
Ken melirik jam di pergelangan tanganya sdh menunjukkan pukul 9 malam
" buseetttt... Gila bener si sashi cari duit, jam segini baru selesai, bini loe benar-benar gila ken. Gk nyangka gue smpe dia ikutan bongkar muat barang. Haduh mana bokong gue kebas lagi " gerutu adam
Ken benar melancarkan aksi yg sempat ia hapus dari otaknya, dari mulai siang hingga matahari tenggelam mereka tetap mengikuti sashi.
" loe udh ngertikan yg gue bilang tadi? " ucap ken
Adam : " loe kira gue goblok. " adam malah bersidekap dy tidak mau beranjak dari tempat duduknya, ken heran melihatnya
" terus kenapa loe gk mau turun??? " tanya ken
" kan udh gue bilang gue gak goblok kenfredy ..." memandang ken dengan pandangan mengejek.
Cihh... Ken berdecih
" jdi kenapa loe tadi siang oke oke aja?? "
" lah tadi siang loe bos gue, gimana bisa gue bantah. Ni dah malam bro beda ceritanya. " jawaban adam tak kalah sengit seakan ingin ada balasan yg harus diberi ken untuknya.
" 2x lipat dari bonus biasa yg lo dapat " ucap ken tanpa basa basi
" hah 2x, aahhh... Bagusan gue pulang dah, ntah kenapa tiba-tiba kok gue pengen berenang malem ya. " adam sengaja menggertak ken dengan pura pura membuka pintu mobil.
" owh loe mau meras gue?? "
Adam mengalihkan pandangannya pada ken
" ya serah loe ajalah, klo gk loe aja gih sana yg samperin sashi. ," adam tetap membuka pintu mobil, ia keluarkan kaki kirinya perlahan. Sesekali dia melirik ken berharap sahabatnya itu mau menghentikannya.
" oke oke 5x lipat !!! "
" naaah gitu lah, pelit banget loe ama gue cuma kasih 2x lipat, loe kasih gue 5x lipat aja gk bakal ngurangi harta loe yg banyak itu ken. " adam bersorak kegirangan.
.
.
.
.
.
Sashi duduk di halte dengan tubuh yang sangat lelah, ia sandarkan punggung mencari posisi senyaman mungkin.
" ekhmm... "
Karna sangking lelahnya sashi tak memperdulikan suara lelaki yg berada disamping.
Saat melihat wajah sashi yg kelelahan adam merasa kasihan padanya
" kok gue jadi kasian banget ya liat si sashi. " adam bergumam dalam hati . Ia buka tutup botol air mineral yg dibawanya
__ADS_1
" minumlah " adam menyodorkan air mineral pada sashi, dengan perlahan sashi melihat lelaki yg memberinya air minum
" kak adam ?? " mata sashi terbelalak
Adam : " ini minum dulu, kamu kelihatan cape banget. "
Sashi hanya nyengir, dan meraih botol minuman dari tangan adam, lalu ia langsung meminumnya hingga setengah botol
" makasih ya kak, sashi memang haus banget" ucapnya dengan malu malu. " emm kakak kenapa ada dsini?? "
Tanya sashi heran
" owh tadi kakak naik taxi online mau kerumah temen, gatau tuh tiba2 drivernya dapat telepon dan disuruh kerumah sakit, kyknya sih istrinya yang sakit. Soalnya dy panik banget, yaudah kakak gk tega jadi minta turun disini aja. Ya gini-gini kakak orangnya gk tegaan laah... " ucap adam dengan sangat percaya diri.
Sashi yg mendengarkan hanya ber owh ria, sedangkan pria disebrang sana menunggu dimobil sambil mendengar ucapan adam langsung berdecih, rasanya ia ingin muntah diwajah adam.
Adam tidak mau berlama-lama ia mulai memancing sashi, adam duduk disebelah sashi.
Adam : " gak mau balik ke mansion shi? "
Sashi menoleh melihat adam , dia diam sejenak
" gk kak, sashi udah punya rumah kontrakan kok. Sashi juga udh kerja ya walaupun cuma serabutan. " jawabnya sambil tersenyum
Adam : " setidaknya kan jauh lebih nyaman dimansion shi. "
Sashi kembali tersenyum "senyaman-nyamannya rumah orang, lebih nyaman rumah sendiri kak walaupun ngontrak. "
Adam : " loooh rumah suami maksudnya shi, akhh kamu ini ada-ada aja suami sendiri gk dianggap. "
Keadaan menjadi hening, namun adam kembali memberanikan diri untuk tetap bertanya
Adam : " shi...mmm kakak juga tau gimana cara kamu bisa nikah dengan ken, tapi kenapa kamu bisa senekat itu, padahal saat itu kamu gk kenal sama ken. "
Sashi terdiam lidahnya sangat kaku ia menundukkan kepalanya seakan malu untuk melihat adam karna saat kejadian itu adam juga berada disana. Sashi masih belum mau menjawab.
" baiklah kakak gk akan maksa, ini sudah malam kakak antar pulang ya. " adam berdiri dari duduknya untuk mengajak sashi pulang bersama
" aku ingin membalas budi padanya kak " tiba2 sashi buka suara masih dengan wajah yg tertunduk, sedangkan adam sedikit kaget dengan ucapan sashi. Ia kembali duduk didekat sashi, ia menatap heran pada wanita itu
Adam : " ba balas budi apa? Sampe kamu... "
Perlahan sashi memberanikan diri untuk mengangkat wajahnya dan menatap adam dengan pandangan yg sendu
Sashi : " jika waktu itu dia tidak datang mungkin aku sudah tidak bernyawa " sashi menghentikan ucapannya dengan sekuat tenaga ia berusaha agar air matanya tidak tumpah.
Sashi : " kakak tau jika hutang uang kita bisa membayarnya walaupun harus mencicil, tapi hutang budi akan dibawa hingga mati "
Sashi mengalihkan pandangannya ke atas menatap langit
Sashi : " dulu aku masih sangat labil untuk bisa berfikir jernih, dan aku ingin mengakhiri hidupku, aku sangat stress dan frustasi saat menerima kenyatan bahwa ayah bundaku harus pergi untuk selama lamanya. Tapi betapa Allah sangat menyayangiku saat itu ia datangkan ken ketika aku ingin melompat ke sungai. "
Sashi menjeda ucapannya ia tak tahan menahan air matanya hingga tumpah membasahi pipinya.
__ADS_1
" ken yang menolong ku waktu itu kak, dia bukan hanya menolong fisikku tapi juga menolong batin dan mentalku, ken adalah perantara agar aku tetap hidup. Mulai dari situ tingkat percaya diriku kembali tumbuh, Aku ingin sekali membalas kebaikannya dengan caraku. "
Adam terperanjat dengan semua ucapan sashi, begitu pula dengan ken dy sangat terkejut dengan apa yang diungkapkan oleh sashi. Ken dapat mendengar percakapan adam dan sashi berkat earphone yg ia pasang diTelinganya.
" jadi gadis yg mencoret wajahnya dengan lipstik itu adalah sashi ." ken bergumam dalam hatinya
Disisi lain adam kembali ingin mencari tau
Adam : " lalu setelah itu apa yg kamu lakukan?? "
Sashi melihat adam sejenak lalu kembali menatap langit dan tersenyum getir
" setelah itu aku selalu mencari info tentang ken di website. Setelah mendapat info tentangnya aku selalu mengikutinya seperti orang bodoh, kehujanan kepanasan sampai rasa cinta itu tumbuh dihatiku. "
" tapi lagi-lagi aku membuat kesalahan fatal kak, kesalahan yg mampu membuat ken membenciku seumur hidupnya, dengan sangat egois aku menggunakan cara licik, saat itu aku juga takut ken dihakimi massa aku takut terjadi apa2 dengannya. Tapi sekarang aku sadar kak ada banyak cara untuk bisa membalas budi padanya, bukan dengan memaksanya menikahi aku. Dan aku berjanji akan memperbaiki semuanya. "
Dengan mata yg sembab sashi berusaha tegar untuk bisa menjelaskan semuanya pada adam
Sedangkan pria yg didalam mobil serasa tak percaya, namun hatinya tak karuan saat ini. Ken mengusap wajahnya dengan kasar. Ada getaran aneh didalam tubuhnya.
Sedangkan adam yg terpaku, kembali bertanya
" apa kamu benar-benar mencintainya? "
Pertanyaan adam kembali membuat mata sashi berembun, sashi sedikit menganggukkan kepala
" ya... Aku sangat mencintainya. "
" seberapa besar??? " tanya adam lagi
" sangat besar kak, sampe aku sendiri tak mampu untuk menghitungnya, tapi lihatlah cintaku bertepuk sebelah tangan. " sashi menangis tapi ia juga menyelipkan tawa , sashi berusaha membuat suasana agar tidak terlalu tegang.
" hmmm... Ternyata seperti ini rasanya, apa kakak pernah mengalami cinta bertepuk sebelah tangan??? " tanya sashi meledek
" tentu pernah " ucap adam dengan cepat.
" hahaha ternyata aku gk sendirian. " ucap sashi sambil tertawa, ia sengaja bertanya seperti itu untuk mencairkan suasana.
(sedangkan ken)
" dan sekarang kau berpura pura tertawa, kau sangat pintar menutupi kesedihannmu "
.
.
.
( thor juga pernah ngerasain cinta bertepuk sebelah tangan š¢š¢, jadi pengen mewek aku tuh galau berat lihat doi udah bahagia ama yg laen š¢š¢ )
**lah kok thor jadi curhat wkwkwkwk....
ššš
__ADS_1
ayo pasukan pernah patah hati, langsung kasih vote like n comment positif, semoga kita bisa move on dari galau akut. ššš**