JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
bab 97


__ADS_3

Mahanta Company


Sepatu kilat buatan Italy yang dipakai Ken mengawali langkahnya untuk masuk menuju perusahan besar tersebut. Dada bidangnya melaju dengan tegap, wibawanya juga tetap terjaga. Semua karyawan yang berpapasan dengannya langsung memberi hormat pada bos besar mereka.


Ken telah sampai diruangannya, dia memijit-mijit batang hidungnya yang mancung, masih juga pagi tapi tumpukan pekerjaan sudah mulai bersambut.


tok tok tok


" masuk " ucap Ken


Adam masuk dengan semangat 45, sambil nyengir kuda ia sodorkan sebuah map biru dihadapan Ken.


" Apa ini?" tanya Ken dengan menatap Adam dengan penuh sejuta kecurigaan.


" maaf pak, saya sampai lupa mengucapkan selamat pagi pada bapak. " Adam kembali nyengir kuda


" sudah terlambat " jawab Ken cuek.


Ken langsung saja membuka isi map yang diberikan Adam, dilihatnya dengan detail secara Ken ini orangnya sangat teliti, lalu ia tutup map tersebut dan kalau bisa ia buang saja ke tong sampah.


" kau mau memerasku? " tanya Ken to the point, punggungnya langsung ia sandarkan dikursi kerajaannya.


" ayolah pak ini tak sebanding dengan jasa kami. "

__ADS_1


enteng sekali rasanya mulut Adam berbicara.


" Kau yang ingin menikah tapi aku yang harus keluar uang banyak? kau ini gila atau bagaimana hah!! "


Adam hanya tertawa, mana perduli ia dengan ucapan Ken, yang penting resepsi pernikahannya terbantu dari sponsor. Dan sponsor yang paling mujarab hanya si bos!!!


" Ya bersiaplah, jika Lingo tau kau tak punya modal untuk menikah pasti dia akan menendangmu dimalam pertama." Ucap Ken


" siapa bilang saya tidak punya modal pak, semua uang yang saya punya akan dialihkan untuk membeli rumah baru, mobil baru, honeymoon keliling eropa dan masih banyak lagi."


Sebenarnya bukan masalah tagihan yang dipikirkan Ken, tapi kali ini benar-benar sial mengingat Ken saja belum mengadakan acara resepsi untuk pernikahannya apalagi honeymoon. Tapi sahabat laknatnya ini malah meminta Ken untuk membayar semua tagihan resepsi dengan alasan semua jasanya dan juga Lingo dalam mengurus Abian selama sakit.


.....


Jam makan siang


Akhirnya yang ditunggu-tunggu pun datang, siapa lagi kalau bukan bumil. Hari ini ia cerah sekali karena memakai baju berwarna pink.


" sayang kenapa lama sekali? " istri datang bukannya disambut malah langsung diberi pertanyaan. heloo ini bukan saatnya untuk ujian Nasional.


" Tadi sedikit macet dad, inikan jam makan siang." akhirnya ujian Nasional pun terjawab.


" apa supir tidak bisa memprediksi jam berapa rawan macet? apa dia juga tidak bisa liat rute perjalanan lewat handphone? bagaimana ini apa aku harus mengajarinya untuk urusan seperti itu??? "

__ADS_1


Sashi menghela nafas pelan "Dad bisa tidak tanya satu persatu."


" baiklah tidak usah dijawab"


"astaga dad"


Mungkin lelaki ini sedang kesurupan, dia bertanya malah dia juga yang menyuruh untuk tidak dijawab.


Ken mendekati Sashi, lalu mengelus perut buncit bumil. " Kita makan siang direstauran dekat kantor saja, pasti benihku ini sudah sangat lapar. Setelah itu kita temui dokter vira."


Takut Ken kesurupan lagi jadinya Sashi mengangguk saja.


....


Setelah makan siang dan cek kandungan, Ken membawa Sashi untuk bertemu dengan WO yang telah memiliki janji dengannya, walaupun Adam itu pria laknat tapi Ken akan tetap memberikan Resepsi yang terbaik untuk sahabat sekaligus orang kepercayaannya itu. ya hitung-hitung sebagai hadiah untuk pernikahan Adam dan Lingo.


Setelah berjabat tangan dan duduk ditempat yang disediakan, pihak WO langsung menjelaskan semua konsep resepsi yang akan dibuat.


" Dad... apa ini pilihanmu?? Dekorasinya sangat bagus, terkesan sangat mewah., pasti ini semua akan berkesan untuk kak Adam dan Lingo." Sashi tercengang melihat ilustrasi dekorasi yang ditunjuk oleh pihak WO.


" tentu saja mereka yang memilih, bukan aku." jawab Ken.


Sashi matanya masih berbinar-binar melihat resepsi yang akan dipersembahkan Ken untuk Adam, suaminya sangat tajir melintir tinggal tunjuk saja mau pakai konsep apa pasti akan terpenuhi.

__ADS_1


Tapi jangan salah, Ken tak perduli dengan semua penjelasan yang d berikan pihak WO padanya. ia hanya fokus pada istrinya, malah ia menjadi kasihan pada Sashi. Jika diingat ke masa lalu, dimana Ken hanya menikahi Sashi dengan cara yang very very low budget.


TBC


__ADS_2