
Dani berhenti saat tak sengaja menendang sebuah kotak kecil tepat dipintu apartemennya. Dani lalu berjongkok mengambil kotak tersebut dan membukanya. Dani menyinggung senyum tipis saat membuka kotak yang isinya adalah jam tangan yang di berikannya kepada sashi, tentunya jam tangan itu sudah dalam kondisi memprihatinkan.
Didalam kotak juga ada catatan kecil untuknya.
" JANGAN GANGGU MILIKKU BRENGSEK!!! "
Dani meremas kertas itu lalu melemparnya kesembarang arah.
.
.
Restauran HighClass
Hari Minggu adalah hari kunjungan para penikmat kuliner untuk datang ke Restaurant HighClass, tempat yang nyaman, pelayanan terbaik selalu disajikan direstauran ini. Begitu pula dengan masakan yang mampu memanjakan lidah hingga tidak heran Restauran HiighClass adalah restauran paling terpopuler dikalangan kelas-kelas elite.
Sashi masih sibuk untuk urusannya di dapur, Dani yang sedari tadi mengawasi para juru masak sesekali melihat ke arah Sashi, lalu ia dikejutkan dengan tepukan dibahunya.
" di hari minggu yang cerah kita telah kedatangan tamu VVIP , dan ia memesan makanan ini. dia adalah orang yang sangat penting dan jangan membuatnya kecewa. " Pak rahman menyodorkan list pesanan kepada Dani.
" jangan khawatir pak rahman, bahkan kita belum pernah membuat pengunjung restauran kecewa. " Dani melemparkan senyumnya
__ADS_1
" ya aku harap seperti itu chef. " pak rahman membalikkan badannya meninggalkan Dani dan keluar dari dapur.
Dani memiringkan senyuman, karna ini adalah tamu VVIP maka ia sendiri yang akan turun tangan.
.
.
Pak Rahman dengan langkah yang tergesa menghampiri Dani. " Chef Dani ada masalah tamu VVIP memberi keluhan langsung pada manager.."
Dani mengerutkan dahinya.
" ayo ikut saya, manager juga sudah menunggu anda chef " ucap pak rahman.
tok... tok.. tok...
manager : " masuklah. "
pak rahman : " tuan saya suda membawa Chef Dani"
manager : " baiklah kau bisa pergi sekarang. "
__ADS_1
pak rahman menundukkan kepalanya, lalu berbalik melangkah pergi, dan Dani pun melangkah maju betapa terkejutnya ia melihat tamu VVIP itu adalah orang yang sempat berseteru dengannya. lalu dani kembali menormalkan expresinya dan juga memasang wajah datarnya.
" ekhmmm... " manager sedikit berdeham, ia juga sedikit gugup mengahadapi tamunya ini.
manager : " Chef Dani, sebelumnya saya akan memperkenalkan tamu terhormat terlebih dahulu. beliau adalah tuan Kenfredy Mahanta, beliau merupakan CEO dari Mahanta Company, pemilik dari perusahaan terbesar di Indonesia dan Canada., dan yang satu lagi adalah tuan Adam beliau adalah orang kepercayaan dari tuan ken. "
Mau siapa pun dia Dani tidak akan perduli. Dani masih berusaha untuk tetap tenang, melihat kedua pria yang duduk menghadapnya sambil menyilangkan kaki. Padahal Dani sudah ingin sekali untuk meninju wajah ken saat ini juga.
" salam kenal tuan kenferdy dan juga tuan adam. " ucap Dani memberi salam
manager : " baiklah langsung saj... " ucapanya terpotong saat Ken menaikkan tangannya.
" aku tidak suka makananmu, aromanya menusuk hidungku dan membuat perutku mual, hidanganmu sangat memalukan." wajah datar Ken memandang dengan sengit seolah ingin memberi tahu bahwa ia bukanlah lawan yang imbang untuk Dani.
Adam hanya berpura - pura bodoh mendengar ucapan Ken, Kaki adam sedikit menyenggol kaki ken dibawah meja, namun tak diindahkan pemilik kaki jenjang tersebut. untuk kedua kalinya Adam kembali menyenggol kaki ken, tapi malah ia harus menahan sakit saat ken dengan sengaja menginjak kakinya yang berada dibawah meja.
ššš
happy reading readers, tetap ikutin kisah Kenfredy dan juga sashi ya. thor juga pengen minta dukungan dari readers semua. thor juga mohon maaf karna upnya agak kelamaan, karna thor juga ada kesibukan yang harus d selesaikan. tapi othor janji tetap bakal up sampe kisah babang ken dan sashi the end.
Tinggalkan jejak buat author. TITIK!!!!
__ADS_1
šš