JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
Bab 10


__ADS_3

Semua barang dikos sudah disusun rapi rencananya sashi akan membawa ditempat tinggal barunya, sashi menyusun bola air koleksinya didalam kotak dengan perlahan agar tidak pecah. Dy sangat merawat bola airnya karna masing2 memiliki kisah


Juan : " nih gue tambahin satu bola air loe"


Sashi : " waaahhhh.... Thx juan " sambil memeluk


Juan : " buset dah banyak juga koleksi loe smpe 20 biji. "


Sashi hanya memaksakan senyum karna moodnya benar2 tidak baik, juan yg tau sahabatnya sdg tidak dlm kondisi baik langsung bertnya


Juan : " are u oke??? "


Sashi pun tersenyum getir


" yaaa.... "


Juan : " loe bohongin gue ya "


Sashi menghentikan aktifitasnya


" hmmm begitulah, emang apa yg bisa gue tutupin dari loe ."


Juan : " pasti tuan ken benci ama loe smpe ke tulang , gk tega gue liat loe kyk gini. "


Sashi tak mau terlalu mengumbar perkara rumah tangganya yg tak harmonis.


Sedikit menatap sashi namun ragu untuk berbicara


Juan : " shi... "


Sahi : " hmm... " tanpa mengalihkan pandangannya


Juan : " 2 hari lgi gue jadi merantau ke negera XXX "


Sashi : " apa!!! " sashi terkejut dgn penuturan juan


" apa2an sih loe, ngapain loe jauh2 kesana hah... Emang disini loe jadi pengangguran?? Enggak kan juan??? Trus loe mau ninggalin gue? "


Sashi sangat kesal mendengar juan akan bekerja di luar negri blm lagi urusannya di mansion Ken, membuat kepalanya pusing


Juan : " ya gk gitu shi, tapi gajinya lumayan disana shi. Loe mah sekarang enak jadi nyonya mahanta. " juan sangat lembut untuk bisa menyakinkan sashi


Sashi diam sejenak, lalu matanya berkaca2


Juan : " shi jgn nangis dong please, shi gue gk akan ngelupain loe shi, gue pasti akan berkunjung jumpain loe. "


Sashi sedih tak mampu membantu juan, sashi tau juan akan bekerja di luar negri dgn jalur ilegal karna juan pernah membahas soal ini pada sashi hasil yg ia dapat adalah amukan barbar dari sashi.

__ADS_1


sashi sangat melarang juan yg memilih jalur ilegal saat itu, dy takut trjadi hal2 yg tidak diinginkan pada juan.


Juan : " gue akan baik2 aja shi. "


2 sabahat itu saling berpelukan menumpahkan kesedihan masing, mereka yg telah lama bersama baik suka maupun duka terpaksa trpisah.


######


Hari berganti hari tak terasa sudah 4 bulan sashi menjalani bahtera rumah tangga dengan ken, namun tdk ada sedikit pun yg spesial, bahkan pernikahan mereka semakin menghadirkan hawa panas. Klo tidak ingat ancaman papinya ken pasti sudah menceraikan sashi sejak lama.


Jika Ken pulang ke mansion, pasti selalu ada pertengkeran dengan sashi. wanita itu hanya ingin melaksanakan tugasnya, mulai dari perhatian kecil maupun perhatian besar semua itu dia lakukan dengan tulus, tapi berbeda dari sudut pandang suaminya. ken menganggap sashi adalah srigala berbulu domba itulah alasan ken untuk jarang pulang ke mansion dia lebih memilih pulang ke apartment miliknya dan bahkan ke singapore.


.


.


.


Sashi menatap makanan yg ada dihadapannya dengan pandangan sendu, wlwpun bertengkar dy tetap memasak untuk ken. Tapi sedikitpun ken tidak pernah menghargainya, jangankan memakannya sekedar mencicipi pun ken tak sudi.


Sashi mengeluarkan ponsel sari sakunya


šŸ’¬ sashi : maafkan aku tuan, tapi tolong malam ini pulanglah ke mansion, aku akan menyiapkan mkn untukmu.


lama ia memandangi ponsel namun tetap tak ada balasan, jempolnya menscroll setiap pesan yang ia kirim pada ken membacanya berulang ulang, dari mulai menanyakan kabar, bertanya makan dan juga bertanya tentang pekerjaan ken, tapi tidak ada satu pun balasan dari pria itu.


ponsel yg terletak diatas meja kerjanya memberi pertanda bahwa ada pesan masuk, ken membuka pesan masuk ia hanya membacanya lalu menutup kembali ponselnya.


( author : diread doank 😢)


tok... tok... tokk...


ken : " masuk "


adam masuk kedalam ruangan ken dengan membawa 2 amplop ditangannya. adam membuka amplop itu


adam : " pak tagihan berbelanja felisia Rp. 600.xxx.xxx,- " ucap adam pada ken yang masih sibuk dengan semua laporan yg menumpuk di meja kerjanya


Ken : " segera bayar! " perintah ken pada adam, matanya tetap fokus pada Semua pekerjaan yg ada diatas meja.


ken sangat royal kepada wanita yg sangat ia cintai apapun ia berikan pada felisia, memberikan harta dan kemewahan bukan hal yg sulit utknya, felisia diberi kebebasan utk berbelanja apapun yg dia sukai, dan itu tak menjadi masalah bagi ken.


Adam mengerutkan keningnya, felisia selalu berbelanja sesuka hatinya dan menginggalkan tagihan yg fantastis


adam : " Pak apa ini tidak berlebihan? selama anda berpacaran dengan felis dy tidak pernah meninggalkan nominal yg sedikit. " adam selalu ingin mencoba menyadarkan ken agar tidak terlalu memanjakan felis.


Ken menatap adam dgn pandangan datar

__ADS_1


" apa semua itu kau yg membayarnya?? apa tagihan itu menguras isi kantongmu?? " tanya ken dengan santainya


" tentu tidak pak " jawab adam tak kalah santai


" kalau begitu lakukan saja apa yg aku perintahkan. " ken tersenyum sinis pada adam, lalu melanjutkan kembali aktifitasnya.


" baiklah pak akan saya laksanakan." adam kembali membuka amplop satu lagi yg tadi ia bawa dan membacakannya utk ken


" Hmmm .... sepertinya sashi tdk mengerti cara berbelanja, dy tidak meninggalkan tagihan sama sekali. dan juga dy sama sekali tidak menarik uang tunai yg selama ini bapak berikan. " adam menunjukkan expresi wajah yg sedang kebingungan,.


DEG


mendengar laporan adam mampu membuat ken menghentikan kegiatannya sejenak.


" berita yang sangat bagus " tanpa melihat adam, ken membolak balik kertas file yg ia pegang


" kalau begitu saya permisi pak "


adam langsung keluar dari ruangan ken.


ken menyandarkan punggungnya dikursi, menarik kasar dasi yg ia kenakan ntah mengapa saat adam melaporkan urusan keuangan sashi ia merasa darahnya mengalir keatas, bukan untuk marah tapi ntah lah ken juga bingung utk menjabarkannya.


ia menghentakkan file yg dipegang tadi ke meja, menarik nafas lalu membuangnya secara perlahan.


######


langkah kakinya berhenti di depan gedung yg menjulang tinggi, sashi tidak berani masuk kedalam dy takut akan memancing kemarahan ken, karna berita pernikahan mereka sangat ditutupi.


sashi memutuskan untuk kembali ke mansion, ia berjalan pergi menginggalkan tempat itu, namun langkahnya terhenti melihat wanita cantik didepannya.


wanita itu maju mendekatkan diri pada sashi dan membisikkan ke telinganya


" mundurlah, ini peringatan utkmu. jika kau tetap ingin maju nasibmu akan berakhir tragis!! " bisiknya pada sashi


senyuman sinis keluar dari sudut bibir sashi, kata kata mutiara langsung keluar dari mulut sashi dan mampu membuat wanita itu mundur selangkah


" kka kauu benar.. benaarrr .. "


menunjuk wajah sashi dengan tangan yg gemetar sambil menahan amarahnya...


( author : cieee kata mutiara apa yg dibilang ama sashi ya???


makanya sashi jangan dilawan dy itu barbar neng!!! šŸ’ƒšŸ’ƒšŸ’ƒ )


šŸ€šŸ€šŸ€


tetep appaahhh???

__ADS_1


pasti kalian tau hihihihihi .... šŸ’•


__ADS_2