
Ken dan Abian saling berpelukan " Daddy sangat merindukanmu. " Ken semakin mempererat pelukannya dielusnya rambut Abian dengan lembut.
" aku juga merindukan Daddy... " matanya berkaca-kaca, kepala Abian makin ia tenggelamkan didada Ken. "Kenapa Daddy baru membawaku kesini??? " Abian melepaskan pelukannya wajahnya terlihat sedih.
" Pengobatanmu baru selesai, dan lihatlah ketika kau sudah sembuh daddy langsung membawamu ke sini. " Ken menangkup pipi Abian.
" Daddy aku bosan bersama aunty Lingo di Singapura, dia itu sangat cerewet daddy, aunty Lingo selalu mengomeli aku jika aku malas minum obat. " Abian mengadukan semua perbuatan aunty Lingo pada Ken, Jika Abian tidak mau minum obat aunty Lingo akan mengancam untuk video call dengan Ken. lantas itu membuat Abian takut dan langsung meminum obatnya, anak itu hanya bosan terus menerus minum obat dan sekarang ia telah dinyatakan sembuh.
" ya itu semua atas perintah daddy." Ken kembali tersenyum pada Abian
Abian melirik ke kiri dan ke kanan seperti mencari seseorang.
" Daddy apa mommy tidak ikut menjemputku?? tanya bocah kecil itu.
" tidak mommy tidak ikut. "
" Daddy apakah mommy wanita yang cantik? " tanyanya dengan polos.
" ya mommy sangat cantik. " jawab Ken
Merasa terabaikan Adam berdehem, kenapa bocah ini tidak merindukannya. " eheemmm... "
Ken dan Abian mengalihkan pandangannya pada Adam.
" Sepertinya Abian tidak merindukan uncle yang super tampan ini. " ucap Adam dengan penuh percaya diri.
Abian menyengir. "maaf uncle, aku terlalu rindu dengan daddy. "
"lalu kau kira uncle tidak merindukanmu? " selah Adam sambil membulatkan matanya " Lalu kau tidak mau memeluk uncle? " Adam ingin sekali rasanya protes karna Abian mengabaikannya.
__ADS_1
Abian merentangkan tangannya ia beralih kearah Adam, dan Adam langsung mengangkat Abian kedalam gendongannya lalu mengacak acak rambutnya. " kau ini sangat tampan seperti uncle. "
" No uncle aku tampan seperti daddy. "
Pfftt.... Ken berusaha menahan tawanya, jawaban Abian mampu membuat Adam melongo seperti orang bodoh.
.
.
Ken, Adam, dan Abian sudah berada di mall untuk membeli semua keperlua Abian. Ken sengaja tidak mempersiapkan lebih awal karna ia ingin Abian lah yang memilih barang apa saja yang diinginkannya.
Setelah lelah berbelanja Ken ingin mengajak mereka untuk makan malam di resto yang berada didalam mall.
" No daddy, aku ingin masakan mommy. " Pinta Abian pada Ken.
" baiklah kita makan masakan mommy saja. "
Apartemen
Ceklek...
Ken membuka pintu apartemennya, ia melihat wanitanya itu masih sibuk dengan alat masaknya. Ken terlalu mendadak meneleponnya sehingga saat Ken pulang makan malam belum satupun yang tersedia.
Ken berjalan mendekati Sashi ia berdiri tepat dibelakang istrinya, perlahan tangannya langsung memegang pinggang Sashi dan membuat wanita itu terkejut. " hah.. tuan sudah pulang. "
" kau terlalu fokus, sampai tidak tau aku sudah pulang. "
" maaf.. " ucap Sashi sedikit menunduk, ia juga masih malu melihat Ken. ia kembali mengaduk sup iga buatannya.
__ADS_1
" Ada yang ingin bertemu denganmu. " ucap Ken yang posisinya masih berada dibelakang Sashi.
Sashi membalikkan tubuhnya menatap Ken, ia bingung dengan perkataan Ken. Siapa yang ingin menemuinya
" Masuklah.. " ucapkan Ken suaranya ia arahkan kepintu.
Abian masuk kedalam bersama Adam yang mendampingi disebelahnya. Mata Sashi terbelalak, hatinya bertanya tanya siapa bocah kecil yang dibawa Adam.
Mata Abian kembali berkaca-kaca, bibirnya bergetar melihat wanita yang ada dihadapannya. " Mommy...... " Abian langsung berhamburan memeluk Sashi.
Sashi tidak tau harus berbuat apa batinnya bertanya tanya kenapa anak ini memanggilnya mommy, ia mengalihkan pandangannya pada Ken malah pria yang dipandangnya hanya mengangkat bahu lalu duduk dikursi pantry bersama Adam.
Sashi menekuk lututnya ke lantai hingga tingginya setara dengan Abian, ia mengusap air mata Abian yg begitu deras. Sashi tersenyum pada Abian.
" ini tante bukan mommy. " Sashi mencoba meyakinkan Abian bahwa ia bukanlah ibunya.
" kau adalah mommy ku... aku merindukan mommy. " Abian kembali menangis.
Sashi semakin kebingungan melihat Abian yang makin menumpahkan air mata. " bu bukan... sayang mungkin kamu salah orang. " Suara yang lembut sashi keluarkan agar Abian tidak tersinggung. " emmm.. siapa yang bilang kalau tante adalah mommy kamu. "
" Daddy... " Jari kecilnya menunjuk kearah seseorang, netra mata Sashi mengikuti jari itu yang jelas-jelas menunjuk Ken.
" Mommy kenapa tidak pernah mengunjungi Aku ke singapura seperti Daddy? " tanya anak itu lagi sambil mengeluarkan airmatanya.
" Singapura??? "
Ada bayang-bayang yang muncul diotak Sashi saat bocah kecil itu menyebut negara Singapura.
.....
__ADS_1
Next bab thor bakal jelasin !
yg penting multivitamin🍀