
Andre membuka pintu utama, sambil melonggarkan dasi yang melingkar di lehernya. kali ini terlihat berbeda, biasanya ia akan melihat Alistie di ruang kelyarga yang dengan sengaja menunggunya. sekarang istri Andre tersebut tidak ada disana, ia hanya melihat Daryani dan Tian dengan aktifitas yang berbeda.
Andre melangkah memasuki istananya, ia menata Tian dan Daryani secara bergantian kemudian berkata. "Alistie dimana?" tanya Andre.
Daryani terlihat antusias, senyum lebarnya terpancar dengan mata yang berbinar. "Wah Pak Andre, baru pulang to, Pak?"
"Dia nanyain istrinya, gak usah caper!" celetuk Tian ketus.
Daryani tertawa kecil, kemudian menjawab. "Penulis NAC ada di kamar."
Tidak butuh waktu lama, Andre langsung melangkah menuju lantai atas untul segera menemui sang istri.
Sedangkan Tian sedari tadi terus menatap kearah Daryani dengan tatapan mematikan.
Daryani yang menyadari hal tersebutpun sampai dibuat kikuk, "Opo to Mas? tatapan sampean bikin aku takut."
seringai licik tercipta dari Tian, pria itu kemudian meletakan ponselnya dan semakin menajamkan tatapannya pada Daryani. "Lo caper banget sama Andre, atau jangan-jangan lo suka ya sama Dia."
__ADS_1
Daryani tersenyum kecil dengan wajah yang merona. "Siapa yang gak suka sama Pak Andre? udah ganteng, baik, perhatian, kaya."
Tian mengerutkan dahinya, ia berpikir keras dan merasa. "Kayanya gue lagi ngomong sama calon pelakor," batin Tian.
Daryani menatap Tian dengan wajah polosnya, bagaimana tidak? setelah Daryani berkata demikian pria yang berada di hadapannya tersebut tak kunjung membalas ucapannya.
"Kaya gak asing," celetuk Tian.
"Opo to, Mas. yang gak asing?" tanya Daryani heran.
Tian sejenak menelan salivanya, kemudian pria itu menggelengkan kepalanya dengan cepat. padahal sedari tadi Tian sedang berpikir mengenai cerita-cerita didalam serial televisi, atau didalam novel-novel percintaan tragis. seorang pembantu yang menaiki ranjang Tuannya. Tian berpikir Daryani akan melakukan hal demikian pada Andre dan Alistie.
"Apa yang gak mungkin, Mas?"
Tian berlalu begitu saja meninggalkan Daryani. meskipun ia sempat menganggumi kecantikan Alistie, Tian sama sekali tisak beniat untuk merebut wanita tersebut dari Andre. dan sekarang, dari sisi lain gerak-gerik wanita yang sering ia katakan sebagai pembantu baru itupun tampak sangat mencurigakan. Tian harus waspada tingkat dewa dalam hal ini.
Tian tidak akan membiarkan semua itu terjadi, sebelum ia kembali keluar negri ia akan terus memastikan jika Andre dan Alistie benar-benar dalam keadaan hubungan yang baik-baik saja.
__ADS_1
Cup... Andre mengecup bahu Alistie sambil memeluknya dari belakang. akhir-akhir ini mereka memang telah disibukan oleh aktifitas masing-masing. Rindu, mungkin hal itu yang ada dibenak keduanya sekarang.
"Aku kangen," ucap Andre dengan suara parau.
Senyum cantik terukir diwajah Alistie, wanita tersebut meraih wajah Andre kemudian memalingkan tubuhnya hingga kini kedua insan tersebut benar-benar sudah saling berhadapan dengan jarak yang sangat dekat.
"Aku juga kangen kamu," ucap Alistie, kemudian menempelkan wajahnya di dada bidang sang suami.
Tentu setelah ini mereka akan menumpahkan kerinduannya melalui aktifitas ranjang. aktifitas yang selalu berhasil membuat mereka benar-benar merasa dicintai satu sama lain. aktifitas yang Andre harapkan bisa membuat Alistie hamil kembali setelah beberapa waktu lalu sang empu mengalami keguguran.
Setetes air mata Alistie mengalir, meskipun keduanya belum melakukan apapun dan hanya saling menatap. Andre sendiri bisa membaca tetesan air mata Alistie tersebut, itu semua murni kesalahannya yang tidak pernah memberikan waktu luang untuk sang kekasih.
"Maafin aku," Andre menyeka air mata Alistie dengan penuh kelembutan, kemudian mengecup singkat binir wanita tersebut. "Setelah ini aku janji bakalan lebih ngeluangin waktu buat kamu."
Alistie mengangguk ia langsung melingkarkan tangannya dileher sang suami dengan keadan yang masih terisak.
Andre merasa, betapa bodohnya dirinya karna terus saja mengabaikan Alistie akhir-akhir ini. dulu pria itu sendiri yang menuntup pembalasan cinta dari Alistie, dan sekarang setelah Alistie benar-benar sudah terbiasa dan sangat mencintainya Andre malah mengutamakan pekerjaannya.
__ADS_1
Berbeda dengan Alistie, dalam keadaan sesibuk apapun Alistie bisa menyempatkan waktunya untuk memberikan perhatian pada sang suami tercinta dan juga anak sambungnya Loli.