
flashback
Ken melihat foto-foto yang diberi oleh orang suruhannya, terlihat foto seorang pria yg menggunakan masker dan topi sedang mengendap endap membuntuti sashi,.
Ken memandang lekat foto itu
" tuan saya sudah mengejarnya tapi dia berhasil kabur, sepertinya wanita itu sedang diincar oleh seseorang. "
ken langsung mengambil benda pipih yang ada disakunya, memilih kontak untuk ditelpon
" ke apartment sekarang!!! " suara itu penuh dengan penekanan.
setelah memutuskan telepon secara sepihak, ken kembali berbincang dengan orang suruhannya itu diluar gedung apartmen. sekitar setengah jam kemudian ken mendapat telepon dari supir dan mengatakan bhwa sashi sudah naik kelantai atas menuju unit apartmen ken.
" baiklah, tetap beri informasi padaku setiap hari, dan kau bisa pergi sekarang. " ucap ken pada orang suruhannya
" baik tuan. "
ken langsung masuk kedalam gedung dan masuk kedalam lift menuju unit apartmennya.
flasback off
.
.
Air matanya sudah tidak tertahan, sashi cepat-cepat mengusap air matanya yg sudah membasahi pipi. sashi kembali memasukkan botol jus kedalam plastik yang ia pegang.
Disatu sisi wanita itu juga merasa bingung, apa ken mengizinkannya untuk tidur diapartmennya atau tidak karna ken sama sekali tidak menjawab permintaan nya untuk menginap, ken sanggup memanggilnya ke apartmen pada jam yang hampir tengah malam hanya untuk memarahinya, begitulah fikirnya.
__ADS_1
sashi berbalik menuju pintu untuk keluar, dan menarik gagang pintu tersebut.
" terkunci??? " liriihnya dalam hati
ya siapa lagi pelakunya kalau bukan tuan rumah itu sendiri, saat ken memasukkan tangannya kedalam saku celana, ia menekan tombol remot agar pintu masuk terkunci secara otomatis agar wanita itu tidak bisa keluar dari apartmennya.
Sashi menghembuskan nafas kasar,
" pintu ini canggih banget, gue gak ngerti lagi cara bukanya. " gumamnya pelan.
Akhirnya sashi memutuskan untuk tetap tidur di apartmen ken, sashi masuk ke dapur lalu membuka kulkas dan memasukkan jus mangga yang dia beli untuk suaminya, kemudian dia berjalan menuju ruang tv yang ditengahnya tersedia karpet bulu halus nan lembut.
ia lebih memilih tidur dikarpet dibandingkan harus tidur disofa yang menurutnya tidak leluasa untuk ditiduri
Sashi duduk dikarpet memijit mijit kakinya yang terasa pegal, matanya memandang kesana kemari
" apartmennya keren, mansionnya mewah. tuan ken benar-benar sultan, tapi kenapa dia jarang pulang ke mansion ya. " sedetik kemudian sashi menupuk jidatnya " akhh... bodohnya aku, tuan ken disini biar lebih dekat dengan felis. "
mulutnya sudah menguap menandakan wanita cantik itu sudah mengantuk, sashi membaringkan tubuhnya diatas karpet tidur menyamping dan tangannya menopang kepalanya sebagai pengganti bantal tanpa ada selimut yg menghangatkan tubuhnya. karna tubuhnya yang sangat lelah hingga tak butuh waktu lama dia telah melayang ke alam mimpi.
###
Ken tidak tidur sama sekali, dia berada diruang kerjanya yang terhubung langsung dengan kamarnya. pria tampan itu masih memandang foto yang diberikan oleh orang suruhan, dengan pikiran yang masih menjalar kesana kemari.
matanya tertuju pada jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 01:00 dini hari, Ken beranjak dari duduknya. langkahnya keluar dari ruangan itu menuju kamar lalu membuka lemari dan mengambil selimut tebal tak lupa ia mengambil 2 buah bantal untuk dia bawa keluar.
Ken berjalan keluar kamar dengan sangat pelan, matanya tertuju pada sashi yang tengah tertidur meringkuk menahan dinginnya AC diruangan itu.
langkahnya semakin dekat, ken mendudukkan dirinya dikarpet bulu bersebelahan dengan sashi.
__ADS_1
Tangan kekarnya mengangkat kepala sashi dengan pelan agar wanita itu tidak terbangun, lalu ia selipkan bantal untuk jadi alas kepala sashi. Ia selimuti tubuh mungil istrinya itu dengan selimut tebal hingga sashi merasa sangat nyaman dengan tidurnya.
Tak bisa dipungkiri, walaupun ia tidak mencintai sashi sama sekali, tapi ia dan sashi telah terikat dalam hubungan yang sah, hingga ken merasa miliki rasa tanggung jawab pada sashi, walaupun ia selalu menutupin karena ego nya terlalu tinggi.
Ken memandangi wajah sashi dengan seksama.
" gadis lipstik " gumamnya pada diri sendiri
ken kembali teringat kejadian yg ia alami waktu itu, menolong seorang gadis yg selalu mencoret coret wajahnya kala ia merasa frustasi, lalu menggagalkan usaha bunuh dirinya, memarah-marahi gadis itu agar tidak tertindak bodoh.
tapi siapa sangka pertolongan itu berbuntut panjang hingga sekarang, malah gadis lipstik itu telah menjadi istrinya.
ken teringat kalau sashi tadi membelikan jus mangga untuknya, karna bungkusan itu sudah tidak kelihatan ken yakin sashi meletakkan didalam kulkas.
ken bangkit berjalan menuju dapur membuka pintu kulkas dan benar saja jus itu ada didalamnya,
ken menuangkan jus itu ke dalam gelas kaca, ia duduk di bangku pantry meneguk jus itu hingga kandas, ini adalah kali pertama ia menerima pemberian dari sashi.
Setelah selesai dengan aktifitasnya didapur, dia kembali menuju ruangan tv dimana ada sashi yang tengah terlelap, ken mengambil bantal lalu ikut berbaring disebelah sashi dan memakai selimut yang sama dengan istrinya. Memejamkan matanya hingga ia ikut terlelap dalam tidurnya.
.
.
Kenfredy Mahanta
author : uuukkhhhh babang ken gemesh aku tuh pengen gigit šš
__ADS_1
ššš
jangan lupa tinggalkan jejak untuk othor ya, biar othornya makin semangat untuk up.