
Selamat membaca 😀
Suara langkah kaki terdengar bukan hanya satu orang melainkan beberapa orang .suara ketukan pintu juga terdengar setelah langkah itu tidak terdengar lagi.
''Assalamualaikum''
Wa'alaikum salam ,ucap semua orang yang berada di ruang tamu kemudian wina melangkah membuka pintu .
Deg...
Wina mematung melihat penampilan Lan apalagi dengan tersenyum manis ,begitupun juga dengan Lan dia menutupi debaran jantungnya dengan tersenyum.setelah sadar wina langsung mempersilahkan tiga orang itu masuk ada kepala pelayan dan juga asissten sekaligus supir yang pernah menjemputnya.
''Silahkan ''
Mereka menuju ruang tamu dimana sudah ada Alexo ,freya ,si kembar dan juga kedua orang tua wina yang sedang duduk di sofa menantikan tamu mereka .
Lan menelan ludahnya kasar apalagi ada seseorang yang menatapnya tajam sambil memeluk erat istrinya seakan dia adalah ancaman besar.
''Selamat malam ,semuanya ''sapa Lan tersenyum canggung apalagi dengan Alexo yang masih menatapnya tajam.
freya terdiam dia baru sadar jika di depannya adalah Lan,pria yang sering mendekatinya dulu. Bagaimana bisa....dia belum sadar suami di sampingnya sedang menahan cemburu apalagi freya menatap Lan lama .
''Honey...lihat bagaimana nanti aku menghukummu berani sekali menatap pria itu ''bisiknya di telinga freya membuat freya tersadar .
''Jadi calon kakak iparku dia?''tunjuknya kearah Lan, yang di tunjuk hanya terdiam .namun tidak ada yang menjawab .
Pratama heran juga bingung apa mereka saling kenal... berbeda dengan Alexo,weny dan wina yang sudah tahu sebelumnya.
''Hm...''suara deheman pratama menginterupsi semuanya.
''Silahkan duduk!''
Lan menurut dan duduk di sofa sedangkan mate beserta asisten mi goreng tetap berdiri di belakang Lan setelah menyerahkan beberapa barang .
Keadaan tegang suasana tidak mengenakkan bagi ibu hamil itu dan perutnya terasa lapar entah kenapa sepertinya anaknya ini ingin mengganggu acara lamaran ini.
''Ayah aku lapar''tanpa berdosa sama sekali freya mengungkapkan keinginannya itu,memecah kecanggungan dan ketegangan yang ada .
Mereka semua menatap freya dalam diam sedangkan Alexo hanya terkikik geli beserta si kembar yang tidak perduli karena mereka masih memegang ipad di tangan mereka berdua.
''Ayah aku lapar ayo kita makan dulu baru nanti di bahas lagi lamarannya ''ucap freya lagi tentunya dengan sedikit tersenyum simpul .
__ADS_1
Weny dan wina menghela nafasnya pelan mengingat tadi ibu hamil itu makan dengan lahapnya mengabiskan hampir setengah yang di masak dan sekarang meminta makan lagi mereka geleng-geleng kepala.
''Baiklah kita makan dulu ''akhirnya pratama pasrah niat ingin menyidang calon mantu eh malah terganggu''tak apalah pikir nanti ''pikir pratama.
Mereka semua menuju ruang makan freya sudah berjalan duluan sambil menggandeng kakak dan ibunya di susul pratama yang mempersilahkan ketiga tamunya untuk makan bersama .
Meski kedua orang tidak mau tetap saja pratama memaksa dan akhirnya mate dan juga mi goreng mau makan malam bersama .
''Bersiaplah calon ayah mertuamu itu sangat galak ''goda Alexo membuat Lan semakin gugup.
Alexo tersenyum dalam hati mendadak dia ingat saat meminta freya pada ayah mertuanya .
Mereka kemudian makan malam bersama tanpa ada suara .
______
Setelah selesai makan malam kini mereka berada di ruang tamu suasana mulai tegang kembali setelah sempat terganggu karena bumil .
''Perkenalkan nama saya Landri frizky aleska,niat saya datang kesini adalah melamar wina untuk menjadi istri saya''kata-kata yang sudah dia persiapkan entah kemana perginya malah ucapan itu yang keluar dari mulut Lan.
Pratama memincingkan matanya menatap dalam manik mata Lan apakah ada keseriusan di dalamnya dan pratama menemukan itu dia akan mengujinya dulu.
''Apa anda mencintai putri saya?saya dengar anda pernah mendekati anak bungsu saya juga waktu itu''kali ini bukan tatapan tajam dari calon mertua saja melainkan dari seseorang yang tidak berada jauh darinya .
Wina yang mendengar bahwa Lan sudah mencintainya dari dulu kaget karena setahunya dia baru mengenal Lan beberapa bulan terakhir,dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar namun hatinya terasa senang .
''Jadi gadis itu adalah kakakku kak Lan?''tanya freya yang di jawab anggukan oleh lan namun dia segera memberi kode untuk tidak meberitahu lebih lanjut freya paham kemudian dia diam .
''Maksud mu dek?''
''Ah ...biar kak Lan sendiri nanti yang menjelaskan''
''Saya setuju jika putri saya juga setuju menerima anda karena yang menjalannya adalah dirinya ''
''Saya hanya meminta satu syarat jangan pernah membuatnya menangis apapun yang terjadi jika itu sampai terjadi jangan harap kamu bisa menemuinya''tegas pratama pada Lan .
''Saya siap dengan sarat apapun ,saya juga berjanji akan selalu membuatnya bahagia''tegas Lan tidak ada keraguan dalam ucapannya.
''Sayang bagaimana ?apa kamu memerima lamarannya katakan pada ayah ,jangan pernah terbebani jujur saja pada ayah''ucap pratama pelan tentu dengan nada lembutnya.
Wina diam dia sangat terharu mendengar suara lembut dari ayahnya apalagi pratama sangat mengkhawatirkan kebahagiannya.wina yang menunduk mendongak melihat kearah ayahnya yang mengangguk kemudian melihat adik juga ibunya yang juga menunduk mereka semua menyerahkan keputusan terakhir pada wina .
__ADS_1
Wina menatap Lan sambil berpikir apakah dia akan menerima atau menolaknya mengingat dia masih baru mengenal Lan tapi ada rasa nyaman dan terlindungi ketika bersama Lan meski untuk ketiga kalinya dia bertemu Lan.
''Baiklah ,aku terima ''ucap wina mantab sambil menatap Lan yang sudah yang terswyum senang.
''Mungkin dia jodohku ,masa depanku ''batin wina yang dia memang tidak menampilkan senyumnya namun dalam hati dia bahagia entah kenapa dia sangat bahagia tidak seperti seseorang yang telah meninggalkannya .dia menatap Lan dalam diam hingga...
''Cie..cie yang lagi tatap-tatapan'' celetuk freya membuat keduanya salah tingkah mendadak wina menatap kearah lain saking malunya karena kaetahuan .
''Honey....''panggil Alexo lembut.
''Iya ...iya maaf habis kakak sama kak Lan lucu sih''santai freya mereka semua tersenyum dwngan bumil itu sedang mate dan asistwn mi goreng merasa lega karena tuan mereka sudah menemukan kebahagiannya.
Setelah itu mereka semua membahas pernikahan, wina tidak mau bertunangan dan ingin langsung menikah entah kenapa mendengar kata pertunangan membuatnya takut.
Dan pada akhirnya pernikahan sudah di tetapkan dua bulan dari sekarang tepatnya pada akhir bulan,senang sudah pasti mereka semua bahagia mendengar keputusan itu.
_____
''Om,tante saya pamit ini sudah sangat larut maaf jika saya bertamu terlalu lama ''
''Ayah...panggil aku ayah seperti putri-putri ayah''
''A..yah saya pamit ''ucap Lan gugup sudah sangat lama dia tidak mengeluarkan kata itu dari mulutnya .
''Kak Lan boleh bicara sebentar?''tanya freya yang tiba-tiba ingin berbicara dengan Lan berdua membuat Alexo cemburu.
''Honey...''
''Sebentar honey... gak usah cemburu kak Lan sudah punya pawangnya ''sambil melirik kakaknya .
Setelahnya keduanya pergi sebentar tidak jauh dari semua orang di sana duduk di kursi entah apa yang mereka bicarakan setelah selesai mereka berdua kembali .
''sayang apa yang kalian bicarakan ?''tanya Alexo dia sungguh penasaran sekaligus cemburu melihat istrinya itu terlihat akrab dengan Lan calon kakak ipar .
''hanya mengancam seseorang saja ''santai freya .
semua tergelak mendengar ucapan freya yang terlihat begitu santai saat mengancam Lan .
terimakasih dukungannya 😊
jangan lupa like,vote sekalian hadiahnya...
__ADS_1
see you next time 😊