
Jarinya menyentuh luka Ken yang berada dipelipis, dan itu mampu membuat Ken menutup mata sambil menetralkan nafasnya yang memburu.
tangan Ken menyentuh jari jemari Sashi yang berada diwajahnya menggenggam tangan itu dengan penuh kehangatan, lalu perlahan ia buka matanya.
Fix.... Sashi telah mengguncangkan hatinya. Perlahan ia dekatkan wajahnya dengan wajah Sashi, kening menyentuh Kening sangat dekat hingga Sashi mampu merasakan deru nafas Ken yang hangat.
Cup..
Ken mengecup bibir Sashi, lalu mengecupnya lagi. Ken menaikkan kedua tangan wanita itu diatas kepala menahan tangan itu didinding.
Deru nafas keduanya memburu, kecupan demi kecupan diluncurkan oleh Ken, hingga kecupan itu berubah menjadi ciuman yang sangat menuntut.
Ken menggendong Sashi menuju ranjang king size miliknya tanpa melepaskan ciumannya, membaringkan wanita itu disana lalu menindihnya. Setelah melepaskan ciumannya, Ken membelai wajah Sashi. ia tatap netra wanita itu dengan sungguh sungguh.
" kau bilang aku bisa memulainya dari awal? kau salah, bukan aku tapi kita. Kita mulai semuanya dari awal. Jadilah ibu yang baik untuk anak-anakku, kau adalah belahan jiwaku. " Ken menjeda ucapannya jarinya menghapus bulir bening yang telah jatuh dari sudut mata Sashi.
" you are my destiny. I love you mommy, I love you so much... " Pernyataan cinta akhirnya keluar dari mulut pedas pria itu, maka semakin pecahlah tangisan Sashi saat itu juga.
Sashi tak pernah menyangka bahwa semesta telah mendukungnya untuk menjalani hidup bersama pria yang sangat ia cintai.
" I love you too, daddy... " Sashi dengan rasa haru yang luar biasa membalas pernyataan cinta Ken.
__ADS_1
Bahagia sangat bahagia yang rasakan dua sejoli ini, Sashi mengalungkan tangannya dileher Ken, ciuman yang semula lembut lama kelamaan semakin menuntut.
Tangan Ken sudah berkelana kesana kemari, membuka semua yang menutupi tubuh mereka lalu membuangnya ke sembarang arah. Desiran hebat telah meronta didalam tubuh keduanya.
Pemanasan yang diberikan Ken untuk Sashi semakin panas kala wanita itu mulai mendesah dan bermanja ingin segera dimasuki dibagian intinya.
Disaat Ken ingin beradu miliknya dengan milik Sashi.
Pria itu malah menggantungnya, Sashi menyerngit heran. Ken sedikit tegelak dengan ekspresi Sashi, lalu ia mencium semua bagian diwajah Sashi.
" Dad... " Sashi sedikit mendesah kala Ken kerap memainkan bagian bawah tapi tak kunjung memasukkannya.
" sayang tutup matamu terlebih dahulu. " pinta Ken pada Sashi yang sedari tadi telah menahan godaan yang diberi Ken untuknya.
" hitungan ketiga, buka matamu. satu... dua... tiga... " ucap Ken
Sashi membuka matanya perlahan, ditatapnya manik milik suaminya.
" Happy Birthday honey"
Tanpa menunggu ucapan terima kasih dari Sashi, Ken langsung membungkam bibir Sashi dengan bibirnya. Begitupun juniornya tanpa permisi ia langsung memasukkan kedalam area favoritnya.
__ADS_1
Cinta bertemu cinta panas membara itu memang benar, Ken sangat liar bermain diranjang. Bibir beradu, junior juga ikut beradu. Sashi sangat kewalahan dengan semua aksi tak terduga Ken.
Cinta yang sangat nikmat, dihari ulang tahunnya Sashi tak menyangka akan mendapat pernyataan cinta dari suaminya, sungguh kado terindah yang pernah ia dapatkan sepanjang sejarah hidupnya .
.
.
Jam sudah menunjukkan pukul 11. Sashi mengerjap ngerjapkan matanya, tubuhnya terasa sangat lelah hingga ia bangun kesiangan. ia sangat malas bangkit dari tempat tidurnya yang sangat empuk, tapi sesaat ia sadar bahwa prianya sudah tidak ada disebelahnya.
Mungkin sudah berangkat ke kantor itulah fikirnya.
Sashi masih tiduran dan tersenyum mengingat kejadian semalam, Ken benar-benar membuatnya kewalahan. Ia menyampingkan posisi tidurnya dan menaikkan lagi selimutnya hingga kepala.
🍀🍀🍀
jangan lupa untuk selalu dukung othor ya, vote like dan komen readers yang mampu buat othor makin semangat.
Tetap jaga kesehatan dan ikutin protokol kesehatan ya.
thor mau promosi nih kisahnya Lily juga sudah up ya😁😂
__ADS_1
yg judulnya " ADAKAH CINTA UNTUKKU? "