Kabut Asmara

Kabut Asmara
Iklan# Love By Accident


__ADS_3

Hay semua, jangan lupa mampir ke novel baruku... buruan diserbu, judulnya Love By Accident.


***


Perlahan Sarah menggerakan tangannya, ia meringis sambil merubah sedikit posisi tidurnya. mata Sarah sedikit demi sedikit terbuka, menangkap cahaya mentari yang sudah menembus jendela kamarnya.

__ADS_1


"Badan sama kepala aku sakit," lirih Sarah mendudukan tubuhnya penuh kehati-hatian. "Van," bola mata Sarah melebar, saat menyadari jika dirinya sudah terlelap dengan tubuh tak berpakaian. sorot mata Sarah spontan teralihkan pada seseorang yang masing mendengkur disebelahnya. bibir Sarah terasa kelu, hatinya terguncang disertai getaran takut yang menguasai seluruh tubuhnya saat ia melihat tanda-tanda kepemilikan disekitar dadanya.


"Ahhhhh..." Sarah menjerit histeris, ia menyingkap perlahan selimut yang menutupi tubuhnya. hati dan perasaan Sarah hancur, begitu melihat noda darah yang berada tepat di atas sprei ranjang yang sedang ia duduki. "Baj*ingan!" hardik Sarah menghantamkan sebuah bantal kearah Revan penuh kemarahan.


"Kamu udah nyentuh aku," Sarah memukul Revan dengan kasar sambil terus terisak.

__ADS_1


"Tenangin diri kamu, semua ini gak ada salahnya. kamu semalem mabuk, dan kita ngelakuin hal ini atas dasar saling menginginkan," ucap Revan mencoba memberikan penjelasan.


Sarah menepis tangan Revan yang mencoba ingin menenangkannya. gadis itu beranjak memundurkan langkahnya ke sudut ruangan dengan tubuh yang masih terbungkus selimut. "Kamu setan, Van. kamu jahat, kamu bukan manusia," Bruak... sebuah vas pajangan Sarah lemparkan kearah Revan penuh kekesalan. "Kamu pasti udah taruh sesuatu di minuman itu, ini semua pasti rencana kamu!"


"Kamu istri aku!" tegas Revan meninggikan suara, mencoba mendekati istrinya.

__ADS_1


__ADS_2