberapa game yang juga kami produksi untuk game mobile dengan kemungkinan untuk mendapatkan market yang lebih luas lagi.
Sejauh ini respon netizen cukup memuaskan dan banyak diantaranya meminta pengembangan yang lebih baik lagi. Maklum, kami pun belum bisa merespon semua masukan dari para pengguna dikarenakan masih sedikitnya SDM yang tergabung di perusahaan, kedepannya kita mesti ekspansi lebih besar lagi dalam meningkatkan layanan dengan penambahan pegawai untuk menangani pekerjaan yang lebih spesifik.
"Standby guy, 7 menit lagi acara dimulai" seru Rania melongok dari pintu ruangan tim tanpa memasukinya.
"Siap" ujar yang lain.
Tanpa berlama-lama, kami semua keluar dari ruangan tim menuju ballroom, disana telah di isi penuh sekitar 200 anak-anak muda remaja.
MC pembawa acara sudah bersiap-siap memegang handle microphone dan mulai menghitung mundur untuk pembukaan acara.
"Selamat datang pada acara Launching Project Oxygen!" suara MC nyaring terdengar dibarengi gemuruh teriakan dan siulan para tamu yang sudah hadir menunggu sedari tadi acara untuk dimulai.
"Berikan tepuk tangan meriah untuk para para pengembang di Project Oxygen ini" Dengan penuh semangat menggebu-gebu sang MC mengantarkan kami menuju panggung bersama-sama tim inti dari pengembang Project Oxygen.
Acara dimulai dengan perkenalan personalia dari tim pengembang kemudian dilanjutkan pada sesi acara tanya-jawab. Meski acaranya terbilang sederhana, namun semua yang hadir menikmati dan antusias mereka begitu besar tak sabar sampai kami bersama membuka server dan secara resmi membuka akses untuk semuanya agar bisa langsung bermain di aplikasi.
"Mas Sharon, kita semua sangat penasaran nih. Project Oxygen ini tuh apa ya?" tanya si pembawa acara.
"Ok. Jadi, awal mulanya project ini adalah bagian dari mimpi saya dalam membuat social media. Tetapi, saya tidak ingin project ini hanya sebatas social media yang mainstream yang seperti biasa kita gunakan. Saya mau sesuatu yang beda dan tak hanya sekedar kita bisa berinteraksi dengan orang lain saja. Disana lah ide penggabungan antara SosMed & Game, yang ini menjadi bagian utuh dari Project Oxygen".
"Bagaimana jika kalian berinteraksi, berkomunikasi, berbicara sambil menjelajahi hutan, mencari harta karun, mengalahkan Minotaur atau monster lainnya? dan di sini kalian semua bisa mendapatkan itu dan lebih banyak lagi hal lain yang bisa kalian eksplorasi" lanjut ku menjelaskan hal-hal yang menjadi dasar dari pembangunan aplikasi yang cukup besar ini.
"Mas.. Kalau boleh jujur, saya tidak faham sama penjelasannya" candanya sambil menepuk bahuku pelan dibarengi gelak tawa seisi audience yang hadir di sore hari ini.
"Tapi, saya yakin. Aplikasinya keren, setuju?" tanya nya kepada audience yang langsung serentak menjawab setuju.
__ADS_1
"Pastinya!" jawabku mantap.
"Fitur utama dari Project Oxygen adalah.. kalian bisa menjadi apapun yang kalian mau, dan saya harap kedepannya, kita semua bisa menjadi satu kesatuan dalam bagian tatanan dunia yang baru di dunia virtual dengan tanpa mengesampingkan kehidupan kita di dunia ini"
"Semoga siapapun yang menggunakan Project Oxygen bisa mendapatkan kesenangan dan kenyamananya disana. Kami selaku dari Perusahaan dan tim pengembang akan bekerja keras untuk selalu menghadirkan perubahan yang baik bagi semuanya. Terima kasih" kalimat itu mengakhiri sesi perbincangan denganku sebagai seorang CEO sekaligus bagian dari tim pengembang
Acara sangat sukses dan berlangsung meriah karena pembawaan dari MC pun cukup menyegarkan dengan jokes jokes ringan untuk mencairkan suasana. Satu persatu pertanyaan dilontarkan kepada yang lain juga tim pengembang, mereka pun mendapat banyak sekali masukan dari audience yang bertanya langsung.
Sebelum acara utama di mulai, ada beberapa games kecil yang dilontarkan oleh MC kepada audience, ada beberapa hadiah seputar dari Project Oxygen. Setelah itu kami pun bersiap untuk membuka acara utama, peluncuran Project Oxygen.
Aku mengambil laptop dan meletakan di meja yang sudah disediakan oleh panitia beberapa menit lalu, karena acara utama adalah membuka server yang akan menghidupkan aplikasi, agar bisa diakses oleh semua orang diamanapun mereka berada.
Tak lupa kami pun menyiarkan secara live streaming yang telah banyak pengunjung virtual sekitar seratus ribu pengunjung.
"Siap-siap semua!" MC memberi aba-aba dan mengalihkan pandangannya padaku, memastikan aku sudah siaga dan siap untuk menjalankan server.
"Kita hitung mundur bersama-sama"
"Tiga...."
"Satu...."
"Go.....!"
"Server is online"
Baris perintah di laptop langsung di tampilkan di layar besar di belakang ku, semuanya fokus melihat ke arah layar dan bersorak gembira ketika mengetahui bahwa server sudah dapat diakses.
mereka langsung sibuk dengan device nya masing-masing, ada yang sedang registrasi di aplikasinya, ada juga yang sedang membuat karakternya di aplikasi.
Keunikan Project Oxygen adalah kita bisa membuat karakter seperti dalam game dan bisa disesuaikan semaunya, bahkan bisa juga menjadi hewan seperti singa, atau makhluk-makhluk seperti monster di mitologi. yang membedakannya adalah, disini tidak ada PK atau Player Killer, karena fokus aplikasi bukan pada game pertarungan akan tetapi pada peningkatan pengalaman tiap karakter untuk menjadi apa yang ia kehendaki.
__ADS_1
"Sumpah ya.. Ini rame banget bro" ujar stefan yang berdiri disampingku di atas panggung.
"Seru ya sha.." Rania pun ikut mengomentari.
"Yup. Makanya, kita nanti harus kerja keras agar semuanya bisa terus menikmati Project Oxygen" membalas ucapan mereka berdua.
Kami berkeliling melihat-lihat para audience yang sudah bisa masuk ke Project Oxygen. Sambil mendekatkan diri kepada User, sesekali bertanya tentang rekasi mereka dengan aplikasi yang kami jalankan ini. Beberapa memuji, ada juga yang memberikan masukan-masukan untuk tahap pengembangan.
"Sayang.. Aku sama Finna mau duluan ke resto ya" Indira menghampiri, dan meminta ijin untuk pergi ke restoran yang sudah ku pesan untuk acara private untuk para tim dan kenalan-kenalan terdekat saja.
"Boleh.. Nanti aku kabarin ya".
"Hati-hati ya sayang.." ucapku.
Lelah sekali rasanya. Semua tim termasuk aku benar-benar kelelahan, karena hampir setiap hari bergadang untuk penyempurnaan dari aplikasi dan juga peninjauan skema acara hari ini. Semuanya hanya di kerjakan oleh 6 orang, beruntung juga banyak pihak yang mau ikut terlibat membantu seperti Finna, dan para influencer dari jejaring sosial yang ikut serta meramaikan acara dan mengundang banyak pengunjung di acara offline mau pun di live streaming. Sekecil apapun bantuan, itu sangatlah berarti dan aku bersyukur bisa mengenal banyak orang yang tulus dan mau aku repotkan.
Setelah ini aku mau ke restoran dan menjamu semua orang yang ikut terlibat bersama kami menyukseskan acara.
"Ran.. Terimakasih banyak ya.." ucapku pada Rania yang duduk di depan bersebelahan dengan Stefan di mobilnya.
"Sama-sama Sha.. ini sudah jadi bagian dari tanggung jawab aku juga" jawabnya.
"Stef, thanks ya bro. Next, kita udah punya banyak personil lanjut kita buat acara yang lebih meriah lagi" ucapku dan menepuk pundak Stefan yang sedang menyetir.
"Gila ya.. mau meriah kaya apa lagi coba? tadi aja rame banget!" ucapnya dengan nada ketus.
"Hahahah.." Rania yang di samping Stefan oun tergelak, tertawa kencang mendengar respon Stefan.
...****************...
Note : Novel ini akan memasuki masa-masa akhir episode dan mungkin minggu depan saya akan menyelesaikan novel ini dan lanjut menggarap novel lain yang lebih seru.
__ADS_1
Jujurly, aku tuh gak ngerti novel romance dan tetiba harus bikin novel ini jadi lumayan agak kesulitan dalam menempatkan sajian romansa-romansanya.
Jadi, untuk novel yang tidak bagus ini semoga bisa dapat menghibur para pembaca, kritik dan masukan silahkan langsung tulis di kolom komentar.