
6 bulan kemudian
Sashi merasa sesak, sudahlah dalam perut buncitnya si baby sangat aktif bergerak malah bayi besar pun tak mau kalah. Semenjak kabar kehamilan Sashi terungkap ntah kenapa si bayi besar ini semakin manja padanya.
Huh harusnya ibu hamil yang patut bermanja tapi ini berasa dunia terbalik.
Sashi menghembuskan nafas pelan, dengan gerakan halus iya coba menepis tangan Ken yang kekar itu, mungkin Ken tak sadar kalau istrinya juga butuh ruang untuk menghirup oxygen.
" huufftt...."
Sashi bergeser sedikit dari posisi semula, matanya juga sudah sangat berat, dia butuh istirahat.
sreettt...
Mata Sashi kembali terbuka lebar saat Ken kembali menariknya dan masuk kedalam pelukannya.
" Dad... " ucapnya
" hmm... " jawab Ken dengan malas
" bisa tolong lepaskan aku,?? "
" tidak. " jawab si pria yg walaupun tertidur aura datarnya tak pernah pudar.
Ya sudahlah, memang tiap malam menjelang Sashi selalu kalah. Mau bersembunyi diruang bawah tanah pun Ken pasti akan menemukannya lalu menarik dirinya untuk tidur dipelukan sang suami. Aroma posesif sudah tercium dengan jelas.
__ADS_1
....
Matahari masih malu malu memancarkan sinarnya. Tapi tidak dengan Ken yang sudah tak punya rasa malu pada Sashi.
" Akkkhhhh.... " nyaring bunyinya
Ken menyerngit heran, Sashi cepat-cepat mengambilkan handuk untuk Ken. Sedangkan si bayi besar itu hanya menunjukkan senyum tipisnya.
" tidak perlu malu, kalau mau lihat saja. Kau ini bahkan juga sudah sering menikmatinya. " Akhir akhir ini Ken sering pasang mode amnesia, jika ada Sashi didalam kamar handuk jarang sekali ia bawa ke kamar mandi, mungkin mau pamer pada istrinya kalau miliknya sangat menantang.
Sashi wajahnya sudah merah seperti kepiting rebus, hormon kehamilannya ini sangat aneh terkadang ia berbunga bunga jika dirayu Ken, tapi terkadang ia merasa sangat malas jika berdekatan dengan pria itu.
" hey mau kemana? " tanya Ken saat melihat Sashi yang buru-buru ingin keluar kamar.
" Dad..., aku bisa gila kalau seperti ini terus, akhir-akhir ini kau menjadi amnesia, kenapa selalu lupa bawa handuk ke kamar mandi? " Sashi pasang mode jutek, padahal matanya juga curi-curi ingin melihat senjata yang sering dikuasainya.
" yuk " ucap bayi besar itu yang pagi-pagi otaknya sudah traveling kemana-mana
" yuk a-apa??" sashi pura-pura tak mengerti kode keras ini,padahal ia sudah berkali kali menelan saliva. Aroma Ken sangat menggiurkan rasanya Sashi ingin sarapan hal yg tidak lazim untuk dikunyah.
" masih ingat kata dokter, harus rajin dijenguk agar persalinan lebih mudah. "
dasar lelaki punya 1001 alasan ilmiah untuk bisa mendapatkan jatah, sampai harus bawa nama dokter segala.
Sashi menggelengkan kepala, sebenarnya memang benar yg dikatakan Ken. Tapi Sashi yang masih ada polos-polosnya ini masih merasa takut, mungkin karna hamil pertama sehingga ia takut jika bayi dalam kandungannya kenapa-napa.
__ADS_1
" dad... "
" ya "
" Abian pasti sudah menungguku, jadi aku harus menemuinya."
sebenarnya berat untuk melepaskan pelukan, tapi Ken sadar bukan hanya dia yg harus diurus, juga ada putranya yang butuh perhatian Sashi.
" baiklah, setelah itu kita kumpul untuk sarapan bersama. mengerti? " ucap Ken.
Sambil tersenyum Sashi mengiyakan perintah tuannya, lalu tak lupa ia mengecup bibir Ken sebagai multivitamin pembuka pagi ini. Setelah berhasil keluar dari pelukan Ken, wanita itu kembali berfikir lalu kembali membalik arah sambil menatap dalam-dalam mata pria itu.
" kenapa? " tanya Ken heran, padahal Sashi menolak ajakan olahraga pagi. tapi kok mendatangi Ken lagi.
" bagaimana dengan permintaanku dad? "
Alis Ken hampir menyatu, masih bingung dengan permintaan Sashi.
"permintaan apa? " Otaknya sedang tolol, sehingga lupa apa yg diminta istrinya.
" Bola air ku, bisakah kau kembalikan semua Dad? itu semua milikku kenapa bisa jadi milikmu? " Sashi sangat sebal, ingin meminta barang miliknya tapi kok sulit.
Ken memutar bola matanya. dengan langkahnya yang sangat enteng ia kembali masuk kedalam kamar mandi, melanjutkan bersih-bersih yang sempat tertunda. Sampai kapanpun Ken tidak akan memberikan bola air itu pada Sashi, ia sangat suka dengan apa yang d koleksi istrinya. Jadi awas saja jika Sashi berani mengambil barang itu, pasti ia akan dapat hukuman yang mengasyikkan.
Tbc
__ADS_1
-----
multivitamin!!! š