JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
Bab 57


__ADS_3

" Shiitt... ,kenapa kau lama sekali ! " teriak Ken pada seorang timnya yang sedang menyetir mobil.


" maaf tuan tapi ini sudah dalam kecepatan penuh. "


Ken memijit pelipisnya, gelisah menghantui dirinya. Setelah menerima video dari salah satu orang suruhannya Ken merasa tidak tenang. Melihat Sashi menangis dipemakaman kedua orang tuanya membuat Ken terluka lalu ia juga melihat seseorang yang sengaja melemparkan tanahliat dipunggung Sashi menyimpulkan ada hal yang tidak beres disana.


Ken sengaja membawa beberapa tim khusus untuk ikut dengannya, harusnya setelah menerima video itu Ken ingin langsung menyusul Sashi. Tapi adahal yang sangat penting dikantor yang tidak bisa ia tinggalkan, sebab Adam telah ia utus ke Taipei untuk proyek baru hingga kepentingan itu tidak bisa diwakilkan oleh siapapun.


drrt..


drrt..


Dengan rasa gelisah yang sedikitpun belum berkurang, ia melihat layar ponselnya dan ternyata yang menelepon adalah orang suruhannya yang mengikuti Sashi


πŸ“ž " Tuan, Nyonya dalam masalah besar. "


....


" Kalian Manusia biadaabb. " Teriak Sashi dengan penuh emosi


" harusnya kau berterima kasih karna bukan kau yang kami bakar!! "

__ADS_1


benar


benar


benar


Sashi kembali dilempari oleh batu, Sashi mencoba melindungi bagian kepalanya dengan kedua tanganya.


Sudah tidak ada wajah cantik yang terlihat. Tenaganya sudah habis begitu pula rumahnya juga habis dilalap api.


Dengan terseok seok dan juga tubuh yang penuh dengan luka, Sashi berusaha bangkit. Kaum ibu ibu yang geram melihatnya kembali menghajar Sashi beramai ramai, dan ntah dari tangan siapa mampu membuat mata Sashi membulat.


Syukk....


Sashi masih berdiri, kakinya mundur selangkah ke belakang pertahanannya sudah mau tumbang, sangat sakit. Serangan itu tak jua berhenti sebuah batu tepat mendarat dikepalanya, dan membuat kepalanya juga mengalirkan darah segar.


Kaum ibu ibu itu terperangah mereka juga takut kalau ada hal yang tidak diinginkan terjadi kepada Sashi, karna ujung ujungya mereka harus berhadapan dengan polisi.


Bughh....


Sashi tumbang seketika diatas tanah, matanya masih sayup sayup pandangannya sedikit menggelap.

__ADS_1


Tapi Ia juga mampu melihat seorang pria yang berlari lari menuju kearahnya, air mata jatuh dari sudut mata Sashi.


" HENTIKAAANNN!!! " Suara bariton yang penuh dengan kemurkaan.


Walaupun pandangannya sudah mulai buram, Tapi Sashi bisa mengenali pemilik suara itu. ya dia adalah Kenfredy.


Ken langsung berlari kearah Sashi, mengangkat wanita yg terbaring lemah itu kepangkuannya. Mata Ken memerah menahan amarah pada orang orang yang telah menganiaya istrinya.


Dilihatnya wajah Cantik itu penuh dengan luka, keadaan istrinya sangat buruk dan juga pisau yang masih menancap diperutnya. Darah telah mengalir disetiap tubuh wanitanya.


" kumohon bertahanlah sayang. " dengan suara yang penuh dengan kesedihan didalamnya, ia usap lembut wajah istrinya yg dipenuh dengan luka dan darah. Ken lelaki yang tak pernah menangis akhirnya menumpahkan air matanya.


Sashi sedikit tersenyum mendengar ucapan Ken, Sashi langsung teringat dengan apa yang pernah dialami Ken. Sashi manatap Ken dengan pandangan yang kabur, berusaha ingin mengatakan kata maaf. Tapi suaranya tidak keluar hanya mulutnya saja yang bergerak. Tangannya juga berusaha ia angkat untuk menghapus air mata Ken, sudah terangkat setengah lalu tangannya kembali terjatuh.


Tubuhnya sudah lemah Sashi sudah tidak bisa merasakan apa apa, hingga akhirnya mata itu tertutup dengan setitik air yang jatuh pada sudut matanya.


...


Kenapa babang Ken datangnya terlambat, ?😭😭😭


bcoz klo datangnya ontime ya gak seru lah.

__ADS_1


readers pasti mengerti yang thor inginkan,


bantu mood othor untuk up lebih ngercep😁


__ADS_2