JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
Bab 22


__ADS_3

Bruukkkk


" aaww... "


...


...


...


Dengan wajah yang sangat panik Ken membuka pintu mobil dan berlari menghampiri istrinya yg sedang terjatuh dijalan.


Sashi meringis kesakitan memegangi lengannya, ia masih terduduk dengan lutut yang terluka. Bukan hanya Ken tapi adam yg tadi bersama sashi pun tak kalah panik. ken langsung melemparkan kunci mobil pada adam untuk mengambil mobil yang ada d sebrang jalan.


sashi yg sedari tadi meringis kesakitan langsung kaget ketika ada tangan kekar yg memegang lengannya, tubuhnya langsung terdiam sedangkan ken yg berjongkok menyetarakan tingginya dengan sashi mengusap-usap pelan lengan sashi. Mendapat perhatian lembut dari ken, hati sashi menghangat, namun dengan cepat ia menggelengkan kepala untuk menyadarkan dirinya sendiri.


" tu tuan ini gapapa, aku akan mengobatinya sendiri dirumah." ucap sashi pada ken, dan pria itu sama sekali tak perduli dengan ucapan sashi.


sashi berusaha menipis tangan ken, namun pria itu malah menatap sashi dengan dingin menandakan ia tak suka jika sashi menolaknya.


tak lama mobil yg ditumpangi adam langsung berhenti tepat dihadapan mereka. tak mau berlama-lama ken langsung menggendong sashi ala bridal style untuk masuk kedalam mobil, dan adam langsung membukakan pintu mobil untuknya.


ken dan sashi sudah duduk dibangku belakang, dan adam yang akan menyetir mobilnya.


" kita ke apartmen ku, cepatlah!! " perintah ken dengan tegas. sashi yang mendengar itu langsung menyelah ucapan ken


" gk kk, kak adam tolong antarkan ke kontrakan sashi aja, sashi bisa obatin lukanya sendiri" pinta sashi pada adam yg berada ditempat duduk kemudi.


" jangan dengarkan dia, langsung ke apartmen!!! " nada yang dikeluarkan ken sudah bertambah satu oktaf

__ADS_1


adam belum menjalankan mobil karna dy bingung ntah siapa yang harus didengarnya.


sashi : "tidak kk adam tolong antar ke kontrakan saja"


" Diam!!!! " ken berteriak didalam mobil, dipandangnya sashi dengan pandangan tajam


" berani sekali kau membantahku hah!! adam antarkan ke apartmen sekarang! dan kau sashi jangan memerintah adam karna bukan kau yang memberinya gaji melainkan aku, dan ku peringatkan padamu aku tidak suka penolakan, apa kau mengerti!!! "


sashi menundukkan wajahnya tak berani melihat ken yang sudah terbakar emosi akibat penolakannya.


" aduhhh jangan ribut dimobil dong, oke oke gue antar kalian ke apartmen." ucap adam, melihat dua sejoli yg berada dibangku belakang adam hanya bisa menggelengkan kepala saja.


.


.


.


.


" maaf tuan , anak buahku sudah mengeluarkan kecepatan penuh untuk bisa menabrak wanita itu, tapi... "


" tapi apa!! apa aku harus ke indonesia untuk mengatur anak buahmu!! ??? " wajahnya memerah pria paru baya itu langsung melangkahkan kakinya mendekati orang suruhannya dan menamparnya dengan sangat kuat hingga ia terjatuh dan mengeluarkan darah dihidungnya.


langsung ia mengeluarkan pistol yg berada disakunya dan membidik kepala pria itu.


door....


" akkhhhh... "

__ADS_1


satu tembakan berhasil ia keluarkan tanpa ada rasa kasihan.


" harusnya kau berterima kasih padaku, karna aku tidak menambak kepalamu, dan katakan pada anakbuahmu yg ada di indonesia untuk segera menyelesaikan tugasnya." pria paruh baya itu berbalik meninggalkan orang suruhannya yg kesakitan akibat tembakan yang mengenai pahanya. padahal ia telah menginstruksikan anak buahnya agar bisa menabrak sashi sesuai dengan janjinya pada sang bos.


setelah berbincang dengan adam, sashi langsung pamit untuk kembali ke kontrakannya. Dengan langkah gontai dan pandangan kosong sashi sampai tak mendengar suara sepeda motor yang melaju sangat kencang, tapi nasib baik masih bersamanya adam yg belum beranjak dari tempat duduknya melihat motor tersebut dan langsung berlari kearah sashi dan menariknya ke belakang hingga terjatuh membuat lututnya terluka, namun sayang lengan sashi sempat kena hantaman sepeda motor yang melaju sangat kencang tersebut hingga membuat sashi meringis kesakitan.


#####


mobil berhenti dilobi apartmen, ken langsung keluar dan mengelilingi mobil membuka pintu untuk sashi yang masih kesakitan dengan memar dilengannya.


" ken ni mobil gimana? " tanya adam yg tidak mau turun dari mobil


" loe bawa aja! "


Ken langsung menarik tangan sashi untuk ikut masuk kedalam apartmen miliknya.


" tuan pelan sedikit " lututnya yg terasa nyeri dan langkah ken yang panjang tak mampu diimbangi oleh sashi, ken menoleh kebelakang dan dengan sigap ia langsung mengangkat kembali tubuh sashi menuju lift.


" tuan tolong turunkan aku, aku masih bisa berjalan."


seperti biasa ken tidak memperdulikan ucapan sashi.


ting....


pintu lift terbuka, sambil menggendong sashi ken masuk ke dalam lift menuju apartmennya.


šŸ€šŸ€šŸ€


thor cuman pengen multivitamin dari readers doang kok.....

__ADS_1


__ADS_2