JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
bab 100


__ADS_3

Ken dan Sashi sudah berada dipelaminan tak ketinggalan juga si tampan Abian yang digandeng oleh Daddynya.


Sashi menjulurkan tangannya untuk memberi ucapan selamat pada Adam dan Lingo.


" kak Adam dan Lingo selamat berbahagia. semoga menjadi keluarga samawa." ucap Sashi sambil tersenyum.


Sedangkan bocil cuma bisa menekuk wajahnya, mungkin masih dendam dengan Lingo. Dasar bocil padahal Lingo itu cerewet untuk kebaikannya, pada dasarnya Lingo juga merawat Abian dengan tulus.


Lingo membungkuk, lalu mengacak rambut Abian. Makin sebal lah dia. Sashi melihat ekspresi Abian langsung terbawa begitu juga dengan Ken dan Adam.


" Hai Abian, apa tidak rindu dengan aunty? " Tanya Lingo.


Abian hanya menggelengkan kepala saja.


Lingo membulatkan matanya, kenapa anak ini jujur sekali, padahal Lingo sudah rindu berat. seperti kata babang Dilan tentunya.


" Aku tidak mau merindukan aunty" ucap Abian


" kenapa?" Lingo masih bingung


" Karena aunty cerewet. weeekkk. " Abian spontan menjulurkan lidahnya, saat ini ia sedikit berani karena ada mommy dan daddynya.


tingkahnya malah membuat pengantin serta kedua orang tuanya tertawa. Setelah menyambut Abian, sekarang Mereka harus menyambut si bos super datar.


" Selamat berbahagia untuk kalian berdua." Ken ini orangnya malas berbasa basi, langsung saja ia menyalami kedua mempelai.


Ken menempelkan sesuatu ditelapak tangan Adam, ia tersenyum smirk saat turun dari pelaminan.


Sedangkan Adam melongo melihat kotak kecil ditelapak tangannya.


" he hei.. Bos. ka kau.. " Adam malah gaguk gaguk, sebenarnya takut atau bagaimana sih?


langkah Ken langsung terhenti


" kenapa? Aku hanya ingin membantumu. Mana tau kau lemah sa***t" Ucap Ken sambil tersenyum jahat, Lalu ia kembali turun dan menggandeng Sashi juga Abian.


"Shitt...!!"" mempelai pria langsung mengumpat, Soal kejantanannya diragukan depan istri yang baru saja sah beberapa jam lalu, rasanya seperti jatuh harga dirinya.


"sayang memang dia memberimu apa? "Tanya Lingo bingung.


"bu bukan apa-apa." Adam langsung memasukkan kotak persegi berukuran kecil itu kedalam saku jas.

__ADS_1


Ternyata Ken memberinya sebuah kotak berisi tisu ajaib, yg fungsinya untuk anu anu agar lebih tahan lama. Dasar Ken sepertinya otak sudah mulai somplak, Adam tak perlu alat bantu seperti itu. Dia itu tangguh dalam hal anu anu bahkan sekarang malah rajin minum jamu. Biar sehat mungkin.


***


Hari berganti hari hingga tak terasa kandungan Sashi sudah masuk bulan ke 8. Sashi yang sedang menyiram bunga ditaman belakang mansion mulai merasakan mulas diperutnya, sepertinya si baby sudah mulai bosan didalam perut, rasanya ingin cepat-cepat keluar padahal belum waktunya.


" akkhh..." Sashi meringis kesakitan, pelayan yang sedang bersamanya langsung membopong sashi.


" perutku sakit. " Keringat jagung sudah keluar dari pori-pori keningnya.


" Nyonya sepertinya anda mau melahirkan, saya akan menyuruh kepala pelayan untuk menghubungi tuan Ken. " Pelayan berusaha untuk tidak panik, tak lama kemudian beberapa pelayan yang lain berdatangan untuk membantu Sashi.


Akhirny bumil dibawa kerumah sakit tanpa didampingi Ken.


Royal international Hospital


Ken berjalan terburu-buru dilorong rumah sakit, setelah mendapat kabar dari kepala pelayan mansion ia langsung meninggalkan meeting dikantor, baginya Sashi lebih penting dari pada urusannya dikantor.


Ken telah sampai didepan ruangan dimana Sashi berada, ia langsung disambut dengan hormat oleh beberapa pelayan yang membantu Sashi, dengan seenak jidatnya ia langsung nyelonong masuk.


suster yang berada didalam ruangan langsung menyetop Ken. Enak saja dia masuk sembarangan disaat orang sedang bersalin


" maaf tuan anda siapa? " kata suster


Ken langsung menghampiri Sashi yang tengah berjuang untuk mengeluarkan buah hati mereka.


"Sayang, aku disini bersamamu. " Ken ini sebenarnya udah panik tapi sok cool. Jantungnya sudah berdebar kencang, perasaannya juga sudah berkecamuk. Ternyata seperti ini perjuangan seorang wanita untuk melahirkan.


ia mengecup berkali kali kening istrinya, Sashi benar-benar seperti habis tenaga.


" Dad.... Dad... " ia menggenggam erat tangan Ken, nafasnya naik turun.


Sepanjang waktu persalinan tak lupa Ken selalu melantunkan doa dalam hatinya untuk keselamatan ibu dan bayi, hingga akhirnya ia menoleh ke arah dokter.


" kenapa dokternya pria?? " tanya Ken pada suster dengan wajah yang sedang tidak baik, ia tidak mau ada pria lain yang melihat area favoritnya. entah karena apa dia malah baru sadar bahwa dokter yang menangani Sashi adalah seorang pria. Egois sekali Ken dalam hal seperti ini dia masih sempat marah dan CEMBURU!


" dia adalah dokter profesional tuan." ucap Suster , sedangkan si dokter acuh mana mau ia menanggapi Ken


" dokternya harus wanita!!! ganti sekarang!! " teriak Ken.


" Dad diammm... !!! kau berisik sekali. keluar!!! "

__ADS_1


Akhirnya singa betina mengaung, nafasnya sudah naik turun malah suami mau mengganti dokter. Dasar lelaki hanya tau proses pembuatan tak memikirkan proses yang lain.


Skakmat. Ken diam.


kembali ia kecup kening istrinya biar gak teriak lagi, gengsi dong di marahi istri didepan dokter.


" Aku akan tetap disini."


finally...


oekkk... oekkkk tangisan bayi mungil menggema diseluruh ruangan.


Ken langsung lemas, padahal bukan dia yang melahirkan.


" Selamat tuan, bayimu laki laki dan dalam kondisi sehat. selamat juga karena telah menjadi ayah.,


satu lagi hal yang ingin ku katakan, aku dokter kandungan sudah profesional dan juga terbiasa dalam hal seperti ini. Jadi jangan terlalu berlebihan. "


Sial, Ken malah d ceramahi. Akhh biarlah yang penting Anak dan istrinya dalam keadaan sehat.


Sashi meneteskan airmatanya, tak sangka telah menjadi ibu. Dokter langsung memberikan Bayi itu kepada Sashi untuk menjadi penyemangat setelah pasca melahirkan. rasanya tenaga yg ia kuras terbayar sudah, ia kecup bayi lelaki yang dari tadi tak henti hentinya menangis.


Begitu juga dengan Ken, lengkap sudah dunianya. berjuta kebahagian telah bersarang dihatinya.


"sayang terima kasih, terima kasih sayang. Aku sangat mencintaimu. " ia kecup kembali kening Sashi dan juga si baby boy.


TBc


***


PENGUMUMAN


Kisahnya Lily akan tetap berlanjut setelah kisahnya Sashi selesai ya. sorry sempat terhenti karena ada suatu hal yang di urus jadi gk bisa terlalu fokus dengan novel. Kisahnya Sashi juga bentar lagi hatam. gk ada lagi konflik berat, tinggal happynya aja. 😁


So, othor mutusin untuk selesaikan satu persatu dulu. Jadi kalau penasaran dengan Lily harap bersabar karna semua akan indah pada waktunya. wkwkwk.


oiya othor juga mau bilang cuma bisa update persatu bab aja ya, dikarenakan othor juga punya kerjaan didunia nyata.


Atas perhatiannya othor ucapkan multivitamin.


hehehe

__ADS_1



__ADS_2