
Ciiihhh
Adam berdecih melihat pesan dari ponselnya, lalu kembali ia memasukkan ponsel kedalam saku celananya. Adam keluar dari ruangannya dengan raut wajah yang kesal
" tadi dy suruh gue urus baju si mira, sekarang mau ngapain lagi ini anak, sial jam istirahat udh selesai lagi. klo diluar jam kerja udh gua tampol si ken."
gerutu adam pada dirinya sendiri.
adam sudah berada diluar gedung milik ken, dy masih berdiri menunggu taxi yang lewat karna ken melarangnya memakai mobil melainkan harus naik taxi, tak lama tangannya menyetop taxi dan memberi tahu supir kemana arah tujuannya.
.
.
.
Sashi memandangi makanan yg dijual dirumah makan masakan padang dari luar kaca steling sambil memegangi perutnya yg dari tadi sudah kocar kacir ingin segera diisi oleh sang empu nya.
sashi ingin sekali menikmati daging rendang yg dipajang disteling kaca.
" mau pesan apa mbak? " tanya sang penjual pada sashi
" bu kalo nasi pake tahu dan tempe berapaan ya? " tanya sashi namun matanya tetap tertuju pada daging rendang yg sangat menggugah selera
" 11 rb aja mbak. "
" akkhh pake tempe dan tahu saja 11rb, ya ampun apa-apa sekarang serba mahal, haduh tapi aku ingin sekali makan daging rendang...š¢ " lirih sashi dalam hatinya, pasalnya dy tidak mau mengeluarkan uang banyak untuk isi lambungnya, karna dia harus menabung untuk membayar uang kontrakan rumah. belum lagi keperluan sehari hari juga bayar listrik dan air semua itu diperhitungkan oleh sashi karna ia tahu pendapatannya tak seberapa.
" emm.. kalau pake tahu aja berapa y bu?? " tanya nya lagi
__ADS_1
" 8 ribu aja. "
" saya mau 1bks nasi pake tahu aja ya bu, .. mmm.. bu gausah pake sayurnya ya, kuahnya aja dibanyakin. " sashi memberi senyum yg kaku.
" dan kalo ada air putih saya minta 1 y bu. " lanjutnya lagi, sebenarnya sashi malu mengatakannya sebab dy hanya membeli nasi yg murah namun banyak permintaan.
setelah selesai membungkus ibu penjual memberikannya pada sashi, dan tangan sashi langsung memberikan uang untuk membayarnya.
sashi melangkah mencari tempat yg agak sedikit teduh untuk bisa menikmati makan siangnya hari ini,
langkahnya berhenti di depan ruko kosong dipinggir jalan, ia mendudukkan diri di tembok yg tingginya hanya sebatas pinggang sashi.
tenggorokannya terasa kering, ia langsung membuka plastik bening yg berisi air dan meminumnya seteguk, dan mengikat kembali plastik berisi air tersebut
( auhtor : cuma seteguk dulu guys krna airnya juga mo dipake buat cuci tangan)
sashi menyinggung senyuman mengingat ken untuk pertama kali bertanya apakah dy sudah makan atau belum, hatinya sangat senang dengan perhatian kecil yg diberi suaminya.
sashi menatapnya dengan pandangan sendu, sebagai seorang wanita dy juga ingin merasakan kebahagian saat mengandung buah hati. Ingin rasanya dy memiliki rumah tangga yg harmonis saling cinta dan mencintai.
refleks sashi menurunkan pandangannya pada perutnya yg rata, tangan kanannya mulai mengelus-elus lembut perutnya berharap dy juga akan mengandung buah hati. butiran bening lolos keluar dari matanya.
" apakah aku juga akan merasakan bahagia seperti itu? jangankan menyentuhku melihatku saja tuan Ken sudah sangat jijik. " ucapnya dalam hati
suara perut yg keroncongan menyadarkannya, lalu dengan cepat sashi menghapus air matanya dan membuka bungkusan yg sedari tadi dia pegang.
sashi menyantap makan siangnya dengan sangat lahap.
.
__ADS_1
.
.
.
Adam membuka pintu mobil dan masuk kedalam lalu mendudukkan dirinya, ia tak sabar ingin melayangkan protes pada bosnya
" loe gila ya gue muter-muter nyariin elo..." terjeda adam ingat ini sudah jam kerja "maaf pak maksud saya tadi saya agak kesusahan cari lokasi bapak."
adam menetralkan nafasnya,
Ken tidak peduli dengan ocehan Adam, ia masih fokus memandangi sashi dari dalam jendela kaca mobil, ken sedari tadi sudah mengikuti sashi dari mulai rumah makan sampe sashi mengelus elus perutnya dan akhirnya menikmati makanannya dengan lahap. semua itu tidak lepas dari pandangan ken
adam mengikuti arah pandangan ken, adam pun tersenyum sinis
adam : " apa bapak selera dengan cara dy makan? "
Ken mengeluarkan earphone bluetooth yg sangat canggih berwarna hitam dari dashboard mobilnya, dan memberinya pada adam, dan adam sudah mengerti pasti ada hal yg diinginkan oleh ken.
" apa yg bapak rencanakan??? "
ken tersenyum melihat kepekaan adam, tanpa pikir panjang ken langsung memberi tau adam apa yg harus dilakukannya....
adam :"...
( author : apa ken mulai .... ??? š aukkhh akhh gelap š )
ššš
__ADS_1
jgn lupa apa hayooooooo???????
vote like n komen positif