JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
Bab 64


__ADS_3

Sashi membuka matanya perlahan, ia dapat merasakan lembutnya sentuhan dikepalanya. Aroma tubuh yang sangat ia hafal. Perlahan Sashi membuka matanya ternyata ia telah tertidur dipangkuan sang ibunda.


Sashi bangkit dari tidurnya menatap wajah bundanya begitu lekat, hingga matanya berembun.


" bu bunda. " ia mencoba memastikan


" iya sayang. " sang bunda mengeluarkan senyum indahnya


Sashi langsung memeluk ibunya, menenggelamkan wajahnya pada dada bunda.


hikss.... hiksss...


"Sashi rindu..., hikss hikss... "


Wanita malang itu menangis tersedu sedu dipelukan ibunya. " maafkan sashi bun,..maafkan Sashi... "


Bunda menangkup wajah Sashi dan mengecup keningnya. Sashi mendongak melihat wajah ibunya, lalu matanya melihat tempat yang sangat asing baginya, Angin sepoi sepoi memberikan kesejukan pada tubuh Sashi.Tempat itu sangat indah...


" Bunda, Sashi mau ikut bunda dan ayah. Jangan tinggalkan Sashi lagi.. hikss hikss... " Sashi adalah anak yang manja saat bersama orang tuanya.

__ADS_1


bunda kembali tersenyum melihat putri cantiknya.


" tidak bisa sayang, ini bukan tempatmu. Kembalilah dia membutuhkanmu."


" Sashi sangat lelah bun..,izinkan Sashi ikut bersama ayah dan bunda. "


" Ayah dan bunda tau perasaanmu sayang, ingatlah walau raga ayah dan bunda tdk lagi bersama mu tapi hati kami akan selalu berada bersamamu. " Sang ayah akhirnya membuka suara, Sashi langsung menoleh kesamping.


" a ayah.. " Sashi bergantian memeluk ayahnya


Rindu sangat rindu, ada rasa bahagia kala ia bisa melepaskan rindunya saat ini. Mencium aroma tubuh orang tuanya yang begitu harum. Layaknya anak kecil Sashi ingin sekali bermanja pada orangtuanya.


" Kembalilah nak, kebahagian menantimu. " ucap bunda dengan tersenyum, perlahan ayah dan bunda mulai melangkah mundur, Sashi menjulurkan tangannya ingin meraih ayah dan bunda tapi perlahan bayangan itu menghilang bersamaan dengan cahaya yang terang.


.


.


Royal Hospital

__ADS_1


Pukul 01:00 dini hari


Ken tidak bisa tidur, ia masih memikirkan curhatan Jerry. Bahkan sekarang Jerry telah memiliki buah cinta bersama sang istri yaitu putri kembar yang sangat cantik. Apapun bisa terjadi bahkan ketika hatimu sekeras baja pasti ada seseorang yang mampu melunakkannya.


Ken melangkah menuju brankar dan membaringkan tubuhnya disebelah Sashi. Ia sedikit menggerakkan tubuhnya kearah Samping menghadap Sashi, tangannya mengelus lembut wajah istrinya.


" wanita lipstikku, kau telah berhasil. Aku tersiksa melihatmu begini, Aku merindukanmu dan segala tingkahmu. Maafkan aku yang tidak pintar berkata manis, lidahku ini sangat kaku." Ken sedikit menjedah lalu menarik nafas dan mengeluarkannya


" Sayang bangunlah, beri aku kesempatan untuk menjadikanmu wanita paling bahagia didunia. " Ken menatap lekat wajah Sashi, kembali memainkan jarinya pada wajah Sashi dan....


Cup


Ken mencium lembut bibir Sashi, ciuman penuh cinta.


Perlahan Ken lepas ciuman itu, wajahnya dengan wajah Sashi begitu dekat. Hingga hampir tidak ada jarak diantara keduanya.


Ciuman itu bagaikan energi positif, ketika Ken kembali mendekatkan wajahnya untuk mengecup bibir istrinya, netranya menangkap mata Sashi yang bergerak dan sedikit demi sedikit mata itu mulai terbuka.


Bagaikan terhipnotis Ken tak bergeming melihat Sashi yang telah sadar dari tidurnya, wajah mereka begitu dekat dan mata mereka saling mengunci satu sama lain. Otak Ken kembali aktif dengan Cepat ia langsung menekan tombol yang ada didekat brankar tanpa mengalihkan pandangan pada istrinya.

__ADS_1


...


Selama ini Sashi sleeping beauty toh, di kiss dulu baru mau bangun 😘


__ADS_2