JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
Bab 66


__ADS_3

Bulan telah berganti tugas dengan matahari dan siap menerangi bumi. Suara langkah yang dihasilkan dari sepatu yang mengkilap menggema di seluruh ruang.


Cklek..


Fauzi membuka pintu ruang rawat inap Sashi, langkahnya masuk kedalam bersama dengan Betrand yang selalu bersamanya.


Pfft...


Betrand menahan tawa melihat pemandangan yang ada didepannya, berbeda dengan fauzi yang melihat dengan pandangan yang begitu santai.


" Sudah jam segini tapi mereka belum bangun. " Fauzi melirik jam yang melingkar dipergelangan tangannya telah menunjukkan pukul 7 pagi.


" gimana mau bangun, mereka tidur saja berpelukan dan itu pasti nyaman sekali. Aku saja kalau tidur dipeluk istriku rasanya malas untuk bangun. " sambung Betrand , ia senyum senyum sendiri melihat Ken dan Sashi yang masih tertidur dengan posisi saling berhadapan dan memeluk satu sama lain.


" Ciih... kau mau pamer kemesraanmu?? " tanya Fauzi


Betrand yang mendengar langsung tergelak. " bukan begitu sobat. Lihatlah ini awal yang bagus. Peluang mendapat cucu semakin dekat. " Betrand memukul pelan


" iya aku tau aku ingin cucu, akkhh kenapa proses mereka lama sekali. Kenapa anakku itu tidak ada romantisnya. " Fauzi sedikit merasa kesal


Betrand tertawa terbahak bahak membuat yang tengah terlelap langsung terbangun menoleh ke arah belakang.

__ADS_1


" Papi, uncle ada apa?? " tanya Ken, ia langsung turun dari brankar secara perlahan agar Sashi yang masih tidur tidak merasa terganggu dengan pergerakannya.


Eheemmm... Fauzi berdehem. " apa papi mengganggumu? "


" Tentu. " jawab Ken singkat


Fauzi dan Betrand memilih untuk duduk disofa, meletakkan paperbag yang sedari tadi dibawa keatas meja.


" Papi membawakan sarapan ini untuk putriku."


Ken melihat paperbag yang ada diatas meja. " tidak perlu repot pi, karna aku juga sudah meminta pihak rumah sakit untuk memberi makanan yang terbaik. "


Ken tersenyum tipis, " hmm baiklah" pria tampan itu mengambil paperbag dan memeriksa isinya. " hanya ini? lalu mana untukku? " Ken menautkan kedua alisnya.


Betrand yang melihat ekspresi Ken langsung menyenggol sedikit bahu Fauzi, dan membuat fauzi menoleh kearahnya. " sudah kubilang padamu belikan dua porsi kenapa kau hanya beli satu" Gumam Betrand dengan suara pelan.


" Ken punya banyak uang biarkan dia membelinya sendiri. " Jawab fauzi dengan suara pelan juga.


" Papi apa aku robot yang tidak perlu sarapan? " ucapan Ken membuat Fauzi dan Betrand menoleh kearahnya.


" Kau masih sehat beli sendiri sarapanmu, atau kau bisa minta tolong pada Jerry. hmm baiklah karna Sashi masih tidur papi tidak akan mengganggunya. "

__ADS_1


Fauzi dan betrand berdiri dari duduknya, melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruang inap Sashi. Fauzi membuka pintu dan langsung keluar sedangkan Ken hanya geleng-geleng kepala melihat papi fauzi dan uncle betrand keluar dari ruangan itu.


" mungkin sebentar lagi papi juga akan mencoret namaku dari kartu keluarga. " Ken bermonolog pada dirinya sendiri.


Mata Ken kembali tertuju pada Sashi ia melangkah mendekati Sashi dan mengecup keningnya, lalu ia masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkn diri .


...


Fauzi dan Betrand sudah masuk kedalam mobil.


" cucu cucu cucu.. " Betrand ingin sedikit menggoda Fauzi.


" kau bisa diam atau kupatahkan lehermu"


" ow patahkan saja, mumpung belum jauh dari rumah sakit. tapi pengobatan harus kau yang menanggung. "


Fauzi : " shiiitt!!!! "


.....


terima kasih buat para readers yang masih setia dengan novel babang ken dan Sashi. Gk bosan2nya nih thor untuk meminta multivitamin dari kalian. šŸ˜„

__ADS_1


__ADS_2