
Alana menganga, ia memilih benerapa kaset yang akan ia tonton namun dengan perasaan tidak yakin. "Astaga, apa ini harus aku lakukan?" gumam Alana memelas, "Rusia, jepang, korea. Ah... kenapa ini banyak sekali, kaset mana yang harus aku tonton terlebih dahulu."
Alana mengerjap, ia mulai memutar kaset tersebut dengan penuh keberanian. Alana sampai kalut, beberapa bagian utama di film itu sudah menayangkan aksi sensual yang dilakukan oleh seorang wanita.
Alana membulatkan matanya, "Astaga... apa yang sedang ia lakukan." Alana menelan salivanya, ia memundurkan langkah perlahan dan mendaratkan bokong tepat dibibir ranjang tanpa mata yang teralihkan dari layar televisi.
__ADS_1
Raut wajah jiji Alana terpancar, sesekali ia menutup wajahnya dengan tangan saat adegan dalam film itu benar-benar menyapa bola matanya degan sangat fulgar.
"Ini tidak benar! kenapa aku jadi senakal ini? oh astaga, sulitnya mendapat kekayaan. aku bahkan harus rela menonton kaset memalukan ini demi uang dari suamiku sendiri." gumam Alana memelas.
Beberapa menit berlalu, Alana mulai tidak fokus karna merasa bosan. ia menonton demgan posisi berbaring sambil menatap kearah layar. sungguh matanya terasa sangat berat, bahkan Alana hanya bisa mencerna suara yang tidak karuan dalam film itu saja. Alana membenarkan posisinya sejenak, menepuk bantal kemudian dengan perlahan memejamkan matanya sesaat.
Ada yang rindu sama cerita KABUT ASMARA? sesua janjiku sebelumnya. aku mau bagi-bagi sesuatu buat pembaca dengan komentar yang menarik.
__ADS_1
Okey... BUAT PEMILIK KOMEN DAN AKUN INI BISA CHAT AKU, TANPA BASA-BASI LANGSUNG KIRIM AJAH NOMOR PONSEL YANG AKTIF. VIA CHAT🤗AKU TUNGGU.
BTW BUAT YANG GAK MENANG JANGAN BERKECIL HATI. KOMEN KALIAN SEMUA MENARIK, SESUAI SAMA CERITA YANG AKU TULISKAN. TAPI KEDUA AKUN DIBAWAH PALING MENDOMINASI DARI EPISODE AWAL SAMPAI KAMS AKHIR.❤️
__ADS_1