JEBAKAN CINTA SASHI

JEBAKAN CINTA SASHI
Bab 18


__ADS_3

Hari ini sashi sangat bersyukur Karna pak rahman menghubunginya memberi tau besok ada acara resepsi pernikahan di restauran tempat pak rahman bekerja, dulu pak rahman selalu memakai jasa sashi dan juan tapi sekarang hanya sashi yang di hubungi karna pak rahman juga sudah mendengar kabar kalau juan sudah menjadi TKI diluar negri


" seandainya juan disini, pasti kerjanya bareng sama juan. " gumam sashi pada dirinya sendiri.


dy sangat sedih bila harus mengingat sahabatnya itu, ntah apa yg terjadi pada juan saat ini, sashi selalu dibuat gelisah ketika memikirkan juan, sebab sudah lama sekali juan tak pernah memberikan kabar pada sashi, bahkan ponselnya pun sudah tidak aktif lagi.


sashi memeluk erat koran yg ada ditangannya, hingga ia dikejutkan oleh suara yg tiba-tiba terdengar ditelinganya


" udah kaya meluk cowok aja lu shi, erat banget. awas rusak tuh koran ntar gada yang mau beli."


mata daka tertuju pada koran yg d peluk sashi


sashi melotot, sontak ia merapikan koran yg dipeluknya tadi, dy takut orang-orang tidak jadi membeli karna koran yg ia jual sudah sedikit remuk


" hahaha lebay loe shi, gue bilang kaya gitu langsung panik loe." daka mentertawakan hal yang dilakukan sashi


" iyalah gue panik, klo gada yg beli apa lo mau kasih makan gue?" tanya sashi dengan wajah yang dibuat seserius mungkin


" ngasih makan loe, ikkhhh ogah.." jawab daka dengan entengnya


jam semakin berlalu, matahari sudah mulai berada ditengah-tengah cahayanya yang terik semakin membuat keringat sashi keluar dengan derasnya. tak lelah ia kesana kamari untuk menjajakan dagangannya.


sashi mengambil handuk kecil yang berada disaku celananya, ia seka perlahan keringat yang membanjiri wajahnya.

__ADS_1


tengah hari sashi sudah stop berjualan koran, biasanya banyak pembeli ketika masih pagi. ia berjalan ke pinggir ditempat biasa ia menghitung keuntungan jualan koran setiap harinya, satu persatu ia hitung uang pecah itu.


" alhamdulillah, terima kasih atas rejeki hari ini ya allah. " tak Lupa sashi selalu bersyukur atas apa yg ia dpat.


setelah berjualan koran dy tidak langsung pulang kerumah, karna hari ini tidak ada cucian yang harus dikerjakannya. sashi menyandarkan punggungnya ketembok dan menjulurkan kakinya. ia kipas-kipaskan topinya ke arah wajah. perlahan gerakan tangannya berhenti, ia ambil ponsel dari sakunya berharap ada notifikasi yang masuk dari seseorang yg ia cintai siapa lagi kalau bukan ken.


sashi tersenyum getir melihat ponselnya yg sama sekali tidak ada pesan masuk, ia buka folder galery dan memandangin foto yg ia ambil secara diam2.


hatinya bergejolak ia benar2 tak mampu menahan rindu, sudah lebih dari seminggu ia tidak memberi kabar pada ken. Memang awalnya sashi sengaja tidak memberi kabar agar ia mampu menahan diri, tapi kli ini dy sudah tak tahan menahan rindu pada pria itu, ingin rasanya ia kembali ke mansion hanya untuk bisa bertemu dengan ken. tapi itu semua tidak mungkin ia lakukan, apalagi mengingat cinta antara ken dan felis yang membuat ia sangat iri.


šŸ’¬ sashi : " tuan apa kabar?? "


šŸ’¬ sashi : " tuan apa kau sudah makan siang?? "


šŸ’¬ sashi : " tuan bagaimana dgn pekerjaanmu? apakah semua lancar? "


berkali kali sashi mencoba untuk memberi pesan, namun apa daya semua tak sesuai harapan.


lama ia memandang ponselnya, tapi tetap saja tidak ada 1 pesan pun yang terbalas. butiran air mata jatuh dari sudut matanya, sashi tau ini akan terjadi tetapi dengan bodohnya dy tetap saja mengirim pesan itu pada ken.


tak patah semangat ia memutuskan untuk melihat ken dari kejauhan, ia bangkit dari duduknya dan kembali berjalan.


####

__ADS_1


Ken sudah keluar dari kantornya untuk makan siang direstaurant favoritnya, tapi tak sengaja ia mendengar suara ribut2 tak jauh dari tempat dia berdiri, ia langkahkan kaki menuju sumber suara.


" maaf maaf... !!!! kau sudah menumpahkan minumanku, dan kau kira ini harganya murah hah...!! ?? " bentak seorang wanita dengan stel kantoran, terlihat bajunya yang basah membuat emosinya memuncak.


sashi mengusap2kan tangannya ke udara dan menundukkan kepalanya, untuk tetap meminta maaf kepada wanita itu berharap sang wanita tidak meminta ganti untuk minuman yg tak sengaja ia senggol. jika dy meminta ganti bisa habis uang yg ia cari hari ini itulah yg dipikirkannya.


sashi sangat ceroboh dy mengendap2 agar bisa melihat ken dari kejauhan malah tak sengaja ia menyenggol seorang wanita yg sedang berjalan dan tengah asik dengan minumannya.


" aku akan menyuruh sekretaris ku untuk mengganti minuman dan juga bajumu yang sudah basah ." suara itu tiba2 muncul dari belakang tubuh sashi, ia tak berbalik untuk melihat si pemilik suara, sashi sangat panik dan tubuhnya menegang krna ia sudah hafal dengan suara itu dan jelas tau siapa pria yang ada dibelakangnya.


"mmm tidak usah pak, ini gara2 perempuan ini yg tidak berhati-hati" sambil menunjuk ke arah sashi, mata sashi membulat saat wanita itu menunjuknya, ia benar-benat mati kutu.


" segera temui adam "


ken tidak suka bertele tele, ken langsung memerintah wanita itu untuk menemui adam.


" baik pak terima kasih, kalau begitu saya permisi. " wanita itu menundukkan kepala pada bosnya dan melangkah menuju kantor. namun dengan sengaja wanita itu menolak sashi dengan bahunya, sashi yg sedari tadi menunduk tak bisa menahan keseimbangan hingga tubuhnya mundur menabrak ken yg masih berada dibelakangnya.


sashi terkejut dengan tolakan wanita itu, tubuhnya masih menempel dengan ken. perlahan ia membalikkan pandangan ke arah belakang menatap wajah pria yang sangat ia cintai, tapi persekian detik otaknya berputar akan sesuatu.....


(author : hay hay readers maaf ya baru up hari ini, coz beberapa hari ini othor ada kesibukan. jadi ini thor sempat2in untuk up supaya readers makin cinta dengan ken dan sashi 😁)


šŸ€šŸ€šŸ€

__ADS_1


pasti readers udh paham apa yg thor mau


hehehehe...


__ADS_2