
Matahari pagi ini sama cerahnya dengan senyum Ken saat ini. Pria yang terlihat sangat gagah dengan stelan jasnya masuk kedalam kantornya dengan penuh senyum dan keramah tamahan.
" pagi semua. " sapa Ken yang berjalan melewati para karyawan kembali melemparkan senyumnya. Para karyawan menunduk memberi hormat pada bosnya.
Setelah Ken berlalu, para karyawan saling lirik satu sama lain, mereka heran kenapa bos mereka menjadi sangat manis tak seperti biasanya. Bukankah dia seperti seekor singa yang tak ingin mengumbar senyum?
" oh hatiku, liat lah bos kita yang tampan itu dia tersenyum menyapa kita semua... " salah seorang karyawan wanita tersenyum malu malu, dan karyawan wanita yang lain juga sama mereka saling bergosip tentang perubahan Ken hari ini.
Ken telah sampai diruangannya, melepaskan jasnya lalu duduk dibangku kebesarannya, ia menyandarkan punggungnya sambil tersenyum dia masih membayangkan percintaannya bersama Sashi semalam suntuk.
tok
tok
tok
" Masuk.. "
Adam membuka pintu ruangan Ken, " tuan ini dokumen yang harus anda tanda tangani. " sambil menyerahkan dokumen ke meja Ken. Lalu Adam permisi untuk keluar ruangan " saya permisi tuan. "
" hei kenapa terburu-buru, kau mau kopi atau teh?? " tanya Ken pada Adam.
Adam menyerngit heran
" Moodku sedang bagus hari ini, oiya katakan pada seluruh karyawan hari ini aku mentraktir mereka makan siang. " Ken sambil mengelus elus dagunya
Adam membulatkan matanya " benarkah tuan, anda mentraktir seluruh karyawan?? " tanya Adam untuk memastikan apa yang didengarnya tidak salah.
__ADS_1
" ya " jawabnya singkat
" Baiklah tuan saya akan menyampaikannya. "
" Adam jangan lupa, pulang kerja kau masih ada urusan denganku. Kuharap kau tidak lupa" Ken kembali mengingatkan urusan mereka sambil mengeluarkan senyumnya.
" tentu tuan aku juga tidak lupa, bahkan aku juga tidak sabar untuk melihatnya., kalau begitu aku permisi"
Ken hanya menganggukkan kepalanya, selepas Adam keluar dari ruangannya Ken mengambil ponsel lalu ia membuka galery. Ken berdecih karna tak ada satupun foto Sashi didalam galery ponselnya. Lalu ia menggeser kembali foto yang ada digaleri, Ken kembali tersenyum melihat seorang foto anak laki laki berusia 6 tahun dengan bola mata berwarna coklat sedang duduk sambil tersenyum, jarinya memperbesar foto tersebut dan mengelus-elus layar hpnya.
.
.
Jam kerja sudah berakhir, Seluruh karyawan Mahanta Company pulang kerumah masing-masing dengan hati yang riang dan juga dengan sejuta gosip gosip indah tentang bosnya.
" hari ini bos berbeda. "
" waaaahh... kapan lagi bisa seperti ini. "
Begitulah hiruk pikuk dikalangan para karyawan.
.....
Ken dan Adam sudah dalam perjalan menuju bandara, Adam yang sedang mengemudi melirik sahabatnya itu. "Apa yang loe rasain sekarang? "
" Ya sedikit berdebar,"
__ADS_1
jawab Ken sambil memegangi dadanya
" ya gue juga... " sambung Adam
Mobil mewah itu membelah jalanan ibu kota, hingga mereka sampai dibandara. Ken dan Adam keluar dari mobil dan langsung menuju rute kedatangan untuk menjemput seseorang. Ken menelepon orang suruhannya untuk mengetahui posisi mereka sudah berada dimana.
dan sesampainya ....
Deg.
Ken melihat anak laki-laki itu tumbuh dengan sehat, wajahnya sangat tampan dan bersih, perkembangannya benar-benar dipantau oleh Ken. Segala yang terbaik selalu Ken sediakan untuknya.
Ada rasa haru didalam hati Ken, rasa yang tak bisa ia ungkapkan dengan kata kata.
Ken berlutut lalu merentangkan tangannya, membuka celah agar anak itu dapat memeluknya dengan erat.
Benar saja anak itu langsung berlari kearah Ken dengan senyum yang lebar, ia juga sangat ingin mendapat pelukan hangat dari seorang Ken.
" Daddy....." Teriaknya sambil berlari dan juga merentangkan tangannya.
"My son.... "
.
.
š
__ADS_1
kalo komentarnya nambah thor upnya agak cepat.
semoga para readers gk pelit ama multivitamin untuk othor yee